LAPORAN : Dugaan Markup Dana Desa dan BUMDes Pekon Taman Sari Pugung Menggantung, Kinerja Inspektorat Tanggamus Dikritik

hayat

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 07:54 WIB

50198 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUGUNG, TANGGAMUS – Isu terkait dugaan praktik markup atau pembengkakan harga dalam pengelolaan Dana Desa maupun pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Pekon Taman Sari, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, untuk periode tahun anggaran 2024 hingga 2025 hingga saat ini masih menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat, sabtu, 11/04/2026.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian hukum maupun kejelasan hasil dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap dugaan penyimpangan tersebut. Kasus yang sebelumnya mencuat dan menjadi sorotan publik karena adanya indikasi ketidaksesuaian yang mencolok antara nilai anggaran yang tercatat dalam dokumen administrasi dengan realisasi fisik di lapangan maupun nilai riil barang dan jasa, hingga kini belum membuahkan hasil yang konklusif dan tegas.

Masyarakat serta berbagai elemen pemangku kepentingan di daerah tersebut masih menunggu transparansi dan tindak lanjut yang nyata dari pihak berwenang. Ketidakpastian ini tentu menimbulkan kegelisahan dan spekulasi di tengah publik, mengingat dana yang dikelola merupakan uang negara yang bersumber dari APBN maupun APBD yang seharusnya digunakan secara tepat guna, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat desa serta pembangunan infrastruktur yang maksimal.

Baca Juga :  Polsek Wonosobo Ungkap Kasus Pencurian 4 HP Milik Mahasiswa KKN di Tanggamus, Dua Pelaku Ditangkap

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kinerja Inspektorat Menjadi Sorotan Tajam :

Akibat belum adanya penyelesaian yang jelas dan kepastian hukum dari kasus ini, sorotan dan kritik tajam kini beralih serta mengerucut kepada kinerja Inspektorat Kabupaten Tanggamus sebagai instansi yang memiliki wewenang dan fungsi pengawasan internal pemerintah daerah.

Banyak pihak yang mempertanyakan efektivitas, ketegasan, dan profesionalisme lembaga tersebut dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Inspektorat dinilai lambat dan bertele-tele dalam memberikan hasil pemeriksaan, sehingga kasus dugaan penyimpangan keuangan ini terkesan menggantung tanpa ada ujung kepastian yang jelas.

Baca Juga :  Tentukan Arah Pembangunan Kecamatan Pugung Gelar Musrenbang RKPD Tanggamus 2027

Fungsi pengawasan (controlling) dan pemeriksaan (audit) yang seharusnya berjalan cepat, profesional, dan tegas untuk menjawab segala dugaan penyimpangan dinilai belum berjalan maksimal. Hal ini memunculkan pertanyaan publik terkait apakah ada kendala teknis maupun non-teknis tertentu dalam proses pemeriksaan, atau justru adanya kelambanan yang membuat kasus ini tidak kunjung selesai dan tidak ada keadilan yang dirasakan oleh masyarakat.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang jelas dan memuaskan dari pihak Inspektorat Tanggamus maupun pihak terkait lainnya yang dapat memberikan jawaban pasti mengenai nasib pengelolaan dana tersebut serta status hukum bagi pihak-pihak yang diduga terlibat. Masyarakat luas berharap agar segera ada langkah konkret dan penyelesaian yang transparan demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik, serta keadilan bagi seluruh rakyat.

–Redaksi–

Berita Terkait

Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes
Polsek Talang Padang Tangkap Satu Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip, Buru Satu Rekannya
Bupati Tanggamus Lantik 78 Pejabat, Tekankan Integritas dan Budaya Kerja “Jalan Lurus”
6 Bulan Buron LH Spesialis Pencuri Ikan Tawar Berhasil Di Ringkus Tim Res Polsek Pugung
SI Jago Merah Mengamuk di Tanggamus, Kebakaran Terus Berulang di Tengah Warga yang Dilanda Duka
Produksi Kopi Tanggamus Meningkat, Petani Penerima Manfaat Terima Santunan Jaminan Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB