Prediksi Tarmizi Age: Ramai Orang Meninggal Dunia karena Tidak Dapat Berobat Kalau JKA dihapus di Aceh

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 8 November 2023 - 19:15 WIB

50233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tarmizi Age saat di Denmark

BANDA ACEH – Diprediksikan ramai rakyat Aceh yang jatuh sakit dan tidak dapat berobat, salah satunya karena tidak miliki uang, akhirnya banyak orang terdengar diumum di kampung-kampung telah meninggal dunia, begitulah yang terjadi kira-kira, jika Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) dihapus, maka diharap kepada pemerintah untuk berhenti pada wacana tersebut, kata Tarmizi Age (Al- Mukarram), Rabu (8/11/2023).

Baca Juga :  Dilantik Jadi Ketum HIMAS Periode 2025-2030, Ir. Iskandar Ajak Semua Pihak Perhatikan Masyarakat Simeulue

Sebenarnya, Isu JKA akan dihentikan, sudah menjadi trend tahunan, yang kambuh setiap musim, selalu saja rakyat ditakut-takuti di negeri sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, Jaminan Kesehatan Aceh itu untuk Rakyat Aceh, yang anggarkan pemerintah Aceh, diputuskan bersama Parlement Aceh, apa yang salah, sehingga mau memangsakan warga Aceh itu sendiri, tanya Tarmizi Age.

Pria Aceh yang pernah hidup di salah satu negara paling bahagia di dunia ini yaitu Denmark, menyarankan agar Pemerintah Aceh belajar dari negara Viking itu.

Baca Juga :  IMP Seramoe Mekkah Minta Sekda Aceh Dicopot

“negara Denmark menggratiskan kesehatan untuk seluruh warganya dengan kwalitas tinggi,” ujar Mukarram.

Apakah Aceh bisa seperti Denmark, mengapa tidak, apa lagi kabarnya anggaran untuk Aceh terbesar ke tiga (3) di Republik Indonesia, tidak main-main, tutup Tarmizi Age. (RED)

Berita Terkait

Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Andika Salah Satu disabilitas Nagan Raya Berangkat Ke Jakarta. Ingin Carik Angin Kota Mini
Yahdi Hasan Masuk Bursa Ketua DPRA, Harapan Wilayah Tengah Menguat
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
PWI Aceh Tegaskan Wartawan Tak Perlu Hadir dalam Pemanggilan Polda, Soroti Pentingnya Perlindungan Profesi Jurnalis
Preman Beraksi di Dalam Polda Metro Jaya, Ketua DPW Fanst Respon Aceh: Ini Tamparan Keras untuk Polri!
Anggota DPRA Tegaskan Tidak Ada Mosi Tidak Percaya, Lembaga Tetap Solid Jalankan Fungsi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 01:28 WIB

Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry Kunjungi Posyandu Di Desa Tanjung Mbahku dan Empat Kecamatan

Jumat, 24 April 2026 - 04:12 WIB

Samsudin Tajmal Minta Polda Aceh Tidak Tebang Pilih dalam Menindak Pelaku Spanduk Ujaran Kebencian di Banda Aceh

Kamis, 23 April 2026 - 02:02 WIB

Spanduk Beracun di Tengah Kota: Mencegah Tradisi Fitnah Merasuki Demokrasi Aceh Tenggara

Rabu, 22 April 2026 - 23:33 WIB

Pemerintah Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Jaga Ketertiban dan Iklim Demokrasi Tindak Tegas Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian

Selasa, 21 April 2026 - 21:35 WIB

Aksi Spanduk Fitnah Terhadap Bupati Jadi Sorotan, PeTA Aceh Tenggara Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual

Selasa, 21 April 2026 - 20:07 WIB

Puluhan Kendaraan dan Barang Pemerintah Rusak Berat Dilelang Pemkab Aceh Tenggara Tanpa Eksekusi

Senin, 20 April 2026 - 20:12 WIB

Oknum ASN Jadi Kontraktor Proyek Bronjong Lawe Penanggalan Diduga Gunakan Material Galian C Ilegal

Sabtu, 18 April 2026 - 21:25 WIB

Mat Budiaman Hadirkan Terobosan Strategis Untuk Pemulihan Layanan PDAM Aceh Tenggara Pasca Banjir Bandang

Berita Terbaru