Rusak Parah, Puluhan Rumah Dinas Karyawan PTPN IV Ajamu Masih Tetap Dihuni.

REDAKSI LABUAHANBATU RAYA

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 07:07 WIB

50513 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU-Waspada Indonesia | Puluhan rumah karyawan di PTPN IV Regional II Unit Kebun Ajamu, yang terletak di Pondok Wesel, saat ini tak terawat hingga atap bocor parah serta dinding papan sudah lapuk dan lantainya pecah-pecah.

Penelusuran wartawan Waspada Indonesia bersama awak media lainnya, Senin 13 Januari 2025 di kawasan perumahan dinas karyawan PTPN IV Regional II Unit Kebun Ajamu, cuaca saat itu baru turun hujan sehingga tampak jelas puluhan rumah dinas karyawan rusak parah, bahkan terlihat penghuni yang menempati rumah tersebut lagi membersihkan genangan air di dalam rumah (ruang tamu, kamar tidur dan dapur) akibat atap rumah bocor, walaupun dilapisi terpal dan plastik tetap tak mampu menahan curah hujan di rumah mereka.

Kondisi jalan di perumahan dinas karyawan PTPN IV Ajamu, kalau hujan tergenang air.

Selain rumah dinas yang terlihat kumuh, akses jalan di perumahan tersebut juga tergenang air seperti tidak pernah sama sekali mendapatkan perawatan dari pihak perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat di lokasi perumahan dinas karyawan PTPN IV Ajamu, beberapa karyawan yang berhasil ditemui menyebutkan, keadaan ini sudah cukup lama. Kalau di laporkan ke pimpinan, selang beberapa waktu di survei. Setiap dilaporkan, Tim survei datang hanya mengambil data dan dokumentasi, namun rumah yang mereka huni tak kunjung di perbaiki.

“Mau disuruh orang membagusi, takutnya nanti jatuhkan pak, awak pula yang membayari,” ungkap kesal karyawan yang yang tak mau disebut namanya.

Masih dilokasi yang sama, karyawan yang lain juga menyampaikan keluhannya, bahwa dirinya dan keluarga yang tinggal di rumah tersebut selalu harus waspada saat hujan terhadap instalasi listrik yang terpasang di rumahnya kalau-kalau dialiri air saat hujan sehingga membawa arus listrik ke dinding dan genangan air di lantai rumahnya.

Kondisi dalam rumah dinas karyawan PTPN IV Ajamu, untuk mengurangi curah hujan masuk kedalam rumah, karyawan mengunakan plastik terpal seadanya untuk melapisi atap rumah.

 

Baca Juga :  Kadivpas Kanwil Kumham Sumut Rudy Sianturi Tinjau Layanan Kunjungan Rutan I Medan

“Pernah kontak (tersetrum) saat menyentuh pemasak nasi listrik saat hujan, bukan saya saja anak saya juga pernah kontak,” cetus karyawan yang juga tidak ingin namanya di sebutkan.

Ia juga mengatakan, kalau hujan terpaksalah arus di meteran di padamkan, menjagakan aliran air dari atap rumah yang bocor mengaliri instalasi listrik di rumahnya.

Setelah mendapatkan informasi dari para karyawan, awak media ini dan Tim berupaya menemui pihak perusahaan untuk mendapatkan klarifikasi. Namun upaya untuk bertemu pihak perusahaan tidak berhasil setelah mendapat info dari security di pos bahwa pak Manager Kebun dan Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) hendak kelapangan mendampingi tamu.

Tak sampai di situ, kami mencoba menghubungi melalui pesan WhatsApp kepada Asisten SDM K. Harianja mengatakan dirinya sedang membersamai tamu yang berkunjung.

Kondisi dalam rumah dinas karyawan PTPN IV Ajamu atap bocor parah, dinding ditempel kain, terpal plastik dan lantai pecah – pecah.

“Terimakasih atas informasi dan perhatiannya pak, dapat kami jelaskan bahwa untuk perbaikan rumah dinas karyawan tersebut sudah dalam proses, sebelumnya kami lakukan survey dan sudah kami ajukan anggaran perbaikan ke kanpus dan saat ini kami sedang menunggu proses tindaklanjut pengajuan dan semoga dalam waktu dekat dapat direalisasikan pak. Demikian pak, terimakasih,” jelas Asisten SDM.

Hingga saat ini para karyawan selalu khawatir dengan kondisi rumah mereka, mereka berharap perusahaan PTPN IV Ajamu secepatnya memperbaiki rumah mereka agar dapat di tinggali dengan nyaman.(*)

 

Baca Juga :  Hoaks Penggunaan HP di Lapas I Medan: Kalapas Tegaskan Fakta Sesungguhnya dan Raih Apresiasi atas Pembinaan WBP Humanis

 

Berita Terkait

Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring Sembelih 21 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H untuk Masyarakat
Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan
KOMITMEN TEGAS! Rutan Perempuan Medan Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan Bersih
Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine
Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Nangkap Maling Masuk Penjara Sidang Prapid di PN Medan, Ahli Hukum Pidana Prof. Dr.Maidin Gultom,SH.M.Hum : Secara Hukum, Kasus Ini Lemah Dan Layak Dihentikan!
Polda Sumut Resmi Pecat Kompol DK Melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:54 WIB

Menyoroti Kelalaian Galian di Bekasi: Ketika Rakyat Harus Bertaruh Nyawa Akibat Lemahnya K3

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:34 WIB

Ketua Umum LSM Triga Nusantara Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan Ajak Perkuat Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:00 WIB

Ucapan Idul Fitri 1447 H, Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:12 WIB

Ketua Umum LSM Triga Nusantara Mengecam Keras Dugaan Suap dan Desak KPK Tangkap Semua Penerima Uang Ijon

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:08 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem 8-9 Maret 2026: Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan di Wilayah Berpotensi Alami Hujan Lebat dan Angin Kencang

Senin, 1 Desember 2025 - 19:20 WIB

Kemenangan Keadilan: Ketua Umum LSM Trinusa Dinyatakan Bebas, Loyalitas Anggota Terbukti

Minggu, 2 November 2025 - 14:34 WIB

Peredaran Bebas Tramadol di Bekasi Soroti Lemahnya Pengawasan Obat Keras

Berita Terbaru