Cut Man Desak PUPR Bertindak: “Jangan Biarkan Uang Rakyat 5,2 M Digarap Asal Jadi!”

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 12:31 WIB

50700 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya – Anggota DPRK Nagan Raya dari Fraksi Partai PNA, Cut Man, kembali bersuara lantang terkait dugaan ketidaksesuaian pekerjaan pada proyek pembangunan jembatan Kuala Trang Cot Rambong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.

Ia menilai bahwa Dinas PUPR Provinsi Aceh harus segera memberikan penjelasan resmi sekaligus turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat mengenai penyimpangan di lapangan.

Cut Man mengungkapkan bahwa salah satu temuan paling mencengangkan adalah dugaan pemotongan tiang yang seharusnya dipasang penuh sesuai spesifikasi kontrak. Bahkan, informasi warga menyebutkan sebagian tiang pasak bumi justru diisi dengan tanah.

Baca Juga :  DPD PBN Aceh Kecam Keras Dugaan ASN Kumpul Kebo dan Pesta Miras di Mess Kejari Aceh Utara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini bukan uang pribadi, ini uang rakyat. Nilai proyek 5,2 miliar rupiah, tapi dikerjakan seperti main-main. Dinas terkait jangan diam,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum segera memanggil pihak kontraktor pelaksana dari perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut. Menurutnya, setiap pekerjaan infrastruktur harus memenuhi standar kualitas karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan masa depan pembangunan daerah.

Baca Juga :  PPA Hadir di Tengah Bencana, Fokus Selamatkan Pendidikan Anak-anak Aceh Tamiang

Kita tidak ingin jembatan yang dibangun hari ini bermasalah di kemudian hari. Pihak berwenang harus bertindak cepat,” ujar Cut Man.

Sebagai wakil rakyat, Cut Man menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam dan akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Ia berharap Pemerintah Aceh memastikan seluruh pekerjaan infrastruktur di Nagan Raya berjalan profesional, transparan, dan sesuai aturan.

Nagan Raya harus maju Pembangunan harus benar, bukan asal selesai. Kita ingin hasil yang kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.[]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:56 WIB

RIBUAN PELARI DITARGETKAN RAMAIKAN RIAU BHAYANGKARA RUN 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:17 WIB

WUJUDKAN POLRI PRESISI, POLSEK KAWASAN PELABUHAN BANTU PETANI LEWAT PROGRAM ‘POLISI CINTA PETANI’

Senin, 11 Mei 2026 - 17:31 WIB

KAPOLRES PERHATIAN RAJA PIMPIN TANAM JAGUNG PIPIL, LIBATKAN BPP DAN KADES HANGTUAH 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:21 WIB

KOMISI IX DPR RI DAN BBPOM PEKANBARU GELAR KIE KOSMETIK AMAN DI DESA SENDAYAN KAMPAR UTARA 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:32 WIB

AFRESIASI KALAPAS HUMANIS, DATUK SERI AFRIZAL CIK TITIP PESAN ADAT KE WBP SELATPANJANG 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:29 WIB

Lapas Kupang Gelar Razia Blok Hunian Gandeng TNI Polri dan BNN, Hasilnya Bersih Tanpa Barang Terlarang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:00 WIB

KAPOLDA RIAU PIMPIN UNGKAP PERUSAKAN MANGROVE, 100 TON ARANG ILEGAL TUJUAN MALAYSIA DIGAGALKAN 

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Berita Terbaru