PKL Liar Bikin Pengunjung PKA Tak Nyaman

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 8 November 2023 - 22:10 WIB

50201 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Panitia Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 kewalahan mengatasi pedagang kaki lima (PKL) yang menjamur di badan jalan raya areal Taman Ratu Safiatuddin, Kota Banda Aceh. Padahal, pada malam pembukaan hingga hari kedua PKA berlangsung, keberadaan PKL tak terlihat.

Namun, memasuki hari ketiga para PKL mulai menjamur hingga membuat masyarakat yang ingin masuk ke arena utama PKA-8 terganggu. Hal itu juga membuat akses ambulans terganggu. Belum lagi masalah sampah yang berserakan di jalan membuat pemandangan tak enak.

Baca Juga :  Faksi Aceh Kecam Tindakan Oknum TNI Terkait Dugaan Pemukulan Terhadap Warga Sipil Di Mie Gacoan Banda Aceh.

Petugas keamanan telah berulang kali menegur, bahkan juga telah memfasilitasi dengan menyediakan tempat khusus kepada mereka, akan tetapi para PKL tersebut tetap tak menghiraukannya dan kembali berjualan di arena PKA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengunjung PKA8 dari Sigli, Mustafa mengatakan, kehadiran PKL liar di atas badan jalan sekitar arena PKA sangat mengganggu dan kurang nyaman.

“Berjualan di atas badan jalan ketika mau jalan kita saja susah dan sangat mengganggu,” kata Mustafa, Rabu, 8 November 2023.

Baca Juga :  LIRA Sebut PT HOPSON Nekat Lawan Aturan, Minta Dinas Terkait Segera Lakukan Penyegelan Ulang dan Proses Hukum

Selain terganggu ketertiban, menurutnya juga mengganggu dari segi kenyaman langsung seperti macet di badan jalan. Untuk itu, Mustafa meminta pihak terkait untuk melakukan penertiban terhadap PKL liar yang berjulan di atas badan jalan.

Sementara itu, pengunjung lainnya Maulidi dari Aceh Timur mengaku juga sangat terganggu kehadiran PKL liar di badan jalan sekitar arena PKA.

“Perlu ditertibkan. Padahal sudah disediakan oleh panitia penyelenggara untuk mereka berjualan,” ujar Maulidi. [HS]

Berita Terkait

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
Muslim Ayub Dorong Dana Otsus Aceh Tanpa Batas Waktu dalam Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh
Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
3. Proyek Pengadaan Kitab Dana Otsus Aceh Rp50,53 Miliar Diduga Dikuasai 10 Perusahaan
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:56 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : UU Perampasan Aset. Presiden RI Harus Berani Bongkar Kekayaan Tidak Wajar Elit Partai Dan Pejabat Negara

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Nazali Lempo, Sosok di Balik Gagasan “Reset” Penegakan Hukum Indonesia

Kamis, 3 September 2026 - 17:34 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 2 September 2026 - 15:10 WIB

Tito Ahmad Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kepastian bagi Driver Online

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Pengamat: Stop Framing Budi Arie, Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Dasar Putusan Pengadilan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Konsolidasi di Surabaya, DPP SWI Pacu Eksistensi DPW Jatim

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Bhakti Sosial Polri untuk Ojol, Ratusan Pengemudi Ikuti Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Dari Surabaya untuk Indonesia Timur, SWI Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB