Distribusi Bantuan Logistik Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Aceh Capai 925.193 Ton

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:23 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH |  Dinas Sosial Aceh mencatat total distribusi bantuan logistik untuk penanggulangan bencana hidrometeorologi hingga saat ini telah mencapai 925.193 ton. Bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial Aceh maupun Kementerian Sosial Republik Indonesia yang didistribusikan langsung ke seluruh kabupaten dan kota terdampak bencana di wilayah Aceh. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya penanganan darurat bencana yang melanda sejumlah daerah di provinsi tersebut.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, menyampaikan data tersebut dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang digelar di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, pada Jumat, 13 Maret 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar. Dalam kesempatan itu, Budi menjelaskan bahwa distribusi logistik difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan cuaca ekstrem yang terjadi sepanjang tahun di berbagai daerah.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada data tunggal yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta persetujuan Pemerintah Aceh. Berdasarkan rekapitulasi penyaluran, Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan penerimaan logistik terbesar, yakni mencapai 356.103 ton. Kabupaten Aceh Utara berada di posisi kedua dengan 201.219 ton, diikuti Kabupaten Bireuen yang menerima 86.065 ton bantuan.

Baca Juga :  Dukung Prabowo - Gibran Sebagai Presiden Dan Wakil Presiden Nelayan Banda Aceh Pastikan Sekali Putaran

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, beberapa wilayah lain juga menerima distribusi logistik dalam jumlah relatif tinggi, antara lain Kabupaten Aceh Timur sebanyak 54.290 ton, Kabupaten Pidie Jaya 49.473 ton, dan Kabupaten Aceh Tengah 45.446 ton. Kota Lhokseumawe tercatat menerima 18.068 ton bantuan logistik. Untuk kategori distribusi menengah, bantuan disalurkan ke Kabupaten Bener Meriah sebanyak 21.906 ton, Kabupaten Nagan Raya 12.860 ton, Kabupaten Aceh Selatan 10.331 ton, Kabupaten Aceh Barat 9.540 ton, Kabupaten Aceh Jaya 9.017 ton, Kabupaten Simeulue 7.959 ton, Kabupaten Aceh Besar 7.350 ton, Kabupaten Pidie 7.695 ton, serta Kota Langsa 6.418 ton.

Sementara itu, wilayah dengan distribusi bantuan yang lebih kecil meliputi Kota Sabang 4.799 ton, Kabupaten Aceh Singkil 4.337 ton, Kabupaten Gayo Lues 3.174 ton, Kota Banda Aceh 2.863 ton, Kabupaten Aceh Barat Daya 2.836 ton, Kota Subulussalam 2.388 ton, dan Kabupaten Aceh Tenggara 1.056 ton.

Baca Juga :  Aksi Damai Solidaritas Bela Palestina Pidie: Kawal Kemerdekaan Rakyat Palestina!

Selain fokus pada distribusi logistik kebencanaan, Budi Afrizal juga melaporkan bahwa realisasi berbagai program bantuan sosial di Aceh telah mencapai lebih dari 95 persen dari target penyaluran. Program-program tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan usaha ekonomi produktif, serta bantuan bagi penyandang disabilitas. Penyaluran bantuan sosial ini dilakukan secara terkoordinasi lintas sektor untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau seluruh wilayah terdampak.

Budi menegaskan pentingnya verifikasi data penerima manfaat agar program sosial yang dilaksanakan menjelang Lebaran dapat benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. “Data ini menjadi dasar evaluasi kesiapsiagaan logistik serta penguatan respons penanganan darurat bencana di Aceh ke depan,” ujarnya.

Dengan capaian distribusi bantuan yang signifikan tersebut, pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait terus berupaya meningkatkan efektivitas penanganan bencana dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat terdampak di Aceh. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Laporan : Salihan

Berita Terkait

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh
248 Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Muzakir Manaf
Asosiasi Geologi dan Pertambangan Gayo Lues,Tentang Dugaan Pelanggaran Kerusakan Lingkungan Akibat Aktivitas PT GAYO MINERAL RESOURCES
Bahlil Lahadalia Lantik Pengurus Baru Golkar Aceh, Salim Fakhry Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Partai
Salim Fakhry Minta Dukungan Bahlil, Golkar Siap Kawal Dana Otsus Aceh Naik 2,5 Persen
Di Balik Sukses HUT Bhayangkara ke-80, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo Jadi Simbol Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Buka Bimtek SPIP di Banda Aceh, Plt Inspektur Nagan Raya: SPIP Fondasi Nyata Manfaat Anggaran untuk Rakyat
Dibuka Kadispora Aceh, ASSIPA Gandeng SIS Spanyol Siapkan Generasi Emas Sepak Bola Aceh

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB