Warga Cileutik Desak Tower BTS Dihentikan, Soroti Izin dan Keselamatan Permukiman

Redaksi.

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:55 WIB

50340 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Waspada Indonesia — Penolakan warga terhadap pembangunan menara telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) di Jalan Cileutik RT 04/RW 04, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, kembali memanas.

Senin (24/8/2026), sejumlah warga bersama Aliansi Sunda Ngahiji dan Tri Nusantara Jabar mendatangi Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Kota Bandung. Mereka menyampaikan keberatan sekaligus mendesak agar aktivitas pembangunan tower dihentikan.

Persoalan utama yang dipersoalkan warga berkaitan dengan persetujuan warga terdekat, legalitas perizinan, serta aspek keselamatan lantaran lokasi pembangunan berada di tengah kawasan permukiman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaian warga mengaku belum pernah memberikan persetujuan maupun menandatangani izin pemasangan tower, khususnya mereka yang rumahnya berada paling dekat dengan titik pembangunan.

 

“Kami hanya meminta proyek ini dihentikan sampai persoalan perizinan dan persetujuan warga terdekat benar-benar jelas. Jangan sampai pembangunan tetap berjalan sementara warga yang terdampak belum dilibatkan,” ujar Ali Baba perwakilan warga saat menyampaikan aspirasi.

Baca Juga :  Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Wakil Bupati Takalar,

Warga juga mempertanyakan aktivitas pekerjaan yang disebut masih berlangsung meski sebelumnya telah ada surat himbauan penghentian kegiatan dari Pemkot Bandung.
Surat Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Kota Bandung Nomor P/HK.09.01/4363-DICIPTABINTAR/VIII/2026 tertanggal 4 Agustus 2026 ditujukan kepada PT Solu Sindo Kreasi Pratama terkait himbauan penghentian kegiatan.

Surat tersebut diterbitkan setelah adanya pengaduan masyarakat dan kunjungan Wakil Wali Kota Bandung ke lokasi pembangunan.

Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan sejauh mana surat penghentian itu telah dilaksanakan di lapangan.
Selain persoalan administrasi dan perizinan, warga menyoroti aspek keselamatan.

Menurut mereka, pembangunan tower berada di kawasan yang cukup padat dan berdekatan dengan rumah penduduk. Karena itu, warga meminta pemerintah memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan telah memenuhi ketentuan sebelum pembangunan dilanjutkan.

Setelah menyampaikan orasi, sejumlah perwakilan warga bersama Aliansi Sunda Ngahiji dan Tri Nusantara Jabar diperbolehkan mengikuti audiensi dengan pihak dinas.
Dalam pertemuan tersebut, warga kembali menegaskan tuntutan agar aktivitas pembangunan dihentikan sementara sampai seluruh persoalan terkait legalitas, perizinan, persetujuan warga dan aspek keselamatan dapat dipastikan.

Baca Juga :  Ciptakan Wilayah Aman, Wakapolres Kudus Perketat Keamanan dan Pencegahan Isu - Isu Sara

Warga berharap Pemerintah Kota Bandung tidak berhenti pada penerbitan surat administratif, tetapi juga memastikan pelaksanaan penghentian benar-benar dilakukan di lapangan.

Mereka juga meminta dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses perizinan pembangunan tower serta memastikan masyarakat yang terdampak langsung mendapatkan informasi dan ruang untuk menyampaikan keberatan.

Warga menegaskan, tuntutan penghentian bukan semata-mata penolakan terhadap keberadaan menara telekomunikasi, melainkan bentuk desakan agar pembangunan di kawasan permukiman dilakukan secara transparan, sesuai aturan, dan tidak mengabaikan keselamatan maupun hak masyarakat sekitar.

Sementara inisiatif warga lokasi proyek tower tersebut di segel supaya tidak ada lagi pekerjaan beraktifitas sebelum ada kejelasan dari pihak dinas terkait.

 

” Denz”

Berita Terkait

Ketum SWI Iskandar Buka UKW di Banjarmasin, Dorong Lahirnya Wartawan Profesional
Rapat konsolidasi DPW Sekaligus Pembentukan dan Pengukuhan DPD SWI Kota Bandung Dan Kabupaten Bandung
Empat Masjid di Rohil Disambangi Polres Saat Subuh
Resmi di Lantik KKI Kabupaten Bandung Barat Edi syafrudin Periode Periode 2026–2030, Target Memperlebar Dojo Dari 16 Kecamatan.
Revitalisasi SDN Situsirna Berjalan Lancar, Kepala Sekolah: Pelaksanaan Sesuai Juknis
BNI Wilayah 04 Jabar Klarifikasi Isu Pemberhentian Satpam, Tegaskan Kewenangan Ada pada Vendor
Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.
DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:54 WIB

26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru