Polda Riau Kembangkan Tabung Harmoni Hijau untuk Dukung Pemenuhan Gizi Berkelanjutan

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:20 WIB

50291 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengambil langkah maju dalam menjamin keamanan dan kualitas pangan, khususnya dalam mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru diresmikan. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan prototipe pangan yang terintegrasi dengan Tabung Harmoni Hijau di Rumbai, Pekanbaru, bekerja sama dengan Pemerintah Kota. Kamis (30/10/2025).

Menurut Kapolda, fokus utama saat ini adalah memastikan keamanan pangan dari hulu ke hilir diperhatikan dengan baik.

Dengan skema tersebut, pemenuhan gizi aman dan berkualitas terjamin baik karena didapatkan langsung dari Tabung Harmoni Hijau yang pembibitannya dan pengelolaannya diawasi dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keamanan pangan dari hulu ke hilir harus diperhatikan dengan baik, dimulai dari proses dan skema yang sedang kita buat yang dibantu Pak Wali Kota (Pekanbaru) di Rumbai,” ujar Irjen Herry Heryawan saat meresmikan SPPG Polda Riau 2 di Pekanbaru, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, SMAN 1 Blangkejeren Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru 

Prototipe yang sedang dirancang ini melibatkan portofolio Tabung Harmoni Hijau yang sudah disiapkan untuk menjadi sumber bahan pangan utama dalam pemenuhan MBG. Konsepnya mencakup pertanian dan peternakan yang terintegrasi.

“Kita lihat portofolio tentang lahan yang sudah kita siapkan dengan Pak Wali, (untuk) tanam jagung, peternakan ayam, telur, dan lain sebagainya. Insyaallah ini menjadi satu prototipe yang bagus di Provinsi Riau,” jelas Kapolda.

Harapannya, bahan makanan yang nantinya didistribusikan ke Dapur-dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Pekanbaru seluruhnya akan berasal dari lokasi percontohan ini, sehingga siklus dan kontrol kualitas dapat dilaksanakan dengan baik.

Irjen Herry Heryawan mengakui bahwa proyek sebesar ini memerlukan waktu yang tidak sebentar, diperkirakan memakan waktu antara satu hingga dua tahun untuk mencapai kematangan.

“Memang waktunya panjang, satu atau sampai dua tahun, tetapi kita harus bersyukur kita sudah memulai,” katanya.

Baca Juga :  Anggota TNI-Polri, Satpol-PP dan PPK kecamatan giat pengawalan rekapitulasi pemilu tahun 2024 tingkat PPK kecamatan modo menuju kantor KPU Lamongan.

Lokasi percontohan ini juga mengintegrasikan program lingkungan Green Policing yang dicanangkan Polda Riau.

Kapolda mengatakan Tabung Harmoni Hijau akan diresmikan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam waktu dekat.

“Nanti Pak Gubernur akan datang meresmikan di akhir Bulan Desember setelah ayam-ayam di sana sudah bertelur,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya sumber bahan pangan yang terintegrasi ini, setiap tahap pengelolaan, mulai dari penyajian, dan distribusi makanan yang disalurkan ke masyarakat selalu dapat diawasi dengan cermat.

Hal ini dilakukan guna memastikan tercapai standar aman, sehat, dan berkualitas, sesuai dengan komitmen Polda Riau dalam mendukung program pangan nasional.

“Oleh karena itu, setiap tahap pengelolaan, penyajian, dan distribusi makanan selalu diawasi dengan cermat agar tercapai standar aman, sehat, dan berkualitas,” pungkasnya.

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19, Kades Sindangkerta Dorong Semangat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Penyelundupan Rokok Ilegal Jalur Jawa-Sumatra Digagalkan Bea Cukai
AUDIENSI BERUJUNG INTIMIDASI, LSM TRINUSA SOROTI SIKAP ANTI-KRITIK DI SMK NUSANTARA II KESEHATAN
Klarifikasi dan Permohonan Maaf Redaksi atas Kekeliruan Penulisan Nama Sekolah dalam Pemberitaan Sebelumnya
Insentif RT/RW Desa Mandalamukti Cair 8 Juni Usai Desakan DPRD
BBPOM Pekanbaru dan DPR RI Sahidin Ajak Warga Kampa Cegah Stunting Lewat Pangan Aman
Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir
TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD YOGYAKARTA DESAK BPTD DIY BUKA DATA PROYEK REHABILITASI TERMINAL GIWANGAN Rp11,6 MILIAR

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Ketua DPRK Aceh Tenggara Apresiasi Raihan Opini WTP, Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00 WIB

​Pertahankan Tren Positif, Pemkab Aceh Tenggara Kembali Raih Opini WTP atas LKPD TA 2025

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:15 WIB

Kanit Narkoba Aceh Tenggara Tidak Tau Malam & Hujan demi Pelan-pelan Memberantas Narkoba

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:03 WIB

MTSN 1 Kutacane Gelar Beragam Perlombaan Menjelang Pembagian Rapor

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:53 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:54 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:38 WIB

Usai Tuntaskan Misi Perdamaian PBB di Lebanon, Puluhan Prajurit Yonif 114/SM Tiba di Aceh Tenggara

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:11 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Pertanyakan Integritas Pelapor, Jika Benar Mengapa Tidak Tempuh Jalur Resmi Sejak Awal

Berita Terbaru