Kualitas Kakao di Aceh Tenggara Termasuk Sembilan Besar Se-Indonesia

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 22:02 WIB

50394 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIA | Lahan bidang pertanian kakao di Kabupaten Aceh Tenggara mencapai 21 ribu hektar dan kualitas coklatnya masuk sembilan besar se Indonesia.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepada Dinas Pertanian Aceh Tenggara Riskan, S.P saat pembukaan acara Penanaman Perdana dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MOU) antara Dinas Pertanian Aceh Tenggara dengan PT. Kudeungo Sugata Indonesia, yang dilaksanakan dilahan pertanian di Desa Lawe Bekung Tampahan, Kecamatan Badar, Selasa 20 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riskan menyebutkan tanaman kakao, salah satu komoditas unggulan yang memiliki peran penting bagi perekonomian daerah khususnya di Aceh Tenggara ini.

Kakao bukan sekadar tanaman, namun juga sumber kehidupan bagi banyak petani, biji kakao yang diolah menjadi cokelat, bagian tak terpisahkan dari kebiasaan konsumsi masyarakat dan juga menjadi sumber devisa Negara, sebutnya.

Saat ini, kita menghadapi berbagai tantangan kata Riskan seperti perubahan iklim, serangan hama dan penyakit, serta fluktuasi harga pasar namun, dengan semangat dan kerja keras, kita dapat mengatasi tantangan-tantangan tersebut, katanya.

Baca Juga :  Dalam Rangka HUT ke-51 Pemkab Aceh Tenggara, PDAM Tirta Agara Nyatakan Komitmen Dukung Bupati Salim Fakhry Berantas Narkoba Hingga ke Akar

Direktur PT. Kudeungo Sugata Indonesia (KSI) Mirza, S.E. Mengatakan kepada seluruh petani kakao di Kabupaten Aceh Tenggara untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman kakao.

Melalui pelatihan, seminar dan kegiatan lainnya, para petani dapat memperoleh pengetahuan terkini mengenai teknik budidaya kakao yang modern dan efisien.

Penggunaan bibit unggul dan teknologi modern dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, hal ini dapat dilakukan melalui beberapa langkah yakni, pengendalian hama penyakit secara terpadu dapat mengurangi kerugian akibat serangan hama dan penyakit.

Pemasaran dan jaringan distribusi yang efisien dapat memastikan hasil panen petani dapat mencapai pasar dengan harga yang menguntungkan.

Saya yakin, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, petani dan berbagai pihak terkait, kita dapat menjadikan kakao sebagai komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah Aceh Tenggara ini, katanya.

Baca Juga :  Kodim 0108 dan Dinas Pertanian Gelar Kontes Kakao, Angkat Martabat Petani Aceh Tenggara

Sementara itu Sekretaris Daerah Yusrizal,ST ,mengucapkan dukungan penuh dalam rangka penandatanganan (MOU) kebun entres dan kebun induk, serta seremonial penanaman perdana kebun kakao di Kabupaten Aceh Tenggara.

Dikarenakan kakao merupakan komoditas perkebunan yang penting bagi perekonomian Aceh Tenggara dengan luas lahan kakao mencapai 21 ribu hektar dan produktivitas sebesar 905 kg per hektar per tahun Aceh Tenggara memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi dan mutu kakao.

Namun potensi tersebut belum dapat dioptimalkan secara maksimal. Oleh karena itu kami sangat menyambut baik adanya program kebun entres dan kebun induk ini sebagai langkah konkret dalam mendukung upaya peningkatan produktivitas kakao di daerah kita ini, pungkasya

(Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik
Tabligh Akbar Peringati Isra Mi’raj di Aceh Tenggara Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Rasulullah SAW
DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan
Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe
Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:38 WIB

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:04 WIB

Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:23 WIB

Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:22 WIB

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB