Masyarakat Gayo Lues Butuh Pemimpin Bukan Pemimpi

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2024 - 21:55 WIB

50638 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Sebentar lagi masyarakat Gayo Lues akan membuktikan dirinya sebagai rakyat, dengan memilih pemimpin dalam ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan 27 November 2024 mendatang.

Selama ini kita dihadapkan dengan para pemimpin yang memiliki latar belakang dan karakter yang berbeda. Pemimpin tersebut juga memiliki gaya memimpin sendiri yang terkadang menimbulkan respon positif ataupun negatif dari para rakyatnya. Namun pada era saat ini, pemimpin yang sesungguhnya dibutuhkan masyarakat adalah pemimpin yang memiliki pandangan dan misi melangit, namun masih bersikap atau memijakkan kaki di bumi.

Hal tersebut yang disampaikan  Saparudin Telpi Ketua LSM Forum Masyarakat Pembela Kebenaran (FMPK), Gayo Lues, pada Sabtu, (09/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua LSM Forum Masyarakat Pembela Kebenaran (FMPK), Gayo Lues  Saparudin Telpi menjelaskan Masyarakat dituntut jeli dalam memilih pemimpin sehingga kekuasaan yang diberikan dari masyarakat tidak jatuh pada tangan para garong.

Ajang pesta demokrasi ini pun menarik untuk dikaji secara bersama oleh masyarakat karena menurut saya, masih banyak yang belum mengerti tentang pemimpin yang sesungguhnya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 10/Pantan Cuaca ikut mendampingi Kegiatan Pembagian Sembako dari dana Desa

Memilih pemimpin tidak semudah yang dipikirkan selama ini, yakni masyarakat hanya menyelesaikan tugas mereka sebagai pemberi suara.  Lebih dari itu, memilih pemimpin berarti masyarakat harus mengerti kira-kira mana Pemimpin Yang Bukan Pemimpi, ujarnya.

 Saparudin Telvi menambahkan lihat Visi Misinya, terkadang tanpa pernah memikirkan apakah gagasan tersebut bisa diaplikasikan atau tidak di masyarakat.  Setiap calon memang tidak pernah dilarang untuk membuat visi dan misi karena itu hak tiap-tiap calon.  Itu sebabnya, masyarakat harus cerdas dan realistis dalam memilih pemimpin, ujarnya.

Saparuddin Telvi mengungkapkan Masyarakat Gayo Lues tidak boleh larut dalam mimpi calon pemimpin. Pemimpin yang baik ialah mampu menarikan visi dan misinya pada sebuah kenyataan. Maka, untuk melacak pemimpin seperti ini harus dilihat dari rekam jejak yang mana salah satu bukti dari pemimpin yang sudah mampu membawa masyarakat Gayo Lues pada sebuah kesejahteraan dan kemandirian, dan masyarakat harus berani mengklarifikasi setiap pernyataan calon pemimpin terkait dengan visi dan misi mereka. Salah pilih berarti siap menderita lima tahun ke depan, jelasnya.

Baca Juga :  Dalam Rangka Menyambut HUT TNI Ke-79, Kodim 0113/Gayo Lues Melakukann Beragam Kegiatan

Dijelaskan Saparudin Telpi masyarakat Gayo Lues untuk tidak memilih pemimpin karena ada iming-iming  seperti Bantuan dari Pemerintah dan lainnya. Kalau Gayo Lues ingin maju, mendapatkan pimpinan berkualitas jangan mau di iming-iming,” maka nantinya membuat pembangunan di daerah kita  justru menjadi tidak bagus dan tidak berkualitas, katanya.

Terkait dengan pemberian iming-iming diberikan oleh salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Gayo Lues, jangan dipilih, namun, saya yakin masyarakat Gayo Lues tidak akan memilih pemimpin karena ada iming-iming dari salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Gayo Lues peserta Pilkada 2024.  Sekarang ini masyarakat Gayo Lues sudah semakin pintar, mereka tidak mudah terpengaruh dengan Iming-iming bantuang Pemerintah dalam memberikan pilihan politik di Pilkada tahun ini,” dan Tidak Akan Memilih Pemimpi namun Rakyat Gayo Lues memberikan hak politik untuk pemimpin yang berkualitas, jelasnya. (TIM MEDIA)

Berita Terkait

Cek Kesiapan Personel dan Pelayanan, Kapolres Gayo Lues Sambangi Polsek Blangkejeren Bersama Pejabat Utama Polres
Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues
Longsor Tutup Jalan Blangkejeren-Kutacane, Ratusan Kendaraan Tertahan
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB