JARINGAN LISTRIK BERKEKUATAN 150 KILOVOLT, yang melintas wilayah pesawaran Siap di Realisasikan

hayat

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 19:24 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, Lampung, Waspadaindonesia. Com:

Setelah melalui proses panjang sejak tahun 2019, proyek pembangunan jaringan listrik berkekuatan 150 kilovolt (kV) yang melintasi wilayah Kabupaten Pesawaran akhirnya siap direalisasikan. Tahapan administrasi dengan warga terdampak kini mencapai titik akhir di Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, Selasa (11/11/2025).

Jaringan listrik bertegangan tinggi ini dirancang membentang dari Kecamatan Tataan hingga Padang Cermin dan berakhir di Desa Way Urang pada tahun 2026. Proyek ini merupakan bagian dari program strategis nasional (PSN) yang bertujuan memperkuat pasokan listrik di Provinsi Lampung sekaligus membuka akses energi bagi kawasan yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manganjur, koordinator lapangan dari pihak PLN, memastikan masyarakat yang terdampak proyek mendapatkan kompensasi secara adil dan sesuai ketentuan.

“Semua proses administrasi sudah rampung tanpa kendala. Masyarakat yang lahannya terdampak akan menerima kompensasi wajar sesuai aturan. Saat ini kami hanya menunggu tahapan pelaksanaan di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027 Pesawaran, Bupati Nanda Indira Paparkan Capaian Ekonomi dan Visi Pembangunan Daerah

Rencana pembangunan ini disambut antusias oleh warga dan perangkat desa setempat. Banyak yang mengaku lega karena penantian panjang selama enam tahun akhirnya membuahkan hasil.

“Kami bersyukur, sejak 2019 masyarakat menanti kepastian ini. Ini bukan sekadar pembangunan jaringan listrik, tetapi simbol kemajuan daerah. Semoga dengan listrik 150 kV ini, Pesawaran makin berkembang,” ujar Salah satu tokoh masyarakat Desa Wates.

Kepala Desa Wates, Andes Irawan, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal mengawal proses ini dengan mengedepankan keterbukaan dan komunikasi aktif dengan warga. Ia memastikan tidak ada paksaan ataupun tekanan dalam proses pembebasan lahan.

“Kami dari pemerintah desa mendukung penuh program strategis nasional ini, karena manfaatnya nyata bagi masyarakat. Semua proses dilakukan secara terbuka — mulai dari sosialisasi, pendataan, hingga administrasi. Masyarakat kami sepenuhnya tahu dan menyetujui setiap tahapan,” tegas Andes.

Andes juga menambahkan, keberadaan jaringan listrik 150 kV diharapkan membawa dampak langsung terhadap kemajuan ekonomi desa, terutama dalam peningkatan produktivitas usaha kecil dan pariwisata.

Baca Juga :  LSM Trinusa dan WN88 Desak Pengusutan Pengolahan Limbah Emas Ilegal di Desa Bunut Pesawaran, Pelaporan dan Aksi Unjuk Rasa akan digelar

“Dengan pasokan listrik yang stabil, masyarakat bisa mengembangkan usaha tanpa terkendala energi. Kami yakin ini akan membuka peluang baru, termasuk menarik investor di sektor pertanian dan wisata,” lanjutnya.

Sementara itu, Manganjur menilai keberhasilan penyelesaian tahap administrasi ini merupakan hasil sinergi antara PLN, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Ia berharap dukungan tersebut terus terjaga agar pembangunan berjalan sesuai jadwal.

“Ini hasil kerja sama semua pihak. Kami berterima kasih atas dukungan warga dan aparat desa. Setelah ini, tim akan fokus pada proses teknis pembangunan,” tutupnya.

Dengan terealisasinya proyek jaringan listrik 150 kV ini, Kabupaten Pesawaran diharapkan mampu meningkatkan stabilitas pasokan listrik, memperkuat sektor industri, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

(Team)

Berita Terkait

Kehadiran SPPG Tanjung Kerta, Diharapkan Bermanfaat untuk Pendidikan dan Gizi Anak
Masyarakat Adat Lampung Pepadun Desak Polres Segera Tangkap Pemilik Akun Mu’allim Taher
Kecelakaan Kerja di Way Harong Pesawaran, Proyek Lampu Jalan Diduga Tanpa Izin PLN
LSM PAGAR Lampung Soroti Pengelolaan Anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun 2025: Diduga Boros, Mark-Up, dan Ada Belanja Umroh Rp3,57 Miliar
LSM PENJARA INDONESIA TANGGAPI PERNYATAAN WAKIL KETUA I DPRD PESAWARAN TERKAIT PERBAIKAN GEDUNG DPRD
Polda Lampung Berhasil Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran, Potensi Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar
Warga Dusun Lubuk Tanoh Keluhkan Jalan Tak Pernah Tersentuh Pembangunan Sejak Zaman Kemerdekaan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Ajang Pembinaan Atlet dan Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 23:22 WIB

Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Klarifikasi Pemberitaan Sepihak – Tidak Ada Bukti Aktivitas Terlarang, Tes Urine Negatif

Kamis, 23 April 2026 - 17:46 WIB

Ikrar Zero Halinar, Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu & BPK RI Gelar Exit Meeting

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:46 WIB