Warga Aceh Minta Tolong Bpk Presiden Untuk Peserta Paskibraka dari Aceh di IKN Bisa Menggunakan Jelbab di Saat Upacara 17 Agustus

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 16 Agustus 2024 - 17:06 WIB

50287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE – Aceh yang merupakan daerah modal, miliki kekhususan dan kearifan lokal dalam kehidupan dengan melaksanakan syariat Islam sebagai tuntunan hidup mereka keseharian seperti dalam penggunaan jelbab bagi perempuan, kata Mukarram Warga Aceh, Kamis (15/8/2028).

Untuk kepentingan menjaga hati ummat Islam manyoritas di Aceh bahkan di Indonesia, Mukarram berharap kepada Bpk Presiden RI H Joko Widodo untuk mengambil kebijakan yang sejuk, tanpa melukai siapapun juwa, menyangkut pengguanaan jelbab bagi peserta Paskibraka putri dari Aceh di IKN.

Baca Juga :  Pj Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar Torehkan Prestasi: Bukti Kepemimpinan Visioner

Majlis Permusyawaratan Ulama Aceh Teungku Faisal Ali menanggapi pelepasan jelbab peserta paskibraka dari Aceh sesuatu yang disesalkan, dan bertentangan dengan nilai-nilai pancasila itu sendiri, katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyimak pernyataan MPU Aceh, maka dapat diartikan besar harapan pada upacara peringatan 17 Agustus 2024 nanti, terkhusus kepada peserta paskibraka dari Aceh sudah dapat menggunakan jelbab nya, “tolong dibantu Bpk Presiden, sehingga kesedihan rakyat Aceh terobati,” harap Mukarram nama akrab Tarmizi Age salah seorang warga Aceh yang prihatin dengan masaalah ini.

Baca Juga :  Muncul Laporan Rahasia, Penegak Hukum Didesak Usut Dugaan Tambang Emas Ilegal di Pidie

“Demi menghargai hati rakyat Aceh, demi pelaksanaan Syariat Islam di bumi Aceh Serambi Mekkah, maka ayo semua bareng-bareng menghormati dan menghargai nya,” tambah mukarram.

Putra Aceh itu berkeyakinan Bpk Presiden akan mengambil kebijakan yang tepat dalam menghargai kerukunan hidup serta tuntunan masyarakat di setiap daerah, seperti Aceh.

“Rasanya tidak tepat dihari perayaan 17 Agustus namun ada yang terluka, seharusnya semua bahagia,” tutup Mukarram penuh berharap.

Berita Terkait

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana Ukir Sukses HUT Bhayangkara ke-80
Muncul Laporan Rahasia, Penegak Hukum Didesak Usut Dugaan Tambang Emas Ilegal di Pidie
Aliansi Mahasiswa Pidie, Menolak Keberadaan Pengungsi Rohingya di Aceh
Pj Gubernur Aceh Temui Lansia Calon Penerima Rumah Layak Huni di Pidie
Pj. Bupati Pidie Lihat Langsung Perbaikan Talud Waduk Blang Pawod
Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Pidie Pimpin Penanaman Jagung di Gampong Cot Muara Tiga
Bulek Ketua DPRK Pidie: Pelantikan Gubernur dan Kepala Daerah Aceh Harus Sesuai UUPA
Polres Pidie Gelar Sosialisasi Dipa RKA – KL TA 2025 dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Obat Keras, Dan Amankan 1 Kg Ketamin Bersama Tersangka

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Sudarman, Gerak Cepat Membantu Anak Korban Yang Kedua Orang Tuanya Meninggal Dunia Akibat Insiden Kebakaran

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono Berikan Santunan dan Kursi Roda Kepada Warga Penyandang Disabilitas

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Police Go To School, Kapolres Batu Bara Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas di Access Road Inalum, Tiga Pelajar Dilarikan ke Klinik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dalam Rangka Minggu Kasih, Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol Memberikan Bantuan Kepada Warga Yang Membutukan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Zuriat Kedatukan Lima Puluh Siap Buka Data Hak Ulayat Sebelum Terbit HGU Perkebunan di Kecamatan Lima Puluh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Dua Kasus Narkotika di Tanjung Tiram, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru