Wisata 58 di Bengkalis Dinilai Punya Potensi Sejarah dan Alam Mahasiswa Dokumentasikan

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:16 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKALIS-RIAU, waspadaindonesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau berhasil mendokumentasikan sejarah Danau Tasik Serai Timur. Danau yang dikenal warga Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis dengan sebutan Wisata 58 ini menyimpan nilai sejarah dan potensi wisata yang besar, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan dokumentasi dilakukan selama tiga minggu melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam bersama tokoh masyarakat setempat, Bapak Rijan, salah satu tetua kampung.

Sejarah Terbentuk Sejak 1965

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil penelusuran menunjukkan Danau Tasik Serai Timur bukan sekadar danau biasa. Keberadaannya berkaitan erat dengan sejarah pembukaan wilayah desa.

“Dulu daerah ini masih berupa rawa dan hutan. Warga membuka wilayah ini sekitar tahun 1965, dan dari situlah kawasan yang sekarang menjadi danau besar ini mulai terbentuk,” ungkap Bapak Rijan saat ditemui di kediamannya.

Dari Jalur Transportasi ke Objek Wisata

Sebelum menjadi destinasi wisata, danau ini memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat. Danau Tasik Serai menjadi sumber utama mata pencaharian nelayan sekaligus jalur transportasi air yang menghubungkan permukiman dengan wilayah sekitar.

Baca Juga :  Harapan Baru 4.420 Nelayan: KNMP Pertama Riau di Bengkalis 80% Siap Operasi Agustus 2026

Peran itu berlangsung hingga akses jalan darat dibangun secara swadaya oleh warga. Pada tahun 1998, sebagian besar warga mulai beralih profesi menjadi petani kelapa sawit.

Seiring waktu, danau ini semakin dikenal luas dengan nama Wisata 58. Nama tersebut kini menjadi identitas yang melekat pada Desa Tasik Serai Timur.

“Sekarang banyak yang datang ke sini untuk melihat danaunya. Ukurannya besar, jadi memang cocok kalau mau dikembangkan jadi tempat wisata,” tambah Bapak Rijan.

Minim Data, Perlu Publikasi Lebih Luas

Salah satu mahasiswa KKN UIN Suska Riau menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat untuk mendokumentasikan kearifan lokal.

“Kami melihat Danau Wisata 58 ini punya potensi besar untuk dikembangkan, baik dari sisi keindahan alam maupun nilai sejarahnya. Sayangnya, informasi mengenai danau ini masih minim terdokumentasi, sehingga banyak orang di luar desa belum mengenalnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Polsek Pinggir Lakukan Patroli Ke Daerah Sungai Penaso, Rawa Dan Danau Yang Rawan Banjir Sambil Berikan Sembako Dan Sampaikan Pemilu Damai

Selain danau, kawasan ini juga memiliki situs sejarah berupa Makam Lama Pendiri Kampung. Makam yang paling tinggi itu berada tak jauh dari danau dan masih dirawat dengan bersih oleh masyarakat.

Harapan Jadi Destinasi Unggulan

Mahasiswa KKN berharap hasil dokumentasi ini menjadi langkah awal pencatatan resmi sejarah desa. Sekaligus mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mengembangkan Danau Tasik Serai Timur sebagai destinasi unggulan Kabupaten Bengkalis.

“Potensinya sudah ada, tinggal bagaimana dikelola dan dipromosikan lebih luas lagi. Kami berharap ke depannya danau ini bisa lebih dikenal, bukan hanya oleh warga sekitar, tapi juga wisatawan dari luar daerah,” ujar mahasiswa KKN yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Dengan perpaduan keindahan alam dan nilai sejarah, Danau Tasik Serai Timur atau Wisata 58 diyakini dapat menjadi salah satu destinasi wisata baru di Bengkalis.

 

Sumber: Mahasiswa KKN UIN Suska Riau, Desa Tasik Serai Timur

Penulis: An-Nisa

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

KKN UNRI Bersama Warga Pematang Duku Timur Edukasi Gizi Balita Lewat Visit Home to Home
Mahasiswa Kukerta UNRI Ajak Warga Desa Damai Ubah Sampah Jadi Manfaat
Harapan Baru 4.420 Nelayan: KNMP Pertama Riau di Bengkalis 80% Siap Operasi Agustus 2026
KOPRI PKC PMII Riau, Gelar Aksi Hijau Pesisir Kuatkan Ekosistem Dengan Penanaman 200 Bibit Mangrove 
Lapas Banjarbaru Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan Melalui Perawatan Tanaman dan Pakan Ternak
Kadivpas Kalsel Pantau Kondisi Rutan Kelas IIB Pelaihari Lewat Video Call
*KARHUTLAH DI CAGAR BIOSFER GSK LANGSUNG DIPADAMKAN OLEH KAPOLSEK PINGGIR
SERABI BENGKALIS DARI POLSEK PINGGIR DIBERIKAN DI PASAR RAMADHAN MUARA BASUNG DAN PASAR PINGGIR

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:08 WIB

LSM AMUNISI Lampung Siap Laporkan dan Demo di Kejati Lampung Soroti Tiga Temuan BPK, Nilai Kerugian Negara Capai Rp266 Juta di Dinkes Lamsel

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Wujudkan Kepedulian Sosial, Pengurus DPD dan DPC LSM Trinusa Bagikan Bansos Sambut Rakernas Ke-4

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:06 WIB

GUGATAN KANDAS! PN KALIANDA TOLAK GUGATAN TERHADAP LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPC LAMPUNG SELATAN

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:48 WIB

Begawi Festival 2026 menjadi wadah penguatan budaya sekaligus pengembangan kreativitas generasi muda di Lampung.

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:21 WIB

Zita Anjani Pilih Menepi untuk Menyapa Pedagang Kecil Di Tengah Deru Mesin IDS Sumatra 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:14 WIB

LSM Trinusa Serahkan Berkas Tambahan Dugaan Korupsi BOS 2 Sekolah di Kabupaten Lampung Selatan Ke Kejaksaan, Rencanakan Aksi Ujuk Rasa 14 Hari ke Depan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:56 WIB

Zulkifli Hasan Jamin Pupuk Lancar dan Harga Gabah Aman, Petani Lamsel Kini Lebih Tenang

Kamis, 30 April 2026 - 19:45 WIB

SD N Pamulihan & SMK Nurul Huda Gugat LSM Trinusa ke PN Kalianda, Ferdy Saputra : Itu Intimidasi, Kami Siap Hadapi!

Berita Terbaru