Mendesak Kementerian ESDM dan Satgas PKH Melakukan Investigasi Dugaan Manipulasi Dokumen PT. Harum Sukses Mining

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 14:52 WIB

50164 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Koordinator Perkumpulan Aktivis Maluku Utara dan Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Indonesian Anti Corruption Network (IACN), Yohanes Masudede menyoroti dugaan manipulasi dokumen dalam penerbitan RKAB PT. Harum Sukses Mining 2024-2026 yang melibatkan oknum-oknum inspektur Tambang.

Yohanes Masudede mengatakan dugaan manipulasi dokumen RKAB diduga untuk kepentingan penjualan saham PT. HSM oleh Direktur Rudiyanto Limantara kepada Direktur Utama CNGR, Liao Hengxing.

“Karena apabila suatu perusahaan tambang telah memiki RKAB yang berlaku tiga tahun maka penjualan saham pun akan menjadi mahal.” tutur Yohanes di Jakarta, Rabu (24/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi dihimpun, PT. CNGR yang melakukan akuisisi secara penuh dilakukan pada akhir 2025 dan diduga ada keterlibatan inspektur tambang dalam proses akuisisi tersebut.

Penjualan saham PT. HSM dilakukan oleh Direktur Rudiyanto Limantara kepada PT. CNGR di tahun 2024-2025 yang ditaksir kurang lebih 60 persen saham yang diperjual belikan.

Baca Juga :  Partai Golkar Serahkan SK Rekomendasi Kepada Pasangan Said Sani-Saini Untuk Maju Sebagai Calon Bupati Dan Calon Wakil Bupati Gayo Lues

Peran inspektur tambang yang diduga juga memanipulasi beberapa dokumen yang menjadi syarat penerbitan RKAB 2024-2026 yaitu data eksplorasi yang diduga fiktif, rancangan anggaran biaya, dokumen analisis jaminan reklamasi pasca tambang, pengajuan AMDAL eksplorasi yang tidak berkesesuaian dan dokumen IPPKH yang diduga bermasalah. Bahkan diduga juga menerima sejumlah uang untuk meloloskan dokumen feasibility study (FS) pada tahun 2024, tegas Yohanes.

Atas dugaan pemalsuan dokumen yang dibuat maka terbitlah RKAB sebesar 5.900.000 metrik ton dengan luas konsesi 950 hektare di atas IPPKH/PPKH sebesar 500 hektare. Dalam dokumen tersebut ditemukan ketidakbersesuaian dengan mekanisme penerbitan RKAB diduga kuat terjadi manipulatif yang luar biasa karena di dilakukan oleh oknum-oknum yang seharusnya menegakan kaidah-kaidah hukum yang baik dalam pertambangan.

Baca Juga :  Jalankan Arahan Jenderal Dudung, KOPVITNAS Bangun Struktur Hingga Daerah & Kejar 1.200 Data OBVITNAS

Yohanes Masudede menyerukan dan mendesak satgas PKH dan Kementerian ESDM untuk melakukan investigasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam manipulasi dokumen RKAB demi kepentingan akuisisi saham antara PT. CNGR kepada PT. HSM tersebut.

Yohanes Masudede menerangkan sudah mengantongi beberapa dokumen tersebut sebagai bukti bila mana ada laporan dalam proses akuisisi saham dan penerbitan dokumen RKAB tersebut, kami mengedus ada aroma suap menyuap yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Oleh sebab itu, pihak-pihak yang terkoneksi dengan inspektur tambang dalam hal ini adalah kepala teknik tambang (KTT) karena dalam Permen ESDM KTT merupakan perwakilan negara untuk melaksanakan teknik dan kaidah pertambangan sehingga KTT juga diduga kuat terlibat dalam manipulasi dokumen RKAB 2024-2026.

Berita Terkait

Inalum Buka Program Magang 2026, Ajak Talenta Muda Belajar Langsung di Industri Strategis Nasional
Inalum Dorong Jurnalisme Lingkungan melalui IN-Journal Chapter II, Hadirkan 65 Karya Bertema Konservasi
Presiden GANTARA Menyampaikan Ucapan Selamat Dan Sukses Dilantiknya Kepada Dr Sudaryono B. Eng. M.M MBA Sebagai Kepala BGN
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan ormas Golkar!
Aktivis Nasional Nilai Pencekalan Eks Jampidsus 20 Hari Sudah Tepat dan Sesuai Prosedur, : Jangan Digiring Menjadi Polemik Baru
Jaksa Agung Perintahkan Penghentian Pengumpulan Data MBG : Jika Oknum Polri yang Masalah Maka Siapa yang Akan Proses Hukum
Pansus DPRD Pringsewu Konsultasi ke Kemendagri, Cari Formula Terbaik Perubahan Struktur OPD yang Efisien
Presiden GANTARA Sandi Febri Wijaya Sampaikan Ucapan Menyentuh di Hari Koperasi Nasional ke-79: “Koperasi Adalah Rumah Gotong Royong Melawan Pengangguran”

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru

BATU BARA

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan Bersama Inalum

Selasa, 28 Jul 2026 - 08:01 WIB