PW GPA DKI : Kebijakan Kakorlantas Patut Di Acungi Jempol Berani dan Berhasil Menghapus “Tot Tot Wuk Wuk” di Jalanan

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 20:04 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Oktober 2025 — Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Dedi Siregar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri atas kebijakan progresif dan tegas dalam menghapus budaya “Tot Tot Wuk Wuk” — istilah yang mewakili kebiasaan membunyikan klakson secara tidak tertib, ugal-ugalan, dan arogan di jalan raya sudah tidak terdengar dan tidak terlihat lagi di jalan raya

Kami menyampaikan rasa hormat setinggi-tingginya kepada Kakorlantas Polri atas keberhasilan menerapkan kebijakan progresif yang menekan — bahkan nyaris menghapus — budaya “Tot Tot Wuk Wuk” di jalanan Indonesia.

Istilah “Tot Tot Wuk Wuk” yang selama ini merepresentasikan perilaku pengendara yang sembarangan membunyikan klakson, berkendara ugal-ugalan, dan menunjukkan arogansi di ruang publik, kini mulai menghilang dari jalan-jalan besar maupun kecil. Bukan hanya karena penindakan, tetapi karena adanya perubahan kesadaran bersama yang didorong oleh edukasi dan penegakan hukum yang konsisten.

Baca Juga :  Tampil Memukau, Bharada Rian Gandik Berhasil Menjuarai Laga Kejuaraan Adu Jotos X IBCA MMA Tangerang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan Kakorlantas Polri ini bukan sekadar soal lalu lintas, tapi mencerminkan upaya serius Polri — khususnya Korlantas — dalam membangun budaya tertib, santun, dan saling menghormati di ruang publik. Dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan teknologi pemantauan modern, Kakorlantas berhasil membawa perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tak sedikit warga yang menyebut, kini perjalanan terasa lebih tenang. Tidak lagi terganggu oleh suara klakson yang tak pada tempatnya atau pengendara yang merasa jalanan miliknya sendiri. Langkah ini patut dijadikan contoh: bahwa kebijakan yang tegas, berpihak pada kepentingan umum, dan dijalankan dengan hati, akan mendapat dukungan luas dari publik.

” Dua pekan setelah Kakorlantas Polri Irjen. Agus Suryonugroho menyampaikan larangan pengawalan menggunakan sirene di jalan raya. Kini bunyi-bunyi sirene bersuara tot-tot wuk-wuk itu menghilang dari peredaran jalan, Kami angkat topi untuk Kakorlantas. untuk setiap langkah kecil yang membawa perubahan besar.

Baca Juga :  LSM Triga Nusantara Desak Penindakan Dugaan Korupsi Rp18,9 Miliar di Tubuh BPKH: “Ini Pengkhianatan terhadap Dana Umat!”

Kami mengapresiasi Stategi Kakorlantas melakukan pendekatan edukatif, penegakan hukum yang konsisten, dan penggunaaan teknologi pemantauan lalu lintas yang semakin canggih, kami yakin dengan kebijalan dan strategi Kakorlantas Indonesia akan menuju peradaban lalu lintas yang lebih tertib dan beretika.

Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, komunitas otomotif, pengemudi ojek daring, serta pelaku transportasi publik untuk mendukung penuh inisiatif ini. Perubahan harus dimulai dari kesadaran bersama, bahwa jalan raya adalah ruang publik yang wajib dijaga kenyamanannya untuk semua.
Sekali lagi, kami mengapresiasi langkah Kakorlantas sebagai bentuk nyata transformasi pelayanan Polri yang makin humanis dan modern.

Salam Hormat,
Pimpinan Wilayah
Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta

Ketua Dedi Siregar

Berita Terkait

Pemkab Pringsewu Usulkan Mocaf Jadi Proyek Strategis Nasional
Bupati Pringsewu Audiensi Dengan Menteri KKP, Bahas Penguatan Sektor Perikanan
Seruan Hentikan MBG Disorot, DPP LIPPI: Itu Ancaman bagi Generasi Emas Indonesia
APRESIASI HARI PERS SEDUNIA: POLRI DINILAI HUMANIS LINDUNGI WARTAWAN SAAT TUGAS LIPUTAN 
Suryadi Djamil: Eksekutif–Legislatif Harus Solid, Hentikan Polemik yang Merusak Citra Aceh
SETELAH 20 TAHUN, UU PPRT DISAHKAN PRABOWO SAAT HARI BURUH DI MONAS
Stop Narasi Hoaks, Kinerja Menko Pangan Zulkifli Hasan Selaras dengan Visi Presiden Prabowo Subianto
MIYA 4D Diduga Lakukan Praktik Penipuan, Pengguna Merugi dan Minta Kominfo Blokir Situs

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:14 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:33 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:58 WIB

Nangkap Maling Masuk Penjara Sidang Prapid di PN Medan, Ahli Hukum Pidana Prof. Dr.Maidin Gultom,SH.M.Hum : Secara Hukum, Kasus Ini Lemah Dan Layak Dihentikan!

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:34 WIB

Polda Sumut Resmi Pecat Kompol DK Melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:28 WIB

Edo Adika Teddy Juara I Kelas Sports Fairing 150 CC Kejuaraan Motoprix Sumut 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 18:12 WIB

Ingin Pendidikan Agama dan Umum Seimbang? Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Buka Pendaftaran 2026/2027

Kamis, 30 April 2026 - 19:33 WIB

Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62

Minggu, 26 April 2026 - 17:21 WIB

Ungkap Kasus Curas di Desa Sei Tampang, Dua Pria Diamankan Team Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir.

Berita Terbaru