Kalianda, Lampung Selatan – Di tengah hingar-bingar gelaran Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di kawasan Way Handak Expo, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026), Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, justru terlihat memilih berkeliling tenant UMKM
Kehadiran Zita di area UMKM menjadi perhatian tersendiri. Ia tampak menyapa para pedagang kecil yang meramaikan ajang nasional tersebut, berbincang santai dengan masyarakat, hingga melayani ajakan foto dari pelaku usaha dan pengunjung yang hadir.
Tidak hanya menyapa, Zita juga terlihat mencoba sejumlah produk lokal yang dijajakan para pelaku UMKM, mulai dari kuliner hingga produk kesehatan herbal.
Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi saat Zita melakukan pengecekan kesehatan di tenant herbal “Lamban Kelor” serta mencicipi minuman es bunga telang milik pelaku UMKM lokal “Cici Cuit”.
Menurut Zita, kehadiran tenant UMKM dalam IDS Sumatra 2026 memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk-produk unggulan Kabupaten Lampung Selatan.
“UMKM kita luar biasa. Semoga event seperti ini bisa terus menjadi ruang promosi dan membawa manfaat untuk masyarakat serta pelaku usaha lokal,” ujar Zita.
Ia menilai, event nasional seperti IDS Sumatra 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan dan olahraga otomotif, tetapi juga membuka peluang besar bagi sektor ekonomi kreatif, pariwisata, serta promosi produk lokal.
Peluang itu pun turut dimanfaatkan Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan dengan menghadirkan tenant khusus yang menampilkan beragam produk khas daerah.
Berbagai produk seperti aksesoris tapis, dompet tapis, tas tapis, kaos tapis, selendang tapis, kalung, gantungan kunci, hingga produk ecoprint dipamerkan untuk menarik minat pengunjung dari berbagai daerah.
Menariknya, produk-produk khas tersebut dijual dengan harga terjangkau mulai Rp15 ribu, sehingga menjadi pilihan oleh-oleh bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.
Salah seorang pengrajin Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan, Yuli, mengatakan kehadiran tenant tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan produk khas daerah kepada masyarakat luas.
“Di sini banyak oleh-oleh khas Lampung Selatan yang bisa dibawa pulang. Kami berterima kasih karena sudah diberikan ruang promosi melalui event nasional ini,” katanya.
Hal serupa disampaikan pemilik usaha es bunga telang “Cici Cuit”, yang mengaku senang dagangannya dicoba langsung oleh Zita Anjani.
“Senang sekali jualan saya dicoba Bu Zita. Terima kasih, semoga beliau selalu sehat,” ujarnya.
Keberadaan tenant UMKM dalam IDS Sumatra 2026 menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mendorong pertumbuhan usaha masyarakat lokal melalui event berskala nasional.
Tak hanya menjadi panggung olahraga otomotif, IDS Sumatra 2026 juga memberi dampak nyata terhadap penguatan UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan.





































