LSM SIMULASI Soroti Dugaan Korupsi Pengelolaan Anggaran di MTsN 1 dan MTsN 2 Pesawaran, Ancam Aksi Unjuk Rasa

hayat

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 15:52 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Serikat Masyarakat Lampung Anti Korupsi (SIMULASI) Provinsi Lampung menyoroti dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan anggaran di dua Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kabupaten Pesawaran, yaitu MTsN 1 dan MTsN 2. LSM ini menyebut pengelolaan dana yang mencapai miliaran rupiah berpotensi kuat terindikasi korupsi yang dilakukan secara masif dan terstruktur oleh pihak sekolah.

Berdasarkan data petikan anggaran yang dihimpun SIMULASI, pada tahun 2024, MTsN 1 Pesawaran mengelola anggaran sebesar Rp 1.411.960.000. Anggaran ini kemudian meningkat signifikan pada tahun 2025 menjadi Rp 1.631.760.000.

Sementara itu, MTsN 2 Kabupaten Pesawaran disebut mengelola dana sebesar Rp 1.290.141.000 di tahun 2024. Untuk tahun 2025, anggarannya naik menjadi Rp 1.308.341.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Buka Bersama dan Silaturahmi Lembaga Adat Saibatin Makhga Way Lima Hasilkan Kepengurusan Baru

“Besarnya anggaran yang dikelola kedua sekolah ini, disertai dengan pola yang mencurigakan, kami nilai memiliki potensi sangat besar untuk terjadinya penyimpangan. Kami menduga kuat telah terjadi indikasi korupsi yang masif dan terstruktur di dalam pengelolaannya,” kata juru bicara SIMULASI dalam rilis yang diterima media, Jum’at (28 November 2025).

Menanggapi temuan ini, SIMULASI telah melayangkan surat permohonan penyelidikan kepada pihak berwenang. Sebagai bentuk tekanan, LSM ini mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Sebelumnya kami sudah melayangkan surat. Sebagai tindak lanjut, minggu depan kami akan menjadwalkan aksi unjuk rasa di dua lokasi, yaitu Kantor Kementerian Agama Provinsi Lampung dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Lampung,” tegas pernyataan tersebut.

Baca Juga :  Puluhan Siswa SMA N 1 Seunagan Mengikuti Sosialisasi Safety Riding.

Dalam aksinya nanti, SIMULASI akan menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mendesak agar Kepala Sekolah MTsN 1 dan MTsN 2 Kabupaten Pesawaran segera diberhentikan dari jabatannya. Kedua, mendesak aparat penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Lampung, untuk segera melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan korupsi yang dilaporkan.

“Kami mendesak pimpinan Kemenag Provinsi Lampung untuk mengambil tindakan tegas dengan memecat para kepala sekolah yang terlibat. Secara paralel, kami juga mendesak Kejaksaan Tinggi Lampung untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi ini. Anggaran pendidikan adalah dana suci untuk masa depan anak bangsa, bukan untuk dikorupsi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak MTsN 1 dan MTsN 2 Pesawaran serta Kementerian Agama Provinsi Lampung belum memberikan tanggapan resmi.

(Hayat)

Berita Terkait

Anggota Sat Samapta Polres Pesawaran Amankan ODGJ di Desa Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan
LSM PKPN Provinsi Lampung Soroti Kinerja Kepala MAN 1 Kedondong: Tidak Ada Transparansi Pengelolaan Anggaran DIPA dan BOM AKSI UNJUK RASA SIAP DIGELAR
Idul Adha 1447 H, Bupati Nanda Indira Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Berkurban
Kehadiran SPPG Tanjung Kerta, Diharapkan Bermanfaat untuk Pendidikan dan Gizi Anak
Masyarakat Adat Lampung Pepadun Desak Polres Segera Tangkap Pemilik Akun Mu’allim Taher
Kecelakaan Kerja di Way Harong Pesawaran, Proyek Lampu Jalan Diduga Tanpa Izin PLN
LSM PAGAR Lampung Soroti Pengelolaan Anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun 2025: Diduga Boros, Mark-Up, dan Ada Belanja Umroh Rp3,57 Miliar
LSM PENJARA INDONESIA TANGGAPI PERNYATAAN WAKIL KETUA I DPRD PESAWARAN TERKAIT PERBAIKAN GEDUNG DPRD

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Ketua DPRK Aceh Tenggara Apresiasi Raihan Opini WTP, Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00 WIB

​Pertahankan Tren Positif, Pemkab Aceh Tenggara Kembali Raih Opini WTP atas LKPD TA 2025

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:15 WIB

Kanit Narkoba Aceh Tenggara Tidak Tau Malam & Hujan demi Pelan-pelan Memberantas Narkoba

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:03 WIB

MTSN 1 Kutacane Gelar Beragam Perlombaan Menjelang Pembagian Rapor

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:53 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:54 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:38 WIB

Usai Tuntaskan Misi Perdamaian PBB di Lebanon, Puluhan Prajurit Yonif 114/SM Tiba di Aceh Tenggara

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:11 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Pertanyakan Integritas Pelapor, Jika Benar Mengapa Tidak Tempuh Jalur Resmi Sejak Awal

Berita Terbaru