Dua Kecamatan di Pidie Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Perdamaian Jadi Fokus Utama

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 12:05 WIB

50900 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie – Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di dua kecamatan Geumpang–Mane, Kabupaten Pidie, pada Rabu 19 November 2025. Acara ini mempertemukan unsur Muspika, anggota KPA, para Keuchik, Mukim, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para pemuda dalam satu momentum besar untuk memperkuat persatuan dan merawat perdamaian dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog kebangsaan yang meneguhkan tekad menuju Tapuga Pidie, Aceh Meusyehu, dan Indonesia yang maju.

Silaturahmi ini digelar sebagai upaya memperkokoh harmoni sosial di tengah dinamika masyarakat. Melalui kegiatan ini, seluruh elemen masyarakat sepakat untuk bahu-membahu menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peserta yang hadir menilai bahwa persatuan merupakan fondasi terpenting bagi pembangunan Aceh pasca perdamaian yang telah berjalan selama dua dekade. Keterlibatan seluruh komponen masyarakat diharapkan dapat mencegah potensi konflik sekaligus menyatukan langkah menuju masa depan Aceh yang lebih bermartabat.

Baca Juga :  Camat Kembang Tanjong Semangat Damai Memberikan materi dalam Tapuga Pidie Merawat Damai, Menyatukan Langkah Menuju Aceh Meucuhu

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Danramil 17/Geumpang Kapt.Czi.M.Juhri, Iptu Mustafa (Kapolsek Mane), AKP Asnawi (Kapolsek Geumpang), Mahdi ST (Camat Geumpang), Muktar (Camat Mane), Baktiar selaku petinggi KPA Geumpang, serta Muhammad Yusri atau Amat Tong sebagai tokoh KPA Pidie.

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan KPA tetap terpelihara dengan baik di wilayah tersebut.

Dalam penyampaiannya, Baktiar menegaskan komitmen KPA Gempang untuk terus merawat damai dan mengawal seluruh program pembangunan pemerintah, baik presiden, gubernur, maupun bupati. Ia menekankan bahwa KPA tidak dapat bekerja sendiri tanpa keseriusan TNI/Polri dan pemerintah.

Baktiar juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat segera merapikan butir-butir kesepakatan damai demi terwujudnya cita-cita perdamaian abadi di Tanah Serambi Mekkah.

Baca Juga :  H.T. Ibrahim Serap Aspirasi Masyarakat di Banda Aceh

Sementara itu, Muhammad Yusri atau Amat Tong mengapresiasi kondisi Geumpang–Mane yang dinilainya sebagai contoh daerah yang damai, terbuka, dan rukun. Ia menegaskan bahwa selama 20 tahun pasca damai, KPA selalu menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif.

Menurutnya, biaya perang sangat mahal, namun merawat damai jauh lebih mahal karena membutuhkan kesadaran, pengorbanan, dan komitmen bersama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga alam, menjaga damai, dan mendukung setiap program pemerintah demi kebaikan bersama.

Menutup kegiatan, seluruh peserta menyatakan komitmen bersama: menjaga persatuan, meneguhkan nilai-nilai kebangsaan, memperkuat hubungan antar-elemen masyarakat, serta memastikan stabilitas sosial tetap terpelihara di Pidie, khususnya Geumpang dan Mane.

Silaturahmi Kebangsaan ini diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk membentuk generasi emas Geumpang–Mane yang lebih baik, berkarakter, dan siap membawa Aceh menuju masa depan yang damai dan sejahtera.[]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:02 WIB

Asal Jadi, Proyek Pencucian Drainase Rp 50 Juta di Batu Bara Diduga Bakal Sia-Sia

Minggu, 13 September 2026 - 11:07 WIB

Patroli Gabungan Polres Batu Bara Bersama Polsek Medang Deras Amankan Remaja dan 4 Sepeda Motor Diduga untuk Balap Liar

Sabtu, 12 September 2026 - 10:18 WIB

Unit Reskrim Polsek Talawi Amankan Pelaku Pencurian Sepeda Motor Dalam Waktu Singkat

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

Dekat Dengan Warga, Kasat Narkoba Polres Batu Bara AKP Arifin Purba Gelar Jumat Curhat dan Bagikan Bantuan Kepada Masyarakat di Desa Antara

Jumat, 11 September 2026 - 16:06 WIB

Wujut Kepedulian dan Dukungan, Ketua MPC PP Kabupaten Batu Bara Sudarman Bantu Ibu Zahara Korban Kebakaran

Rabu, 9 September 2026 - 23:53 WIB

Anggota DPRD Batu Bara Sudarman Bersama Bupati Batu Bara Tinjau Langsung Banjir di Gambus Laut

Rabu, 9 September 2026 - 23:37 WIB

Perkuat Koordinasi, Bupati Batu Bara Silaturahmi Dengan Jajaran PT Inalum

Rabu, 9 September 2026 - 11:11 WIB

Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Kembali Salurkan Hasil Panen Jagung Ke Bulog Asahan

Berita Terbaru

LAMPUNG

Gubernur Mirza Lepas Ribuan Peserta Siger Run 2026

Senin, 14 Sep 2026 - 05:43 WIB