GSBI Menghimbau Aksi May Day Tetap Damai Tanpa Adanya Aksi Anarkisme

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 30 April 2024 - 13:44 WIB

50223 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Momentum peringatan hari buruh yang jatuh pada hari Rabu tanggal 1 Mei 2024, menjadi tradisi bagi kelompok buruh untuk melakukan berbagai kegiatan peringatan hari buruh baik berupa aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi kaum buruh, kegiatan diskusi dan kegiatan lain selaras dengan nuansa hari buruh.

Beberapa elemen buruh dari berbagai daerah akan melaksanakan aksi unjuk rasa di Jakarta dengan mengangkat isu utama perbaikan nasib buruh dan menolak serta menuntut pemerintah serta mencabut UU omnibuslaw yang dinilai merugikan nasib buruh.

Sejalan dengan hal tersebut, Rudi HB Daman, selaku Ketua Umum GSBI dan beberapa kepala bagian GSBI, mengajak Pekerja/Serikat Buruh untuk bersama-sama merayakan Hari Buruh Internatasional (May Day) 2024 dengan ikut serta dalam aksi unjuk rasa dengan tertib, aman, damai dan tidak anarkis

Baca Juga :  Marching Band Gita Handayani Goncang Negeri Seribu Bukit

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok Gerakan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) menyumbang sekitar 1.000 massa pada aksi unjuk rasa May Day 2024 dan siap bertanggung jawab menjaga aksinya untuk tetap damai serta akan memagari kelompoknya dari provokator

“Kelompok GSBI siap menjaga aksinya agar tetap damai dan jika ada isu-isu yang tidak enak didengar, dipastikan bukan dari GSBI mereka hanyalah provokator dan kami siap memagari kelompok kami agar tidak sisusupi oleh provokator, Kami memastikan GSBI tidak akan melakukan aksi anarkis yang dapat memicu terganggunya Sitkamtibmas selama pelaksanaan aksi,” ungkapnya melalui keterangan, Selasa (30/4).

Baca Juga :  Penyampaian LHP BPK RI kepada Presiden Jokowi Dihadiri Bupati Karo

Ketum GSBI juga menyebut, Aksi damai 1 Mei 2024 sama sekali tidak terafiliasi dengan kepentingan politik praktis maupun elit Politik. “GSBI murni berfokus untuk memperjuangkan hak – hak dan kesejahteraan buruh,” tegasnya.

Lebih jauh Rudi HB menyampaikan, ada banyak hal permasalahan buruh saat ini yang belum terselesaikan, sehingga yang bersangkutan berharap pemerintah lebih akomodatif dalam menyikapi aspirasi buruh dikarenakan buruh juga memegang peran penting dalam pembangunan bangsa sehingga aspirasinya selayaknya diakomodir oleh pemerintah, pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Kades Mandalamukti Klarifikasi Isu Pembangunan Aula Mangkrak
PW GPA DKI Apresiasi BNN Ungkap Jaringan Narkoba Vape di Jakarta Utara
Desa Banggae Raih Peringkat ke-2 Nasional Pengguna Aktif DigiDes
Minim Pengawasan? Proyek Jalan Dana Desa Rp36 Juta di Batujajar Timur Cepat Rusak, Pemdes Bungkam
Perkuat Sinergi Antar Daerah Pemprov DKI Jakarta Hibahkan Mobil Pemadam Kebakaran Ke Pemkab Karo
Capaian Kepala BGN dan Jajaran Tahun 2025, DPP LPPI ; Berhasil Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 22:10 WIB

Rutan Balge Panjatkan Doa Bersama Untuk NKRI Yang Aman, Damai dan Sejahtera

Rabu, 18 Oktober 2023 - 18:08 WIB

Sukses di Danau Toba, Ulos 1.000 Meter Akan Dibentang Depan Istana Negara dan Keliling Monas

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB