Ketua DPRD Ketapang Hadiri Penutupan Peringatan Hari Pangan Sedunia 2024

- Redaksi

Rabu, 20 November 2024 - 13:15 WIB

50361 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketapang,waspadaindonesia.com Rabu, 20 November 2024 — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, St., M.Sos., menghadiri penutupan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pangan Sedunia yang dilaksanakan di halaman Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (DISTANAKBUN) Kabupaten Ketapang. Dengan tema “Pertanian Bekerja Sepenuh Hati,” acara ini berlangsung meriah dan penuh makna.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Ketapang Martin Rantan, SH., M.Sos., yang sekaligus menutup kegiatan, serta sejumlah tokoh penting lainnya seperti Kajari Ketapang yang diwakili oleh Kasi BB Wara Endrini, S.T., S.H., M.H., Danlanal Ketapang yang diwakili oleh Pjs. Danposal Delta Pawan Letda Laut (P) M. Ridwan, Kabid Penyuluhan dan Pertanian Provinsi Kalimantan Barat Ir. Iskandar Mirza, M.M., Kepala UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi Kalbar Anton Kamarudin, S.P., M.Si., dan Kadistanakbun Ketapang Ir. Sikat, S.P. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua PKK Kabupaten Ketapang, sejumlah kepala OPD, para penyuluh, petani, serta undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bupati Ketapang: Ketahanan Pangan adalah Tugas Bersama

 

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Martin Rantan menekankan pentingnya momen Hari Pangan Sedunia sebagai pengingat akan peran strategis pangan dalam kehidupan masyarakat. “Pangan bukan sekadar kebutuhan dasar manusia, tetapi juga pondasi bagi keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan kedaulatan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Pj Gubernur Sultra Bersama DPRD Dalam Rangka Penyampaian LKPJ 2023

 

Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, Ketapang memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan melalui berbagai sektor seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Untuk mendukung penguatan sektor pangan, Bupati memaparkan beberapa langkah strategis:

 

1. Peningkatan produksi dan produktivitas pertanian lokal melalui program pelatihan, penyuluhan, dan bantuan alat serta teknologi bagi petani.

 

 

2. Diversifikasi pangan lokal untuk mendorong masyarakat memanfaatkan bahan pangan lain seperti singkong dan jagung selain beras.

 

 

3. Kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkuat ekosistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

 

 

 

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini, termasuk para petani dan pelaku UMKM yang memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mempromosikan produk unggulan mereka. Ia berharap acara ini dapat memperkuat sinergi dalam mewujudkan Ketapang sebagai kabupaten mandiri dalam ketahanan pangan.

Baca Juga :  Ketua DPW LP2KP Jawa Tengah Siap Dampingi Korban Kekerasaan Sekdes Tanjungsari

 

DPRD Ketapang Dukung Pengembangan Pertanian

 

Dalam sambutan terpisah, Ketua DPRD Ketapang Achmad Sholeh, St., M.Sos., menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya peringatan ini. Ia menyoroti potensi besar sektor pertanian di Ketapang, yang berhasil menempatkan daerah ini sebagai produsen padi terbesar kedua di Kalimantan Barat.

 

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan untuk membuka lahan tidur dan menggandeng perusahaan-perusahaan di Ketapang,” tegasnya. Ia juga mengungkapkan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sektor pertanian demi ketahanan pangan daerah dan nasional.

 

Menutup sambutannya, Ketua DPRD berharap Peringatan Hari Pangan Sedunia ini menjadi pengingat untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan ketahanan pangan demi masa depan generasi mendatang.

 

Komitmen Bersama untuk Ketahanan Pangan

 

Melalui rangkaian kegiatan ini, Kabupaten Ketapang menunjukkan semangat dan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak, Ketapang diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang mandiri dalam bidang pangan, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

 

Penulis: Hadi MH/sri imelda

Sumber: Humas DPRD Kabupaten Ketapang

Berita Terkait

Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19, Kades Sindangkerta Dorong Semangat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Penyelundupan Rokok Ilegal Jalur Jawa-Sumatra Digagalkan Bea Cukai
AUDIENSI BERUJUNG INTIMIDASI, LSM TRINUSA SOROTI SIKAP ANTI-KRITIK DI SMK NUSANTARA II KESEHATAN
Klarifikasi dan Permohonan Maaf Redaksi atas Kekeliruan Penulisan Nama Sekolah dalam Pemberitaan Sebelumnya
Insentif RT/RW Desa Mandalamukti Cair 8 Juni Usai Desakan DPRD
BBPOM Pekanbaru dan DPR RI Sahidin Ajak Warga Kampa Cegah Stunting Lewat Pangan Aman
Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir
TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD YOGYAKARTA DESAK BPTD DIY BUKA DATA PROYEK REHABILITASI TERMINAL GIWANGAN Rp11,6 MILIAR

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:42 WIB

Bekerja Sepanjang Malam, HK Sukses Tangani Longsor Tetumpun, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:57 WIB

Tradisi Pemberangkatan Personel Batalyon D Pelopor Dalam Rangka Pendidikan SIP 56 Tahun 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:41 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:27 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:20 WIB

risis Lingkungan di Gayo Lues Kian Membesar, PT Rosin Chemicals Indonesia Dituding Membangkang terhadap Perintah Penghentian Operasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:53 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Senin, 25 Mei 2026 - 01:36 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Terang-Terangan, Publik Pertanyakan Fungsi Pengawasan dan Penindakan

Berita Terbaru