Bersama Kajari Tanggamus, PGE Ulubelu Pertegas Budaya Anti Korupsi dan Tata Kelola Perusahaan yang Bersih

hayat

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:45 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus — Upaya memperkuat budaya integritas dan kepatuhan hukum terus dilakukan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulubelu. Melalui kegiatan Sosialisasi Good Corporate Governance (GCG), Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, dan Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan, PGE Area Ulubelu menghadirkan langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanggamus, Subari Kurniawan S.H.,M.H, sebagai narasumber utama dalam kegiatan yang digelar di Kantor PGE Area Ulubelu, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh Perwira PGE Ulubelu sebagai bentuk penguatan tata kelola perusahaan yang transparan, profesional, dan berintegritas. Dalam pemaparannya, Kajari Tanggamus menegaskan bahwa penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance bukan hanya sekadar formalitas perusahaan, melainkan pondasi utama dalam menjaga kredibilitas dan keberlangsungan usaha.

Menurutnya, setiap insan perusahaan memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas sesuai aturan hukum dan prinsip tata kelola yang baik. Ia juga mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan dan rendahnya kepatuhan terhadap regulasi dapat membuka celah terjadinya pelanggaran hukum, penyalahgunaan kewenangan, hingga tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  SI Jago Merah Mengamuk di Tanggamus, Kebakaran Terus Berulang di Tengah Warga yang Dilanda Duka

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Good Corporate Governance harus dipahami dan diterapkan oleh seluruh insan perusahaan dalam setiap pengambilan keputusan maupun pelaksanaan pekerjaan. Kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip tata kelola yang baik merupakan bagian penting dalam menjaga kredibilitas perusahaan serta mencegah terjadinya pelanggaran hukum,” tegas Subari di hadapan peserta sosialisasi.

Tidak hanya membahas konsep dasar GCG, kegiatan tersebut juga mengulas berbagai persoalan yang kerap menjadi perhatian dalam dunia kerja dan korporasi, mulai dari gratifikasi, benturan kepentingan, penyalahgunaan jabatan, hingga tanggung jawab hukum individu maupun perusahaan. Suasana diskusi berlangsung aktif dan interaktif melalui sesi tanya jawab yang menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap pentingnya budaya integritas di lingkungan kerja.

Sementara itu, General Manager PGE Area Ulubelu, Edy Sudarmadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi transparansi, profesionalisme, dan kepatuhan hukum di seluruh lini perusahaan.

Baca Juga :  Polres Tanggamus Kunjungi Anak Penderita Gangguan Paru-Paru dan Sulit Bicara, Berikan Bantuan Bahan Pok

Ia menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis dan operasional semata, tetapi juga dari bagaimana perusahaan menjalankan seluruh proses kerja secara akuntabel dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap prinsip GCG menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan publik serta mendukung operasional energi panas bumi yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh Perwira PGE Ulubelu memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya GCG dan kepatuhan hukum sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Edy.

Melalui sosialisasi tersebut, PGE Area Ulubelu berharap terciptanya lingkungan kerja yang semakin bersih, profesional, dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan hukum. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia usaha dan aparat penegak hukum dalam membangun budaya anti korupsi serta memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat di Kabupaten Tanggamus.

Berita Terkait

Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes
Polsek Talang Padang Tangkap Satu Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip, Buru Satu Rekannya
Bupati Tanggamus Lantik 78 Pejabat, Tekankan Integritas dan Budaya Kerja “Jalan Lurus”
6 Bulan Buron LH Spesialis Pencuri Ikan Tawar Berhasil Di Ringkus Tim Res Polsek Pugung
SI Jago Merah Mengamuk di Tanggamus, Kebakaran Terus Berulang di Tengah Warga yang Dilanda Duka
Produksi Kopi Tanggamus Meningkat, Petani Penerima Manfaat Terima Santunan Jaminan Sosial

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIB

Brimob Polda Aceh Gelar Bhakti Sosial di Masjid Ar-Rahman dalam Rangka Menyambut HUT Pasukan Pelopor ke-67

Kamis, 10 September 2026 - 00:30 WIB

Cek Kesiapan Personel dan Pelayanan, Kapolres Gayo Lues Sambangi Polsek Blangkejeren Bersama Pejabat Utama Polres

Rabu, 9 September 2026 - 22:38 WIB

Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues

Selasa, 8 September 2026 - 18:11 WIB

Longsor Tutup Jalan Blangkejeren-Kutacane, Ratusan Kendaraan Tertahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:53 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:50 WIB

9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Drama dan Puisi Musikal SMAN Plus Riau Juara di Literasi UIR

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:36 WIB