Dari Kantor Keuangan ke Ruang Politik: Gaya Tegas Purbaya Jadi Pusat Perhatian dan Kekhawatiran Pejabat Lain

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 06:28 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kian mencuri perhatian publik seiring langkah-langkah tegas dan sikap bersahajanya dalam memimpin pengelolaan fiskal negara. Tak hanya sebagai teknokrat, Purbaya kini dinilai sebagai figur politik baru yang mulai diperhitungkan dalam dinamika politik nasional.

Pengamat politik Jerry Massie mengungkapkan bahwa kehadiran Purbaya di jajaran elit pemerintahan memberikan warna baru di tengah riuhnya panggung politik yang selama ini didominasi gaya pencitraan. Ia menyebut gaya “koboi” Purbaya memantik decak kagum masyarakat.

“Gaya koboinya bukan hanya soal penampilan. Tapi tentang keberanian bertindak, bersikap apa adanya, dan tidak bermain citra. Ini pemimpin asli, bukan tiruan,” ujar Jerry di Jakarta, Selasa (21/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jerry yang juga menjabat Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S) itu menilai, dalam diam dan kesederhanaannya, Purbaya tetap menciptakan gebrakan yang membuat publik menaruh harapan besar padanya. Di tengah maraknya pejabat “viral” seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang dikenal dengan gaya kontennya, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang sering mencitrakan diri melalui media sosial, nama Purbaya tetap melesat dengan pendekatan kerja nyata tanpa panggung retorik.

“Aksi dan kebijakan Purbaya bahkan dilakukan tanpa tim media yang mengikuti ke mana pun ia pergi. Tapi publik tetap menaruh perhatian. Beda dengan tokoh-tokoh lain yang kebijakannya kerap dikaitkan dengan drama atau settingan panggung digital,” tambah Jerry.

Baca Juga :  Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Purbaya dikenal sebagai ekonom beraliran Keynesian. Ia mulai menonjol setelah membongkar sederet persoalan akut keuangan negara, termasuk praktik penyimpanan dana besar di perbankan yang dianggap tidak produktif. Di antaranya, terdapat dana mengendap dalam bentuk deposito pemerintah daerah yang mencapai Rp265,6 triliun. Selain itu, ia juga turut mengawal pengembalian dana sitaan kasus korupsi minyak sawit dari Kejaksaan Agung sebesar Rp13 triliun ke kas negara, dengan sisa Rp4 triliun yang masih dalam proses.

Tidak berhenti di situ, Purbaya bahkan mendorong kebijakan berani dengan menarik dana Rp200 triliun yang selama ini hanya tertahan di Bank Indonesia untuk dialihkan ke bank-bank BUMN. Menurutnya, dana tersebut lebih baik disalurkan melalui bank pemerintah untuk mendukung pembiayaan pembangunan riil, termasuk melalui bank pemerintah daerah seperti Danantara.

Di tengah upaya pembenahan sistem fiskal, relasi Purbaya dengan beberapa tokoh kunci pemerintahan dikabarkan merenggang. Jerry melihat bahwa ketegangan mulai terasa antara Purbaya dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan. Salah satu titik panas adalah penolakan Purbaya terhadap rencana penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menutup utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, proyek andalan era Presiden Joko Widodo.

Menurut Jerry, Purbaya menunjukkan konsistensinya dalam menjaga disiplin anggaran dan tidak ingin membebani keuangan negara untuk proyek-proyek yang tidak memiliki urgensi fiskal dan manfaat jangka panjang yang terukur.

Baca Juga :  Kapolri Cek Kesiapan Terminal Hingga Wisata di Solo Jelang Nataru

Di sisi lain, Menteri Keuangan itu juga menyoroti praktik penempatan dana daerah di bank yang nilainya sangat signifikan. Provinsi DKI Jakarta tercatat menyimpan dana APBD sebesar Rp16,68 triliun di bank, disusul Jawa Timur Rp6,84 triliun, Kalimantan Timur Rp4,7 triliun, serta sejumlah kabupaten seperti Kutai Barat Rp5,2 triliun dan Bojonegoro Rp3,6 triliun.

“Pertanyaannya sekarang, ke mana bunga dari dana-dana itu mengalir selama mengendap di bank? Ini harus segera diusut tuntas, mungkin juga perlu keterlibatan PPATK,” tegas Jerry.

Lebih lanjut, Jerry menilai sejumlah menteri mulai terganggu dengan gaya blak-blakan dan keberanian Purbaya dalam membongkar praktik usang di sektor keuangan. Ia menyebut dalam beberapa kali rapat terbatas, keberadaan Purbaya diabaikan oleh rekan sesama pembantu presiden.

“Banyak yang geram terhadap kebijakan Purbaya karena terlalu berani dan pro-rakyat. Bahkan dalam rapat terbatas dengan Presiden, tak ada satu pun menteri yang menyapanya. Tapi Purbaya tetap tenang dan melanjutkan tugasnya,” tutup Jerry.

Di tengah situasi politik yang sering kali diwarnai pencitraan, gaya kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa membawa alternatif segar bagi publik, menunjukkan bahwa kerja nyata, ketegasan sikap, dan integritas pribadi masih memiliki nilai tinggi di mata rakyat Indonesia. (RED)

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo
Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun
Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.
Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya
Kemitraan Media Jadi Sorotan, SWI Jabar Minta Mekanisme yang Jelas demi Mewujudkan Informasi Publik Berkualitas

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB