Warga Banda Aceh Diharapkan Patuh kepada Ayat Alquran, Jangan Pilih Perempuan sebagai Pemimpin

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 1 Juli 2024 - 12:42 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arrijalun kawwamuna ‘alannisa’. Itu jelas-jelas merupakan ayat Al Qur’an,” dalam Islam, kepemimpinan perempuan tidak dibenarkan dan memilih pemimpin perempuan bisa melanggar ajaran agama (Haram)

 

BANDA ACEH- Warga Banda Aceh diminta untuk patuh kepada ayat Alquran dan tidak memilih pemimpin perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ureung Agam yang mengurus ureung inong (lelaki yang memimpin perempuan), “Arrijalun kawwamuna ‘alannisa’. Itu jelas-jelas merupakan ayat Al Qur’an. Bahkan sebagaimana dijelaskan Abu Mudi sebagai ulama yang harus kita pedoman bahwa juga ditulis di dalam kitab, syarat menjadi pemimpin adalah lelaki yang merdeka, berakal, sehat badan dan segalanya. Jadi, jangan sampai karena keinginan dan hasrat kekuasaan,”Ungkap Saiful kepada media Sebagai ketua Forum Aceh Bersatu

Bakal calon Walikota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, diharapkan tidak memaksakan diri untuk menjadi pemimpin kota ini. Abu Mudi sebagai ulama yang dihormati juga menjelaskan dalam kitabnya bahwa pemimpin haruslah seorang lelaki yang merdeka dan sehat.

Baca Juga :  Tgk Ahmada MZ: Senator Aceh yang Menginspirasi Perjuangan untuk Pendidikan dan Kesejahteraan Daerah

“Perempuan yang mencalonkan diri sebagai pemimpin sudah berbuat dosa,” tegas Saiful. Menurutnya, mencalonkan diri saja sudah salah, apalagi jika dipilih dan dilantik. Semua pihak yang terlibat dalam pemilihan dan pelantikan pemimpin perempuan akan menerima dosanya.

Saiful Mulki juga mengingatkan agar Bunda Illiza dan partai pengusungnya tidak melanggar ayat Alquran demi kekuasaan. “Jika benar-benar sayang kepada umat, mereka harus menyelamatkan umat dari dosa, bukan justru sebaliknya,” ujarnya.

SAIFUL MULKI KETUA FORUM ACEH BERSATU

Dalam situasi saat ini, tidak ada alasan bagi seorang perempuan untuk melanggar ayat Alquran hanya karena ingin meraih kekuasaan. “Ini bukan lagi zaman kerajaan, jadi tidak ada alasan bagi seorang perempuan untuk melanggar ayat Alquran karena ingin menjadi pemimpin,” lanjut Saiful.

Ia menambahkan bahwa jika Illiza ingin mengabdi, sebaiknya mengusung calon lain yang laki-laki dan mengambil peran sebagai penasihat atau pemberi masukan. “Mengapa tidak mendukung saudara laki-laki atau keluarga terdekatnya?” tanya Saiful.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik Simbol Pembangunan Tak Merata dan Bentuk Kekuasaan yang Bekerja dalam Diam

Ketua Forum Aceh Bersatu, Saiful Mulki, berharap masyarakat Banda Aceh tidak memilih perempuan sebagai pemimpin. “Patuhlah kepada ayat Alquran agar kita selalu dalam lindungan Allah,” pungkasnya.

Dengan demikian, masyarakat Banda Aceh diharapkan lebih bijaksana dalam memilih pemimpin sesuai dengan ajaran agama Islam. “Ini bukan soal kebencian terhadap Bunda Illiza, tetapi demi ketaatan terhadap ajaran agama kita,” tegas Saiful.

Menurutnya, pemimpin perempuan bisa mengundang berbagai masalah yang bertentangan dengan ajaran agama, sehingga lebih baik menghindarinya demi kebaikan bersama. “Marilah kita bersama-sama menjaga keimanan dan ketaatan kita kepada Alquran,” tutupnya.

Ini adalah himbauan yang sangat penting bagi warga Banda Aceh, agar selalu mematuhi ajaran agama dan memilih pemimpin yang sesuai dengan syariat Islam. “Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah,” ujar Saiful mengakhiri pernyataannya(Redaksi H)

Berita Terkait

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
Muslim Ayub Dorong Dana Otsus Aceh Tanpa Batas Waktu dalam Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh
Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
3. Proyek Pengadaan Kitab Dana Otsus Aceh Rp50,53 Miliar Diduga Dikuasai 10 Perusahaan
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB