Jakarta – Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu Raya Jakarta (HIMLAB Raya Jakarta) menggelar kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Kabupaten Labuhanbatu Selatan sebagai bentuk ruang diskusi publik dalam melihat capaian pembangunan daerah sekaligus memberikan dorongan terhadap penguatan arah pembangunan ke depan.
Kegiatan refleksi ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menilai sejauh mana program-program pemerintah daerah telah berjalan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Labuhanbatu Selatan. HIMLAB Raya Jakarta memandang bahwa satu tahun masa kepemimpinan merupakan waktu yang cukup untuk melihat fondasi awal dari arah kebijakan pembangunan daerah.
Ketua Umum HIMLAB Raya Jakarta, M. Iqbal Husein, menyampaikan bahwa refleksi ini bukan semata-mata bentuk evaluasi, melainkan juga upaya konstruktif untuk mendukung pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan yang berkelanjutan.
“Sebagai mahasiswa yang berasal dari Labuhanbatu Raya, kami memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal pembangunan daerah. Refleksi ini kami hadirkan sebagai ruang dialog yang objektif, sekaligus bentuk dukungan terhadap berbagai capaian pembangunan yang telah dirasakan masyarakat,” ujar Iqbal.
Ia menambahkan bahwa dalam satu tahun terakhir, terdapat sejumlah capaian pembangunan yang dapat dilihat secara nyata oleh masyarakat. Beberapa di antaranya menjadi indikator bahwa pembangunan di Labuhanbatu Selatan terus bergerak ke arah yang lebih baik.
Berikut beberapa poin capaian pembangunan yang menjadi sorotan dalam refleksi HIMLAB Raya Jakarta:
1. Pembangunan 134 titik jalan dengan total panjang 18.713,52 meter.
2. Pembangunan 4 titik jembatan dengan total panjang 289,65 meter.
3. Pengerasan jalan desa sepanjang 3.527 meter untuk memperkuat aksesibilitas masyarakat.
4. Pemasangan 253 titik lampu jalan guna meningkatkan keamanan dan mobilitas masyarakat.
5. Pembangunan 66 unit rumah ibadah sebagai bentuk perhatian terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
6. Pembangunan 39 unit fasilitas sekolah guna meningkatkan kualitas sarana pendidikan.
7. Pemberian 800 beasiswa untuk siswa SD dan SMP serta 84 beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.
8. Sebanyak 58.821 masyarakat memperoleh layanan BPJS Kesehatan gratis, sebagai bentuk komitmen terhadap akses kesehatan.
9. Pemberian 2.251 paket makanan bergizi bagi anak stunting dan ibu hamil dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
10. Upaya penguatan ekonomi melalui fasilitasi 72 pelaku UMKM serta pengembangan SBBK sebagai pusat kegiatan olahraga, seni, dan UMKM.
Selain itu, capaian lain juga terlihat dari indikator makro pembangunan daerah, di antaranya tingkat pengangguran terbuka yang menurun hingga 3,19 persen serta persentase penduduk miskin yang berhasil ditekan hingga 6,8 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
HIMLAB Raya Jakarta menilai capaian tersebut merupakan langkah awal yang positif dalam membangun Labuhanbatu Selatan yang lebih maju. Namun demikian, organisasi mahasiswa ini juga mendorong agar pemerintah daerah terus memperkuat konsistensi pembangunan, khususnya dalam sektor ekonomi masyarakat, pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia.
“Kami berharap ke depan pembangunan di Labuhanbatu Selatan dapat semakin inklusif, merata, dan berkelanjutan. Mahasiswa tentu siap menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah daerah demi kemajuan daerah,” tutup Iqbal.
Melalui kegiatan refleksi ini, HIMLAB Raya Jakarta berharap lahirnya gagasan dan rekomendasi yang konstruktif guna mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu Selatan. (RED)



































