Pemkab Nagan Raya Gelar Rakor Pembinaan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Tahap I Tahun 2026

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 19:45 WIB

50111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Tahap I Tingkat Kabupaten Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Sasana Praja, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (22/4/2026).

Rakor yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Perempuan (DPMGP4) tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Nagan Raya, Ny. Cut Inda TR Keumangan.

Dalam sambutannya, Ny. Cut Inda TR Keumangan menegaskan bahwa stunting merupakan tantangan besar yang harus dihadapi dengan strategi yang tepat dan terukur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oleh karena itu, diperlukan penguatan komitmen bersama melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting),” ujar Ny. Cut Inda.

“Gerakan ini bukanlah program biasa, melainkan manifestasi semangat gotong royong lintas sektor antara pemerintah, swasta, individu, hingga akademisi untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa Genting merupakan gerakan mandiri yang bersumber dari kepedulian para mitra atau orang tua asuh, bukan berasal dari APBN maupun APBD.

Baca Juga :  Ketua KIP Nagan Raya Terima Kedatangan Anggota RAPI 

“Ini adalah bukti nyata bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ny. Cut Inda menyampaikan sejumlah poin penting dalam pelaksanaan Genting. Pertama, fokus intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia 59 bulan.

“Intervensi harus terkonsentrasi sejak masa kehamilan hingga anak berusia di bawah dua tahun agar hasilnya optimal,” jelasnya.

“Kedua, penentuan sasaran yang tepat dengan memprioritaskan keluarga berisiko stunting (KRS), seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi di bawah dua tahun (baduta) usia 0–23 bulan agar mendapatkan pendampingan berkelanjutan,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan poin ketiga, yaitu intervensi nutrisi dan lingkungan, dengan mengutamakan pemberian makanan bergizi.

“Khususnya protein hewani, serta memastikan lingkungan yang sehat, ketersediaan air bersih, sanitasi layak, dan edukasi pengasuhan bagi orang tua,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Ny. Cut Inda meminta seluruh kader, khususnya Tim Pendamping Keluarga (TPK), untuk aktif melakukan verifikasi dan validasi data di lapangan agar bantuan tepat sasaran.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas, Kapolsek Seunagan Timur Gelar Silaturahmi Bersama Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat

“Kader juga harus memastikan bantuan nutrisi diterima langsung oleh sasaran serta melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan berat dan tinggi badan anak melalui aplikasi pendukung yang telah disediakan,” katanya.

Ia turut mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dan berharap kegiatan tersebut berjalan lancar serta memberikan dampak nyata dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Nagan Raya.

Sementara itu, Kepala DPMGP4 Kabupaten Nagan Raya, Said Mudhar, M.Pd., M.M., menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan Rakor Genting adalah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.

“Melalui gerakan Genting ini, kami berharap dapat mencegah sekaligus menurunkan angka stunting demi mewujudkan generasi emas Kabupaten Nagan Raya di masa mendatang,” sebut Said Mudhar.

“Mekanisme kerja orang tua asuh akan didampingi oleh tim pendamping keluarga (tpk), kader dashat (dapur sehat atasi stunting), serta tenaga gizi dari puskesmas,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), para camat, Kepala UPTD Puskesmas, Koordinator Balai KB se-Kabupaten Nagan Raya, serta undangan lainnya. [*]

Berita Terkait

PEMKAB KARO DAN PEMPROV SUMUT PASTIKAN PENANGANAN SISWI TERDAMPAK MBG
Program MBG di Seunagan Timur Dorong Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Terima Kasih DPR RI ,DPD TMI Nagan Raya Aceh Dukung RUU Reforma Agraria untuk Lindungi Petani
Sertijab Keuchik Blang Baro Rambong Berlangsung Tertib, Saleh Ali Serahkan Amanah kepada Mustafa
Bupati Karo Apresiasi Peran Media dalam Membangun Tanah Karo
PVMBG Kurangi Zona Bahaya Sinabung Jadi 5 Km, Pengungsi Kuta Tengah Dipulangkan
Sinergi Penanganan Bencana, Kapolres Karo Tekankan Kesiapsiagaan Personel di Zona Erupsi
Mengangkat Nama Batu Giok Nagan Raya ke Pentas Dunia, Tugu Giok Diusulkan Berdiri di Keude Seumot

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB