Ditetapkan Kejari Jadi Tersangka Atas Kasus LPTQ Tahun 2022 Sekda Kabupaten Pringsewu Tersenyum Seolah Takberdosa

hayat

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2025 - 19:05 WIB

50366 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jadi

Senyum khas Sekda Pringsewu, Heri Iswahyudi saat Digelandang Penyidik Kejari Pringsewu, Kamis 30 Januari 2025.

Pringsewu||Waspadaindonesia.com||Lampung – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu resmi menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pringsewu, Heri Iswahyudi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Tahun Anggaran 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun statusnya sebagai tersangka, Heri Iswahyudi tampak tenang dan tersenyum saat keluar dari ruang pemeriksaan Kejari Pringsewu pada Kamis 30 Januari 2025.

Kepala Kejari Pringsewu, Raden Wisnu Robi Wicaksono, menjelaskan bahwa penetapan Sekda sebagai tersangka merupakan hasil dari pengembangan kasus setelah sebelumnya dua tersangka lain, Rustian dan Tari, lebih dulu diamankan.

“Kami tidak berhenti pada dua tersangka sebelumnya. Setelah mengumpulkan bukti tambahan, kami menetapkan Heri Iswahyudi sebagai tersangka dalam dugaan penyalahgunaan dana hibah LPTQ 2022,” ungkap Raden Wisnu Robi Wicaksono.

Baca Juga :  AKPERSI Pekanbaru: Kritik Pendidikan Harus Berbasis Fakta, Pemerintah Kota Tetap Komitmen Majukan Sekolah

Menurut Kejari, dana hibah yang seharusnya digunakan untuk kegiatan keagamaan justru diselewengkan untuk kepentingan pribadi.

“Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat,” ujarnya.

Kasus ini menarik perhatian masyarakat karena dana hibah LPTQ seharusnya digunakan untuk pembinaan dan pengembangan tilawatil Quran di Pringsewu.

Namun, dugaan korupsi justru membuat dana tersebut tidak sampai ke tangan penerima manfaat yang seharusnya.

Kejari Pringsewu berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan bahwa tidak ada dana publik yang disalahgunakan.

“Kami akan terus mendalami kasus ini dan memastikan setiap pihak yang terlibat bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kepala Kejari Pringsewu.
Saat ini, Kejari masih menunggu hasil audit lengkap nilai kerugian negara akibat dugaan korupsi ini.

Sebelumnya diberitakan, Kejari Pringsewu resmi menerbitkan Surat Perintah Penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana hibah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pringsewu tahun 2022.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Dana hibah yang diduga diselewengkan ini bersumber dari anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu dengan nilai mencapai Rp 3,285 miliar.

Penyidik telah menahan dua orang tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait penyimpangan dana hibah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2022. Penahanan dilakukan pada Senin, 2 Desember 2024, berdasarkan kecukupan alat bukti yang sah.

Tersangka Tari P, merupakan Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu dan Rustian merupakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu.

Kedua tersangka diduga menggunakan modus operandi berupa berupa pembuatan laporan kegiatan fiktif dan Mark-up anggaran pada sejumlah kegiatan. Hasil audit dari Akuntan Publik Drs. Chaeroni & Rekan menunjukkan adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp584.464.163,-.

(Hayat)

Berita Terkait

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir
Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang
Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026
Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran
Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah
Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi
Hak Anak Dipertaruhkan, Diskualifikasi Siswa MBK di SMAN 2 Padalarang Picu Kemarahan Wali Murid
*Orang Tua siswa Menjerit Tiga Calon Siswa Di Diskualifikasi, Diduga Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang Tidak Profesional*,

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru