Pemkab Nagan Raya Gelar Rakor Pembinaan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Tahap I Tahun 2026

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 19:45 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Tahap I Tingkat Kabupaten Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Sasana Praja, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (22/4/2026).

Rakor yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Perempuan (DPMGP4) tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Nagan Raya, Ny. Cut Inda TR Keumangan.

Dalam sambutannya, Ny. Cut Inda TR Keumangan menegaskan bahwa stunting merupakan tantangan besar yang harus dihadapi dengan strategi yang tepat dan terukur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oleh karena itu, diperlukan penguatan komitmen bersama melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting),” ujar Ny. Cut Inda.

“Gerakan ini bukanlah program biasa, melainkan manifestasi semangat gotong royong lintas sektor antara pemerintah, swasta, individu, hingga akademisi untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa Genting merupakan gerakan mandiri yang bersumber dari kepedulian para mitra atau orang tua asuh, bukan berasal dari APBN maupun APBD.

Baca Juga :  Minim Pengawasan? Proyek Jalan Dana Desa Rp36 Juta di Batujajar Timur Cepat Rusak, Pemdes Bungkam

“Ini adalah bukti nyata bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ny. Cut Inda menyampaikan sejumlah poin penting dalam pelaksanaan Genting. Pertama, fokus intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia 59 bulan.

“Intervensi harus terkonsentrasi sejak masa kehamilan hingga anak berusia di bawah dua tahun agar hasilnya optimal,” jelasnya.

“Kedua, penentuan sasaran yang tepat dengan memprioritaskan keluarga berisiko stunting (KRS), seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi di bawah dua tahun (baduta) usia 0–23 bulan agar mendapatkan pendampingan berkelanjutan,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan poin ketiga, yaitu intervensi nutrisi dan lingkungan, dengan mengutamakan pemberian makanan bergizi.

“Khususnya protein hewani, serta memastikan lingkungan yang sehat, ketersediaan air bersih, sanitasi layak, dan edukasi pengasuhan bagi orang tua,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Ny. Cut Inda meminta seluruh kader, khususnya Tim Pendamping Keluarga (TPK), untuk aktif melakukan verifikasi dan validasi data di lapangan agar bantuan tepat sasaran.

Baca Juga :  Gerak Cepat: Brimob Polda Aceh Ungkap 25 Hektare Ladang Ganja, Sita 180 Ton Barang Bukti di Nagan Raya

“Kader juga harus memastikan bantuan nutrisi diterima langsung oleh sasaran serta melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan berat dan tinggi badan anak melalui aplikasi pendukung yang telah disediakan,” katanya.

Ia turut mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dan berharap kegiatan tersebut berjalan lancar serta memberikan dampak nyata dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Nagan Raya.

Sementara itu, Kepala DPMGP4 Kabupaten Nagan Raya, Said Mudhar, M.Pd., M.M., menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan Rakor Genting adalah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.

“Melalui gerakan Genting ini, kami berharap dapat mencegah sekaligus menurunkan angka stunting demi mewujudkan generasi emas Kabupaten Nagan Raya di masa mendatang,” sebut Said Mudhar.

“Mekanisme kerja orang tua asuh akan didampingi oleh tim pendamping keluarga (tpk), kader dashat (dapur sehat atasi stunting), serta tenaga gizi dari puskesmas,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), para camat, Kepala UPTD Puskesmas, Koordinator Balai KB se-Kabupaten Nagan Raya, serta undangan lainnya. [*]

Berita Terkait

Pelantikan Pengurus Forsase Periode 2026–2029 dan Festival Perkolong-kolong Forsase Mencari Bakat Dihadiri Wakil Bupati Karo
Brimob Aceh dan Dayah Nurul Ikhwah Bersinergi Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta NKRI
Bupati Karo Sambangi Warga Kec. Kutabuluh Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan, layanan Dukcapil, Layanan Dinas Sosial
Suara Petani dari Aceh Menggema, DPD TMI Nagan Raya Dukung Don Muzakir Jadi Wamentan
GENCARKAN Hadir di Nagan Raya, BSI, OJK, dan FKIJK Bekali ASN Kelola Keuangan Secara Cerdas
Bupati Karo Temui Menteri Koperasi Bahas Modernisasi Ekosistem Komoditas Lokal dan Pertanian Hortikultura
Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Kemenag Nagan Raya Teguhkan Komitmen Wujudkan Madrasah Ramah Anak
DPD Tani Merdeka Indonesia Nagan Raya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Dr. Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB