Kondisi Ulyami Pemuda Idiot Sangat Memprihatinkan, Sejak Abangnya di Tangkap Gegara Narkoba

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 27 Januari 2024 - 20:54 WIB

50193 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen-Ulyami (30) Pemuda Dusun Tgk Itam Gampong Meurah Kecamatan Samalanga, sejak kecil menderita penyakit Sindrom savant (Idiot) dan kini kondisinya sangat memprihatikan.

Video Ulyami sempat beredar viral di media sosial FB dan tiktok, yang menuliskan Cavion nya, “membutuhkan perhatian dari semua pihak” sehingga menggugah hati awak media ini, untuk melakukan penulusuran kelokasi kediaman Ulyami di Gampong Meurah, Kecamatan Samalanga, kabupaten Bireuen.

“Erni (45) Kakak kandung Ulyami yang di temui awak media di Gampong Leupe kecamatan yang sama, mengatakan Ulyami menderita penyakit (idiot) atau Sindrom savant sejak ia dilahirkan, dan Ulyami saat ini pemuda yatim piatu, kedua orang tuanya telah meninggal dunia, biasanya Ulyami tinggal bersama Abang kandungnya di rumah, yang merupakan adik kandung saya juga.”Terang Erni

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Baru-baru ini Abang kandung yang bisanya merawat dan menjaga Ulyami, Muhammad Adli yang tersandung kasus narkoba dan di tangkap polisi polres Bireuen, sehingga Ulyami sempat tinggal sendirian di rumah, berhubungan kondisi Ulyami yang segala sesuatu aktivitasnya harus di tuntun.

Jadi setelah abangnya di tangkap, kondisi Ulyami sangat memprihatikan dan ia terlihat sangat terpukul, dan kondisi penyakit yang di derita Ulyami pun semakin kambuh, biasanya Ulyami sudah bisa jalan sedikit demi sedikit, tapi sekarang ia hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur.” Jelasnya

Baca Juga :  Pemuda Bireuen Gelar Silaturrahmi Akbar

Ulyami, Selain menderita penyakit idiot, ia juga menderita penyakit supak “bercak putih pada kulitnya”, kondisi tersebut “Erni sangat berharap kepada semua pihak terutama pihak pemerintah daerah dan pihak penegak hukum di kabupaten Bireuen, untuk membantu adiknya Muhammad Adli yang tersandung kasus narkoba, dan ditangkap polisi polres Bireuen baru-baru ini.

Dan Ia berharap, agar pihak penegak hukum, dapat mempertimbangkan kondisi tersebut,
Mengingat, Muhammad Adli adalah warga yang tergolong miskin, dan menjadi tulang punggung bagi Ulyami dan keluarga selama ini, da Muhammad Adli tersandung kasus narkoba tersebut, Menurut Erni ia tidak bianya, melakukan serta berkecimpung dalam persoalan Narkoba.

Entah bagaiman, baru-baru ini Muhammad Adli di ketahui telah tersandung dalam kasus narkoba, Hal ini Bisa jadi akibat faktor lingkungan dan penyebab ekonominya yang menyeret Muhammad Adli, Hingga terjerumus ke barang haram itu.

Kami sekeluarga memohon kepada pemerintah untuk bisa membantu Muhammad Adli, supaya pihak penegak hukum dapat menghukum Muhammad Adli, dengan hukuman seringan-ringannya..”Harap Erni dan keluarga

Baca Juga :  Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen Intruksikan Kader dan Masyarakat Awasi Pilpres, Kawal TPS Sampai Tuntas Perhitungan Suara

“Sementara itu, Keuchik Gampong Meurah kecamatan Samalanga, kabupaten Bireuen, ASY’ARI Sangat di minta tanggapan oleh awak media, Mengatakan berkaitan dengan Warganya Muhammad Adli yang ditangkap Tim Narkoba Polres Bireuen beberapa Waktu lalu.

Ketika ia ketahui, dirinya juga sempat tidak percaya Muhammad Adli Berkecimpung dengan Narkoba, Karena yang saya tau beliau selama ini Warga baik-baik dan berjualan dengan istrinya di pinggir Sungai Bate Ileuk, Saya mampir tidak percaya Muhammad Adli ditangkap.”Terang Keuchik

Tambahnya, Berhubung pihak kepolisian polres Bireuen, waktu itu nunjukkan barang bukti dan Surat tugas penangkapan Muhammad Adli, sehingga sayapun tidak bisa berbuat banyak.

Dan Keuchik Gampong Meurah juga menyampaikan, hal senada dengan Erni, kalau bisa kami juga memohon agar Muhammad Adli, di hukum dengan hukuman seringan-ringannya, karena yang bersangkutan bukan mafia atau pedagang Narkoba kelas kakap.

Yang kami tau Muhammad Adli, adalah Warga baik-baik dan berjualan mencari sesuap Nasi dipinggir sungai bate Ileuk saban hari.”Jelas Keuchik Asy’ari

(Editor: T.M.Raja)

Berita Terkait

Aksi Nyata : DPW GR Aceh Gait Mahasiswa Hukum Pidana Islam UIN Ar Raniry Bantu korban banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen.
Jangan Main-main!” Ceulangiek Tegaskan Pendataan Korban Banjir Harus Jujur, Bukan untuk Kepentingan Kelompok
Menjelang Idul Fitri, KCA 99 Play Ground Resmi Dibuka di Bireuen
Ceulangiek Tinjau Proyek Mangkrak RS Regional Bireuen: Harapkan Pemerintah Prioritaskan Penyelesaian
Konwil PII Aceh ke XXXI, Mohd Rendi Nahkodai PII Aceh
Surat Terbuka dari Anak Desa Untuk AHY Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia
Panwaslih Bireuen Diminta Kerja Profesional Pada Minggu Tenang
Mahasiswi IAI Almuslim Aceh Raih Penghargaan Internasional di Ajang IISF 2024

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:38 WIB

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:04 WIB

Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:23 WIB

Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:22 WIB

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB