Waspadaindonesia.com | PIDIE JAYA – Partai Perjuangan Aceh (PPA) menggandeng Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) membuka posko kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir di Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Posko ini didukung tim medis profesional serta tenaga kesehatan dari UUI guna memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat di tengah kondisi darurat pascabencana. Posko kesehatan tersebut beroperasi selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Januari 2026 dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Terlihat banyak warga yang datang dan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.
Peresmian posko kesehatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Kabupaten Pidie Jaya, di antaranya Wakil Bupati Pidie Jaya, unsur Muspika Kecamatan Meurah Dua, keuchik, serta aparat gampong setempat yang menjadi dukungan pemerintah daerah terhadap upaya penanganan kemanusiaan pascabencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum PPA Prof Adjunct Dr Marniati MKes dalam sambutannya menyampaikan empati dan duka mendalam kepada masyarakat Pidie Jaya yang telah terdampak banjir selama lebih dari 45 hari. Marniati menegaskan bahwa kehadiran PPA merupakan wujud kepedulian nyata sekaligus komitmen untuk mendampingi masyarakat di masa sulit.
“PPA hadir untuk memastikan masyarakat tidak berjalan sendiri menghadapi bencana. Kami ingin membantu meringankan beban warga, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga pendidikan serta pemulihan psikososial,” ujar Marniati. Selain posko kesehatan gratis, PPA bersama UUI juga membuka posko pendidikan Sekolah Gembira, layanan trauma healing bagi anak-anak dan keluarga terdampak, serta bimbingan belajar bagi siswa kelas XII yang terdampak banjir.
Posko kesehatan PPA dan UUI memberikan layanan pemeriksaan umum, pengobatan dasar, serta edukasi pencegahan penyakit yang kerap muncul pascabencana akibat kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. Marniati juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, di antaranya rombongan Mushalla Malaysia, Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI), serta organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM).
Dukungan para donatur dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan layanan kesehatan dan pendampingan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Ia turut mengapresiasi peran pemerintah, relawan, dan seluruh pihak yang telah bahu-membahu membantu penanganan banjir di Pidie Jaya.
Lebih lanjut, PPA menekankan pentingnya proses rekonstruksi pascabencana yang lebih aman dan berkualitas, termasuk pembangunan fasilitas kesehatan, sekolah dan perumahan yang tangguh terhadap bencana.
PPA menegaskan komitmennya untuk terus berjalan bersama masyarakat serta siap bersinergi dengan pemerintah demi pemulihan Aceh yang adil dan berkelanjutan.[Redaksi]


































