Shoope Express Belum Juga Mengganti Dua Unit HP Milik Seller yang Dinyatakan Hilang

- Redaksi

Senin, 24 Juni 2024 - 23:42 WIB

50598 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN
Shoope Express, salah satu perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, menjadi sorotan negatif karena sampai kini, Selasa (25/06/2024) belum juga mengganti dua unit handphone (HP) milik seorang seller yang dinyatakannya hilang dalam proses pengiriman.

Kasus ini bermula ketika seller tersebut mengirimkan dua unit HP melalui Shoope Express Jalan Kapten Sumarsono Desa Helvetia Deli Serdang untuk pelanggan mereka, namun paket tersebut tidak pernah sampai di tujuan.

Sudah lebih dari dua minggu sejak kejadian tersebut dilaporkan, namun hingga kini pihak Shoope Express belum juga memberikan solusi ataupun kompensasi yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menimbulkan kekecewaan dan ketidakpuasan yang mendalam dari pihak seller, yang merasa dirugikan baik secara finansial maupun reputasi.

“Saya sangat kecewa dengan pelayanan Shoope Express. Dua unit HP yang saya kirimkan tidak pernah sampai, dan sampai sekarang tidak ada kejelasan dari mereka. Ini sangat merugikan bisnis saya,” ujar seller koko jhon kepada awak media, Selasa (25/06/2024).

Pihak seller juga merasa sempat “di bola bola,” ketika hendak melakukan komplain atas kehilangan barang berharganya.

Baca Juga :  Presiden RI Joko Widodo Puji Produk UKM Sumut Punya Kemasan Bagus Pj Gubernur Sumut Terus Berupaya Tingkatkan Kualitas UMKM

” Awalnya saya jumpa pegawai bernama Faisal di depan kantor soophe, dan dia menyuruh saya menyampajkan komplain ke gedung kantor belakang, Namun pegawai belakang bilang ke depan jumpai faisal, setelah menjumpai faisal kembali, dia malah meminta saya menghubungi Lukman penanggung jawab, sambil memberikan nomor HP nya, ” kesal pihak seller koko Amin.

Pihak Shoope Express Jalan Kapten Sumarsono Helvetia ketika dihubungi awak media, Kamis (20/06) kemarin, Lukman yang mengaku sebagai penanggung jawab selaku malah menyuruh awak media untuk mempertanyakan ke pada tim krisis shoope express bernama Indra.

” Kalau mengenai barang korban yang hilang, hubungi saja Pak Indra, karena dia tim shoope yang menangani kasus barang hilang seperti ini. Sedangkan mengenai Indra yang memasang profil HP mengenakan baju loreng tentara, Lukman mengatakan dia bukan tentara dan itu hanya wallpapernya saja bang,” ujar Lukman.

Sementara tim krisis shoope express, Indra yang dihubungi mengaku dirinya hanya menangani paket barang yang hilang di sumatera bagian utara (Sumbagut).

Baca Juga :  Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, Rutan Pangkalan Brandan Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

” Kalau paket barang yang hilang itu, pemesannya dari bandung, jadi tim bandung yang nangani. Jadi begini saja, masalah ini sudah saya sampaikan ke pusat, biar nanti saja orang pusat yang menghubungi mas, ” katanya tanpa merinci soal 1 lagi HPyang buyyernya ada dwilayah Sumbagut yakni Padang.

Insiden ini mengingatkan pentingnya keandalan dalam layanan pengiriman, terutama bagi para pelaku usaha yang sangat bergantung pada pengiriman yang tepat waktu dan aman.

Banyak pihak berharap agar Shoope Express segera menyelesaikan masalah ini dan memperbaiki sistem mereka agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi para pengguna jasa pengiriman untuk selalu mengecek reputasi dan kebijakan perusahaan sebelum memutuskan menggunakan jasa mereka, terutama untuk barang- barang berharga tinggi.

Kita tunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus ini dan bagaimana langkah Shoope Express dalam menangani keluhan pelanggan mereka.(red)

Poto : istimewa

Berita Terkait

Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog
Keseruan Panjat Pinang HUT RI ke 81 di Gang Swadaya: Tawa Warga Pecah, Hadiah Rp 4,5 Juta Sumbangan Tokoh Pemuda Afrizal Fadli Nasution Sukses Digaet Peserta
Priofesor Sutan Nasomal Ucapkan Selamat Buat,Erfin Fahrurrazi, S.STP, M.Si Jabat PJ Sekda Kota Medan
Lembaga MPSU Desak Polrestabes Medan Usut Tuntas Gudang Solar Subsidi di Damar Wulan Sampali ” Milik Napit alias Hendrik “
DIKLATz TMI Angkatan IV Aceh-Sumut Sukses Digelar, DPD TMI Bireuen Siap Perjuangkan Kemakmuran Petani
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, Terima Penghargaan Zona Integritas Dari Waka Polda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan
Cegah kasus korupsi, HOTMA dukung Mantan Jampidsus Kebanggaan Presiden
Demo Jilit II Peserta Aksi Bawa BH, Kapolrestabes Medan Diminta Tepati Janji dan Tangkap Mamak Maling

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB