Didorong untuk Maju sebagai Calon Wagub, Aminullah Tetap Fokus untuk Calon Walikota Banda Aceh

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 11 Agustus 2024 - 18:12 WIB

50365 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Meskipun selama ini banyak elemen masyarakat yang berharap H Aminullah Usman SE Ak MM maju sebagai untuk Gubernur ataupun Wakil Gubernur Aceh. Sebelumnya pernah diharapkan berpasangan dengan Muzakir Manaf dan bahkan akhir-akhir ini juga ada yang meminta Aminullah untuk bisa mendampingi bakal Calon Gubernur Aceh Bustami Hamzah terutama dari kawasan Barat Selatan Aceh, dimana Aminullah dianggap tokoh sentral dari wilayah tersebut.

Dorongan dan permintaan itu tentunya sah-sah saja sebagai bentuk aspirasi masyarakat di dalam demokrasi

“Dorongan dan dukungan seperti itu bagian dari aspirasi masyarakat, Kita berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kepercayaanya. Insya Allah, untuk saat ini kita akan tetap fokus kembali maju untuk calon Walikota Banda Aceh, ini juga bentuk kecintaan saya kepada masyarakat Kota Banda Aceh dan cita-cita saya untuk menuntaskan program yang sudah kita jalankan,” ungkap Aminullah, Minggu 11 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Aminullah, dirinya akan fokus menuntaskan berbagai program kepada masyarakat kecil Banda Aceh yang sudah berjalan namun sempat terhambat dimasa Pandemi Covid-19. “Alhamdulillah kita sudah bangun dan rehab 800 rumah duafa di Banda Aceh, namun masih ada masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal yang layak. Sehingga jika diamanahkan kembali oleh rakyat kita akan tuntaskan persoalan ini agar nantinya jangan adalagi masyarakat diibukota provinsi Aceh yang tinggal di rumah yang tidak layak,” ujarnya.

Baca Juga :  Aminullah : Aceh Barat Perlu Hadirkan Lembaga Keuangan Mikro

Aminullah juga sudah berupaya memberdayakan UMKM sehingga jumlah UMKM meningkat dari jumlah 9.591 UMKM pada tahun 2017 menjadi 17.300 UMKM pada tahun 2022 di akhir masa jabatannya. “Sebagai ibukota Provinsi yang tidak memiliki lahan pertanian, perkebunan, dan pertambangan. Pembangunan sektor perdagangan dan pariwisata merupakan fokus yang harus terus dimaksimalkan agar pertumbuhan UMKM terus meningkat. Jika sebelumnya Banda Aceh sudah berhasil menjadi satu-satunya daerah di Aceh dengan angka kemiskinan di bawah dua digit yang berada di zona hijau kemiskinan, ke depan bagaimana angka kemiskinan tersebut dapat terus di tekan hingga di bawah 5 persen,” jelas ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh itu.

Aminullah menambahkan, berbagai program seperti bantuan bagi disabilitas, UMKM, mengoptimalkan fungsi Baitul Yatama sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim hingga menjadikan pendopo sebagai sentral syiar islam, peningkatan indeks pembangunan manusia(IPM) dan pelaksanaan zikir akan tetap menjadi fokus utamanya. “Insya Allah, dengan tidak adanya pandemi covid-19 tentunya akan lebih mudah memaksimalkan berbagai program pembangunan kota yang berbasis kepada masyarakat nantinya. Kita berharap masyarakat memberikan kepercayaan kepada kita untuk menuntaskan apa yang sudah kita mulai demi kemajuan kota Banda Aceh, sehingga pembangunan tersebut dapat berkelanjutan dan harapan masyarakat dapat diwujudkan semaksimal mungkin. Alhamdulillah, hampir semua visi-misi yang kita sampaikan sudah kita laksanakan di lima tahun menjabat dan akan kita sempurnakan serta maksimalkan lagi jika diamanahkan kembali,” kata Ketua DPD PAN Banda Aceh itu.

Baca Juga :  Kasdam IM Bersama Kapolda Aceh Patroli Udara.

Kata Aminullah, selain program-program yang memang sudah dijalankan kita lanjutkan secara maksimal agar dapat dituntaskan, juga akan ada program-program baru lainnya yang akan dilaksanakan nantinya. “Ke depan, kita juga akan fokus perhatian kita kepada pertumbuhan enterpreuneur muda sebagai pendorong dan penggerak pertumbuhan ekonomi kota. Dan ada beberapa program terobosan baru yang insya Allah akan kita laksanakan nantinya,” pungkasnya.

Berita Terkait

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
Muslim Ayub Dorong Dana Otsus Aceh Tanpa Batas Waktu dalam Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh
Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
3. Proyek Pengadaan Kitab Dana Otsus Aceh Rp50,53 Miliar Diduga Dikuasai 10 Perusahaan
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:56 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : UU Perampasan Aset. Presiden RI Harus Berani Bongkar Kekayaan Tidak Wajar Elit Partai Dan Pejabat Negara

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Nazali Lempo, Sosok di Balik Gagasan “Reset” Penegakan Hukum Indonesia

Kamis, 3 September 2026 - 17:34 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 2 September 2026 - 15:10 WIB

Tito Ahmad Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kepastian bagi Driver Online

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Pengamat: Stop Framing Budi Arie, Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Dasar Putusan Pengadilan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Konsolidasi di Surabaya, DPP SWI Pacu Eksistensi DPW Jatim

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Bhakti Sosial Polri untuk Ojol, Ratusan Pengemudi Ikuti Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Dari Surabaya untuk Indonesia Timur, SWI Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB