Polda Riau Kembangkan Tabung Harmoni Hijau untuk Dukung Pemenuhan Gizi Berkelanjutan

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:20 WIB

50239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengambil langkah maju dalam menjamin keamanan dan kualitas pangan, khususnya dalam mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru diresmikan. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan prototipe pangan yang terintegrasi dengan Tabung Harmoni Hijau di Rumbai, Pekanbaru, bekerja sama dengan Pemerintah Kota. Kamis (30/10/2025).

Menurut Kapolda, fokus utama saat ini adalah memastikan keamanan pangan dari hulu ke hilir diperhatikan dengan baik.

Dengan skema tersebut, pemenuhan gizi aman dan berkualitas terjamin baik karena didapatkan langsung dari Tabung Harmoni Hijau yang pembibitannya dan pengelolaannya diawasi dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keamanan pangan dari hulu ke hilir harus diperhatikan dengan baik, dimulai dari proses dan skema yang sedang kita buat yang dibantu Pak Wali Kota (Pekanbaru) di Rumbai,” ujar Irjen Herry Heryawan saat meresmikan SPPG Polda Riau 2 di Pekanbaru, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga :  Panen Ikan (Mburtas Tambak) di Tambak Mbelang Desa Susuk Di Hadiri Bupati Karo

Prototipe yang sedang dirancang ini melibatkan portofolio Tabung Harmoni Hijau yang sudah disiapkan untuk menjadi sumber bahan pangan utama dalam pemenuhan MBG. Konsepnya mencakup pertanian dan peternakan yang terintegrasi.

“Kita lihat portofolio tentang lahan yang sudah kita siapkan dengan Pak Wali, (untuk) tanam jagung, peternakan ayam, telur, dan lain sebagainya. Insyaallah ini menjadi satu prototipe yang bagus di Provinsi Riau,” jelas Kapolda.

Harapannya, bahan makanan yang nantinya didistribusikan ke Dapur-dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Pekanbaru seluruhnya akan berasal dari lokasi percontohan ini, sehingga siklus dan kontrol kualitas dapat dilaksanakan dengan baik.

Irjen Herry Heryawan mengakui bahwa proyek sebesar ini memerlukan waktu yang tidak sebentar, diperkirakan memakan waktu antara satu hingga dua tahun untuk mencapai kematangan.

“Memang waktunya panjang, satu atau sampai dua tahun, tetapi kita harus bersyukur kita sudah memulai,” katanya.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekontruksi Dugaan Tindak Pidana Menghilangkan Jiwa Orang Lain 

Lokasi percontohan ini juga mengintegrasikan program lingkungan Green Policing yang dicanangkan Polda Riau.

Kapolda mengatakan Tabung Harmoni Hijau akan diresmikan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam waktu dekat.

“Nanti Pak Gubernur akan datang meresmikan di akhir Bulan Desember setelah ayam-ayam di sana sudah bertelur,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya sumber bahan pangan yang terintegrasi ini, setiap tahap pengelolaan, mulai dari penyajian, dan distribusi makanan yang disalurkan ke masyarakat selalu dapat diawasi dengan cermat.

Hal ini dilakukan guna memastikan tercapai standar aman, sehat, dan berkualitas, sesuai dengan komitmen Polda Riau dalam mendukung program pangan nasional.

“Oleh karena itu, setiap tahap pengelolaan, penyajian, dan distribusi makanan selalu diawasi dengan cermat agar tercapai standar aman, sehat, dan berkualitas,” pungkasnya.

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Bupati Takalar DAENG MANYE dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Inspiratif Bidang Ekonomi Daerah pada ajang Herald.ID Award 2025
Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media
Diduga Manipulasi Dana BOS, Kepala SMPN 2 Tanjung Raja dan Bendahara Jadi Sorotan Publik
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Asap Hitam di PT Antam, GMPB Desak Pemda dan Polres Bogor Usut Tuntas
Viral!!, Diduga Ada Jual-Beli Jabatan, Kepala Sekolah di Ogan Ilir Mengaku Diperas Oknum Disdikbud
Mantan Dansatpom Rsn Pekanbaru Letkol Pom I Gede Eka Santika, Promosi Jabatan Kolonel

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 00:53 WIB

Partai Cinta Negeri Usung Pendiri Sekaligus Ketua Umumnya, Samsuri S.Pd.I., M.A., sebagai Capres RI 2029

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:17 WIB

Putusan MK Nomor 145/PUU-XXlll/2025, Teguhkan Peran Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Penyeimbang Kekuasaan 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:14 WIB

DPP AKPERSI: Sobang Terancam Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian 

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:53 WIB

BNN Bongkar Produksi Vape Narkoba Omzet Rp 18 M, PW GPA DKI : BNN Selamatkan Ribuan Pemuda Dari Bahaya Narkoba

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:24 WIB

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:09 WIB

Kejati Malut diminta segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:04 WIB

RKAB PT HSM Dipersoalkan Aktivis Maluku Utara Datangi Dirjen Minerba dan PT CNGR

Senin, 12 Januari 2026 - 19:51 WIB

PDIP Ungkap 8 Tantangan Utama Bangsa dalam Penutupan Rakernas I

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB