Pasca Banjir Bandang, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Tinggalkan Perpecahan dan Bersatu Bangun Aceh Tenggara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:17 WIB

50197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, WASPADA INDONESIA | Wakil Bupati Aceh Tenggara, Heri Al Hilal, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun kembali daerah pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara pada Kamis, 27 November 2025. Seruan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tenggara pada Kamis, 15 Januari 2026, di hadapan belasan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Bersatu (GMPB).

Dalam kesempatan itu, Heri Al Hilal menekankan pentingnya kebersamaan dan solidaritas seluruh komponen masyarakat setelah bencana. Ia mengingatkan bahwa proses pemulihan pascabencana memerlukan kolaborasi, kepercayaan, dan semangat gotong royong. “Percayalah, yang membangun sepenuhnya sesuai dengan keinginan kita di Aceh Tenggara hanyalah kita. Tidak mungkin orang lain yang membangun Alas Metuah ini sesuai dengan keinginan kita. Jangan mau dipecah belah di antara kita,” ujarnya.

Pernyataan tersebut juga dilatari oleh dinamika yang berkembang di media sosial, di mana muncul berbagai reaksi terhadap respons pemerintah terhadap bencana. Heri Al Hilal menanggapi situasi ini dengan mengajak mahasiswa dan pemuda untuk membangun kembali semangat silaturahmi dan persatuan. Ia mengakui bahwa berbagai kritik dan aksi yang dilakukan oleh mahasiswa merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang perlu dihargai, karena pemerintah juga pernah berada di posisi yang sama saat menjadi bagian dari masyarakat sipil.

Baca Juga :  Panwaslih Aceh Tenggara Gelar Apel Siaga Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang Pilkada 2024

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa tidak ada kepentingan terselubung dalam pengelolaan anggaran bencana yang saat ini sedang digulirkan pemerintah daerah. Pemerintah juga berpandangan bahwa musibah banjir bandang yang terjadi tidak separah bencana di beberapa wilayah lain, dan oleh karena itu, Aceh Tenggara tetap memiliki kesempatan untuk membantu daerah lain yang juga sedang mengalami krisis. Ia mengajak semua pihak untuk tidak terjebak dalam perdebatan yang bersifat memecah belah atau saling menyalahkan, di saat ada banyak pekerjaan yang mendesak untuk segera dituntaskan demi kepentingan masyarakat luas.

Wakil Bupati juga memastikan bahwa seluruh aspirasi dan kritik yang disampaikan mahasiswa akan dijadikan pertimbangan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program pemulihan. Ia mengajak mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan, tidak hanya melalui kritik, tetapi juga dengan ikut serta dalam mencari solusi nyata di lapangan.

Pertemuan itu turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Aceh Tenggara, Yusrizal, Kepala Inspektorat Abdul Kariman, beserta sejumlah kepala dinas dan pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. Kehadiran para pejabat daerah itu disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk membuka ruang dialog dan transparansi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam penjelasannya, Heri Al Hilal kembali menegaskan bahwa masa kampanye telah selesai. Ia menyampaikan bahwa semua tim sukses telah dibubarkan, dan tidak ada lagi kepentingan politik dalam pelaksanaan pemerintahan sekarang. “Yang ada sekarang hanyalah Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara sebagai pemimpin seluruh rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Diduga Tempat Pesta Narkoba, Kapolda Sumut Diminta Tutup Tempat Hiburan Sembaekan Tanah Karo

Menjelang bulan suci Ramadhan, ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk saling memaafkan dan memulai perjalanan baru dengan semangat persaudaraan dan kerja bersama. Ia mengutip nilai-nilai kearifan lokal Alas Metuah sebagai dasar dalam membangun kembali daerah yang sempat terdampak bencana. Menurut dia, pemulihan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemulihan sosial, psikologis, dan ekonomi masyarakat.

Ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk merawat kohesi sosial masyarakat Aceh Tenggara serta mempercepat proses rehabilitasi wilayah terdampak banjir bandang. Ketua-ketua OPD yang hadir turut menyampaikan kesiapan mereka untuk membuka akses komunikasi bagi semua pihak, serta menjamin bahwa pelaksanaan bantuan kemanusiaan dan anggaran bencana akan berlangsung dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Dalam suasana pertemuan yang berlangsung terbuka dan penuh empati itu, Heri Al Hilal juga mengingatkan semua pihak untuk menjaga narasi di ruang publik, terutama di media sosial, agar tidak menimbulkan fitnah atau perpecahan. Ia menutup pertemuan dengan harapan agar semua elemen bergerak searah menuju tujuan bersama, yakni membangun masa depan Aceh Tenggara yang lebih baik.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik
Tabligh Akbar Peringati Isra Mi’raj di Aceh Tenggara Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Rasulullah SAW
DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan
Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe
Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:38 WIB

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:04 WIB

Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:23 WIB

Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:22 WIB

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB