Lilis Mengembangkan Kiprah sebagai Master of Ceremony(MC)

Heru Septa Rivandani

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 10:12 WIB

50309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat_WI — Lilis Suryani,S.Kom yang terbiasa di sapa Lilis terus mengembangkan kiprahnya sebagai Master of Ceremony (MC) dengan terlibat dalam berbagai kegiatan dan acara sebagai pembawa acara.08.09.26.

Sebagai MC, Lilis memiliki tugas memandu rangkaian acara, menyampaikan susunan kegiatan kepada peserta maupun tamu undangan, serta memastikan jalannya acara sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Laskar Merah Putih Langkat Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Suci Ramadan

 

Menurut Lilis, menjadi seorang MC membutuhkan kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta kemampuan menyesuaikan diri dengan kondisi dan karakter setiap acara.

“Menjadi MC bukan sekadar berbicara di depan banyak orang. MC adalah jembatan yang menghubungkan acara dengan para tamu dan menciptakan momen yang berkesan,” ujar Lilis.

 

Ia mengatakan, kemampuan menjadi MC perlu terus dikembangkan melalui pengalaman dan kesempatan untuk tampil dalam berbagai kegiatan.

Baca Juga :  Rayakan HUT RRG Club Indonesia Ke-49 Puluahan Anak Yatim Diberi Santunan

Kiprah Lilis sebagai MC menjadi bagian dari aktivitasnya dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan berbicara di depan publik.

 

Ke depan, Lilis berharap dapat terus meningkatkan kemampuan dan pengalaman di bidang pembawa acara serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan masyarakat maupun kegiatan

lainnya.(HSR)

Berita Terkait

PC PMII Langkat–Binjai Soroti Sikap Anggota DPRD Saat RDP
PC Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Audiensi dengan Ketua DPRD Langkat, Bahas Perbaikan Jembatan Kampung Baru Pematang Cengal
Warga Pematang Cengal Hentikan Truk Material, Tuntut Perbaikan Jembatan dan Jalan rusak
Surat Kepala Desa Tak Lagi Bermakna ketika Perusahaan Lebih Diprioritaskan daripada Nasib Warga
Jenazah Malem Jenda Sembiring Ditolak, Tragedi Hak Dasar Warga di Negeri Sendiri
Polemik Honorarium Advokat Rp 40 Juta Mengemuka, Keluarga Korban Minta Keadilan dan Transparansi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan, Rutan Tanjung Pura Gelar Razia Gabungan Bersama APH, Tegaskan Nol Toleransi Barang Terlarang

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WIB

Tokoh Masyarakat Aceh Singkil Haloan Sadri Minta MBG Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru yang Sulit Diawasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

TR. Aceh Terumon Soroti Wacana Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG, SPPG Dinilai Lebih Penting Dievaluasi dan Diperkuat Pengawasannya

Sabtu, 5 September 2026 - 22:48 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 21:44 WIB

Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji

Jumat, 4 September 2026 - 15:50 WIB

Pilkam Gunung Bakti Memanas, Dokumen Pindah Datang Nasti Bertanggal Lima Desember Dua Ribu Dua Puluh Empat Jadi Sorotan Dua Kandidat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Polemik Lahan Singgersing: Warga Minta Musyawarah, Jangan Sampai Konflik Meledak di Tengah Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Kampanye Akbar Sudomo Cibro Nomor Urut 1 Dibanjiri Masyarakat Desa Lae Mbersih, Serukan Pilkades Damai dan Bersatu

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:05 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Berita Terbaru

KEPULAUAN MERANTI

Sosialisasi Budaya Melayu oleh LAMR Sasar Santri Darul Fikri

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:12 WIB