Berakhirnya Keberuntungan Rafly Kande

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 7 Maret 2024 - 14:18 WIB

50283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Untung tak dapat dicari Malang tak dapat ditolak. Dua periode ke Senayan di Gedung berbeda menunjukkan Rafly Kande merupakan figur yang amat beruntung dalam dua kali pemilu. Bagaimana tidak, memulai karirnya di dunia politik pada Pemilu 2014, walau hanya bermodal popularitas dan dukungan para aktivis, Rafli berhasil mendulang keberuntungan menuju gedung B senayan setelah memperoleh capaian suara tertinggi keempat DPD RI asal Aceh.

Pada Pemilu 2019, keberuntungan itu kembali menghampiri walau di tengah badai opini yang menerpa di tengah masyarakat bahkan hingga ke kampung halamannya, “Apa yang sudah diperbuat Rafli untuk masyarakat selama di DPD RI?”. Alhasil, diakui atau tidak berkat tim mudah yang masih solid masuk keluar kampung tanpa pamrih, sembari menutup telinga akan opini yang melanda, hingga Rafli kembali berhasil melaju ke Senayan setelah memilih hijrah ke DPR RI.

Walaupun beberapa pemuda pejuang lama yang berbalik dengan dalih tertentu, namun adapula yang tetap memilih istiqomah dan tak melihat spion untuk kembali melirik apalagi berbalik. Jika digunakan bahasa dalam film tenggelamnya kapal van der wich, seakan kalimat “pantang pisang berbuah dua kali” menjadi sepatah kalimat dari mereka yang telah istiqomah melangkah pergi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pun demikian, waktu terasa terus berlalu, perlahan para anak muda yang sebelumnya berjibaku dengan segenap semangat loyalitas dan kalkulasi strategi serta kerja keras yang tinggi dikhabarkan akhirnya memilih pergi. Tanpa melihat ke belakang mereka melakukan hijrah politik dikarenakan ‘rumah lama, tak lagi sama’, semangat lama membara pupus di tengah dasyatnya dinamika dan tingginya egoisme melanda sosok yang diperjuangkan sebelumnya. Mungkin dikarenakan oleh perjuangan dan kerja kerasnya tak dihargai dibandingkan dengan mereka yang bicara “asal bapak senang”, para pejuang muda yang sebelumnya mendampingi itupun akhirnya memilih hijrah ke lain hati.

Baca Juga :  Aminullah Usman Komit Kembangkan UMKM untuk Kesejahteraan Rakyat

Waktu terus berputar, dinamika politik terus berjalan hingga pesta demokrasi 2024 kembali menguras cerita. Namun, hasil yang diperoleh ternyata sudah tak lagi sama, dan keberuntungan lama menjadi sirna.

Rafli dengan segenap kekuasaan dan fasilitas sebagai incumben kembali bertarung untuk ke DPR RI, di tambah dengan Anies Effect yang begitu memunculkan di Aceh. Namun, apa hendak dikata, sang pelantun lagu pemenangan Anies-Muhaimin itu ternyata tak menemui keberuntungan yang sama dengan dua pemilu sebelumnya.

Berdasarkan data hasil rekapitulasi model D Kabko tingkat Kabupaten/kota se – Dapil Aceh 1, Partai Keadilan Sejahtera(PKS) harus rela berada diposisi perolehan kursi ke delapan dari tujuh kursi yang diperebutkan, karena hanya mampu meraup 120.33 suara dan tertinggal jauh dari Demokrat yang menjadi juru kunci di Dapil tersebut dengan perolehan suara 130.913.

Baca Juga :  Pangdam IM Terima Audiensi Dengan Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh

Bahkan yang lebih memilukan, di suara internal PKS sendiri. rival satu partainya Ghufran yang sebelumnya sempat dikalahkan berhasil mendapatkan suara internal tertinggi setelah meraup 45 159 suara badan.

Perolehan internal hingga posisi perolehan suara partai ini menunjukkan bahwa ternyata dewi fortuna tak lagi memihak kepada sosok seniman Aceh Rafli Kande, walaupun kekuasaan sedang di dalam cengkraman dan popularitas relatif tinggi. Hal itu tentu mengundang tanda tanya publik apakah keberuntungan itu telah pergi seiring dengan hijrahnya para aktivis muda yang dulu menemani? Wallahu alam bin sawab, hanya Allah yang mengetahui rahasia dan hikmah dari perjalanan hidup dan keberuntungan setiap manusia. Namun, hendaknya kekalahan dan tidak beruntung pada pemilu kali ini menjadi landasan untuk mawas diri untuk tidak mengedepankan sikap egois dan melupakan orang lain yang terlibat berjuang walau tengah berada di dalam empuknya Singasana kekuasaan yang berhiaskan berbagai pujian, terkadang keberuntungan itu berada ketika bersama orang-orang yang kita abaikan yang berkenan berjuang dari ketiadaan, dan sungguh sebagai manusia kita tak mungkin berjalan sendiri tanpa bantuan dari orang lain yang hadir dengan penuh keikhlasan. (DL)

Berita Terkait

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
Muslim Ayub Dorong Dana Otsus Aceh Tanpa Batas Waktu dalam Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh
Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
3. Proyek Pengadaan Kitab Dana Otsus Aceh Rp50,53 Miliar Diduga Dikuasai 10 Perusahaan
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:56 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : UU Perampasan Aset. Presiden RI Harus Berani Bongkar Kekayaan Tidak Wajar Elit Partai Dan Pejabat Negara

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Nazali Lempo, Sosok di Balik Gagasan “Reset” Penegakan Hukum Indonesia

Kamis, 3 September 2026 - 17:34 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 2 September 2026 - 15:10 WIB

Tito Ahmad Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kepastian bagi Driver Online

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Pengamat: Stop Framing Budi Arie, Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Dasar Putusan Pengadilan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Konsolidasi di Surabaya, DPP SWI Pacu Eksistensi DPW Jatim

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Bhakti Sosial Polri untuk Ojol, Ratusan Pengemudi Ikuti Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Dari Surabaya untuk Indonesia Timur, SWI Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB