Suka Makmue : Ustat Romi Mahendra.LC bertindak sebagai Khatib Shalat Idul Adha di Masjid AL Ikhlas Keude Linteung Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, sedangkan yang bertindak sebagai Imam adalah Ustat Muhammad Izzuldin Jailani.BA.
Idul Adha adalah hari raya atau hari besar kedua bagi umat Islam setelah hari raya Idul Fitri. Hari raya Idul Adha jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah menurut kalender Hijriah atau 70 hari setelah hari raya Idul Fitri. Seperti halnya Idul Fitri, umat Islam juga akan melaksanakan salat sunnah Idul Adha bersama-sama di masjid atau tanah lapang.
Ketua BKM Masjid Al Ikhlas Keude Linteung Tgk Yuli Sufianto, mengatakan kepada media ini Pelaksanaan Shalat Idul Adha pada hari Rabu Tanggal 17 Mei 2026/10 Dzulhijjah. Waktu pukul 07.30. Wib sampai selesai. Idul Adha mengajarkan arti pengorbanan yang tulus demi meraih ridha-Nya dan memperkuat imam dalam kehidupan sehari -hari. Kata Tgk Yuli Sufianto Ketua BKM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari raya Idul Adha merupakan puncak ibadah haji, dimana jutaan umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di Mekkah untuk melakukan rangkaian ibadah yang menjadi rukun Islam kelima ini.
Makna dan Sejarah Idul Adha
Meskipun dirayakan setiap tahun, Idul Adha selalu memberikan makna mendalam bagi umat muslim. Ada kisah ketaatan Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s yang bisa dijadikan suri tauladan di balik perayaan Idul Adha.
Idul Adha mengajarkan nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, kesabaran, ketaatan, dan nilai berbagi sekaligus. Terdapat perintah untuk menyembelih hewan kurban dan melaksanakan ibadah haji yang wajib dilaksanakan bagi Anda yang memiliki kemampuan dari segi finansial maupun fisik. Ucapnya Tgk Yuli Sufianto. Selasa, 26/05/2026.
10 Dzulhijjah 1445 Hijiriah, umat Muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha. Idul Adha merupakan puncak ibadah Haji yang dilaksanakan di makkah. Kata Idul Adha berasal dari bahasa Arab, ‘Id yang berarti ” perayaan ” dan Adha yang berarti ” kurban ”. Secara hafis, idul Adha berarti ” HARI RAYA QURBAN ”, oleh sebab itu masyarakat sering menyebut Idul Adha sebagai Hari Raya Kurban atau lebaran Haji.
Hari penuh makna ini memperingati kisah pengorbanan Nabi Ibrahim a.s. yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk mengorbankan putranya Ismail a.s, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Dalam perayaan ini, umat Muslim melaksanakan ibadah qurban dengan menyembelih hewan seperti sapi, kambing, atau domba. Desa Sumberahayu yang terbagi menjadi 2 dusun yaitu dusun Sumberahayu terdapat hewan qurban sebanyak 2 ekor sapi dan 21 ekor kambing dan domba. Sedangkan di dusun Wonokerso hewan qurban sebanyak 1 ekor sapi dan 14 ekor kambing dan domba.
Daging dari hewan qurban kemudian dibagikan kepada masyarakat, sebagai wujud nyata dari kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama. Pembagian daging qurban juga mengajarkan pentingnya berbagi dan membantu sesama, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Tutupnya. (*)






































