SUKA MAKMUE – Tidak mengenal hari libur, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus bergerak memperkuat pemulihan sektor pertanian pascabencana.
Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), pemerintah menyosialisasikan berbagai program serta bantuan pertanian yang akan diterima para petani di Kecamatan Beutong Ateuh dalam waktu dekat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk membantu masyarakat memulihkan kembali lahan pertanian yang terdampak bencana sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.
Bupati Nagan Raya Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H. melalui Kepala DTPHP Nagan Raya, Marzuki, S.E., menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi persawahan masyarakat Beutong Ateuh yang mengalami kerusakan akibat bencana.
“Pasca bencana banjir, kita berharap sektor pertanian di Kecamatan Beutong Ateuh dapat kembali pulih. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya akan melakukan rehabilitasi terhadap persawahan yang masuk kategori rusak ringan akibat dampak bencana,” ujar Marzuki kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Sabtu (26/9/2026).
Sosialisasi tersebut berlangsung di Balai Musyawarah Desa Kuta Teungeut dan dihadiri para ketua kelompok tani serta masyarakat dari Kecamatan Beutong Ateuh.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menyampaikan rencana penyaluran bantuan hand traktor dan sarana produksi (saprodi) pertanian kepada kelompok-kelompok tani di wilayah Beutong Ateuh.
Menurut Marzuki, bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan sehingga para petani dapat kembali bercocok tanam setelah lahan mereka terdampak bencana.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya di bidang pertanian. Dengan adanya bantuan ini, petani diharapkan dapat kembali mengolah tanah dan menghidupkan kembali lahan persawahan yang terdampak bencana,” katanya.
Bantuan hand traktor serta kegiatan rehabilitasi sawah tersebut bersumber dari APBN, sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.
Petani Sampaikan Aspirasi Peugeut Blang
Dalam dialog bersama pemerintah, salah seorang perwakilan kelompok tani menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai mendesak untuk mendukung keberlanjutan pertanian di Kecamatan Beutong Ateuh.
Salah satu kebutuhan yang disampaikan adalah pembangunan pagar adat sawah atau Peugeut Blang.
“Kami menitipkan aspirasi yang sangat mendesak untuk mendukung kegiatan olah tanah di seluruh Beutong Ateuh. Kami sangat membutuhkan segera penyediaan Peugeut Blang,” ujar perwakilan kelompok tani tersebut.
Menurutnya, keberadaan Peugeut Blang sangat penting untuk menjaga kawasan persawahan serta mendukung perawatan dan pengelolaan lahan secara berkelanjutan.
“Kalau pagar sawah tidak dibuat, kami khawatir upaya perawatan persawahan menjadi kurang maksimal,” lanjutnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala DTPHP Nagan Raya Marzuki menyambut baik masukan dari para petani dan masyarakat.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut akan menjadi bahan laporan kepada pimpinan, khususnya Bupati Nagan Raya.
“Semua aspirasi dari kelompok tani dan masyarakat akan kami tampung dan kami laporkan kepada pimpinan, yakni Bapak Bupati Nagan Raya.
Mudah-mudahan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku,” kata Marzuki.
Harapan Baru bagi Petani
Pertemuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda sosialisasi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat tani.
Dengan adanya rehabilitasi sawah, dukungan alat pertanian, sarana produksi, serta penyampaian berbagai aspirasi masyarakat, para petani Beutong Ateuh diharapkan dapat kembali bangkit dan mengolah lahan mereka secara produktif.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menegaskan bahwa pemulihan sektor pertanian merupakan bagian penting dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Petani bangkit, sawah kembali produktif, ketahanan pangan Nagan Raya semakin kuat.”. (*)



































