Berakhirnya Keberuntungan Rafly Kande

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 7 Maret 2024 - 14:18 WIB

50295 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Untung tak dapat dicari Malang tak dapat ditolak. Dua periode ke Senayan di Gedung berbeda menunjukkan Rafly Kande merupakan figur yang amat beruntung dalam dua kali pemilu. Bagaimana tidak, memulai karirnya di dunia politik pada Pemilu 2014, walau hanya bermodal popularitas dan dukungan para aktivis, Rafli berhasil mendulang keberuntungan menuju gedung B senayan setelah memperoleh capaian suara tertinggi keempat DPD RI asal Aceh.

Pada Pemilu 2019, keberuntungan itu kembali menghampiri walau di tengah badai opini yang menerpa di tengah masyarakat bahkan hingga ke kampung halamannya, “Apa yang sudah diperbuat Rafli untuk masyarakat selama di DPD RI?”. Alhasil, diakui atau tidak berkat tim mudah yang masih solid masuk keluar kampung tanpa pamrih, sembari menutup telinga akan opini yang melanda, hingga Rafli kembali berhasil melaju ke Senayan setelah memilih hijrah ke DPR RI.

Walaupun beberapa pemuda pejuang lama yang berbalik dengan dalih tertentu, namun adapula yang tetap memilih istiqomah dan tak melihat spion untuk kembali melirik apalagi berbalik. Jika digunakan bahasa dalam film tenggelamnya kapal van der wich, seakan kalimat “pantang pisang berbuah dua kali” menjadi sepatah kalimat dari mereka yang telah istiqomah melangkah pergi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pun demikian, waktu terasa terus berlalu, perlahan para anak muda yang sebelumnya berjibaku dengan segenap semangat loyalitas dan kalkulasi strategi serta kerja keras yang tinggi dikhabarkan akhirnya memilih pergi. Tanpa melihat ke belakang mereka melakukan hijrah politik dikarenakan ‘rumah lama, tak lagi sama’, semangat lama membara pupus di tengah dasyatnya dinamika dan tingginya egoisme melanda sosok yang diperjuangkan sebelumnya. Mungkin dikarenakan oleh perjuangan dan kerja kerasnya tak dihargai dibandingkan dengan mereka yang bicara “asal bapak senang”, para pejuang muda yang sebelumnya mendampingi itupun akhirnya memilih hijrah ke lain hati.

Baca Juga :  Lebih Dekat Mengenal Aminullah Usman Calon DPR RI 2024, Sosok Anak Kampung yang Teruji dan Peduli Rakyat Kecil

Waktu terus berputar, dinamika politik terus berjalan hingga pesta demokrasi 2024 kembali menguras cerita. Namun, hasil yang diperoleh ternyata sudah tak lagi sama, dan keberuntungan lama menjadi sirna.

Rafli dengan segenap kekuasaan dan fasilitas sebagai incumben kembali bertarung untuk ke DPR RI, di tambah dengan Anies Effect yang begitu memunculkan di Aceh. Namun, apa hendak dikata, sang pelantun lagu pemenangan Anies-Muhaimin itu ternyata tak menemui keberuntungan yang sama dengan dua pemilu sebelumnya.

Berdasarkan data hasil rekapitulasi model D Kabko tingkat Kabupaten/kota se – Dapil Aceh 1, Partai Keadilan Sejahtera(PKS) harus rela berada diposisi perolehan kursi ke delapan dari tujuh kursi yang diperebutkan, karena hanya mampu meraup 120.33 suara dan tertinggal jauh dari Demokrat yang menjadi juru kunci di Dapil tersebut dengan perolehan suara 130.913.

Baca Juga :  Ketua Cabang SEMMI Aceh nyatakan sikap tegak lurus dengan Syarikat Islam

Bahkan yang lebih memilukan, di suara internal PKS sendiri. rival satu partainya Ghufran yang sebelumnya sempat dikalahkan berhasil mendapatkan suara internal tertinggi setelah meraup 45 159 suara badan.

Perolehan internal hingga posisi perolehan suara partai ini menunjukkan bahwa ternyata dewi fortuna tak lagi memihak kepada sosok seniman Aceh Rafli Kande, walaupun kekuasaan sedang di dalam cengkraman dan popularitas relatif tinggi. Hal itu tentu mengundang tanda tanya publik apakah keberuntungan itu telah pergi seiring dengan hijrahnya para aktivis muda yang dulu menemani? Wallahu alam bin sawab, hanya Allah yang mengetahui rahasia dan hikmah dari perjalanan hidup dan keberuntungan setiap manusia. Namun, hendaknya kekalahan dan tidak beruntung pada pemilu kali ini menjadi landasan untuk mawas diri untuk tidak mengedepankan sikap egois dan melupakan orang lain yang terlibat berjuang walau tengah berada di dalam empuknya Singasana kekuasaan yang berhiaskan berbagai pujian, terkadang keberuntungan itu berada ketika bersama orang-orang yang kita abaikan yang berkenan berjuang dari ketiadaan, dan sungguh sebagai manusia kita tak mungkin berjalan sendiri tanpa bantuan dari orang lain yang hadir dengan penuh keikhlasan. (DL)

Berita Terkait

Sayuti Achmad Road Show ke Pantai Barat Selatan, Dapat Sambutan Antusias Demi Pembaruan PWI Aceh
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda demi Jaga Stabilitas Pemerintahan
Marzuki Kadis DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027
Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru