JARINGAN LISTRIK BERKEKUATAN 150 KILOVOLT, yang melintas wilayah pesawaran Siap di Realisasikan

hayat

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 19:17 WIB

50244 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, Lampung, Waspadaindonesia. Com:

Setelah melalui proses panjang sejak tahun 2019, proyek pembangunan jaringan listrik berkekuatan 150 kilovolt (kV) yang melintasi wilayah Kabupaten Pesawaran akhirnya siap direalisasikan. Tahapan administrasi dengan warga terdampak kini mencapai titik akhir di Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, Selasa (11/11/2025).

Jaringan listrik bertegangan tinggi ini dirancang membentang dari Kecamatan Tataan hingga Padang Cermin dan berakhir di Desa Way Urang pada tahun 2026. Proyek ini merupakan bagian dari program strategis nasional (PSN) yang bertujuan memperkuat pasokan listrik di Provinsi Lampung sekaligus membuka akses energi bagi kawasan yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manganjur, koordinator lapangan dari pihak PLN, memastikan masyarakat yang terdampak proyek mendapatkan kompensasi secara adil dan sesuai ketentuan.

“Semua proses administrasi sudah rampung tanpa kendala. Masyarakat yang lahannya terdampak akan menerima kompensasi wajar sesuai aturan. Saat ini kami hanya menunggu tahapan pelaksanaan di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembagunan Rumah Sakit Urip Sumoharjo di Pesawaran di Duga Belum Mengantongi Izin Alih Fungsi Lahan Pertanian dari BPN

Rencana pembangunan ini disambut antusias oleh warga dan perangkat desa setempat. Banyak yang mengaku lega karena penantian panjang selama enam tahun akhirnya membuahkan hasil.

“Kami bersyukur, sejak 2019 masyarakat menanti kepastian ini. Ini bukan sekadar pembangunan jaringan listrik, tetapi simbol kemajuan daerah. Semoga dengan listrik 150 kV ini, Pesawaran makin berkembang,” ujar Salah satu tokoh masyarakat Desa Wates.

Kepala Desa Wates, Andes Irawan, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal mengawal proses ini dengan mengedepankan keterbukaan dan komunikasi aktif dengan warga. Ia memastikan tidak ada paksaan ataupun tekanan dalam proses pembebasan lahan.

“Kami dari pemerintah desa mendukung penuh program strategis nasional ini, karena manfaatnya nyata bagi masyarakat. Semua proses dilakukan secara terbuka — mulai dari sosialisasi, pendataan, hingga administrasi. Masyarakat kami sepenuhnya tahu dan menyetujui setiap tahapan,” tegas Andes.

Andes juga menambahkan, keberadaan jaringan listrik 150 kV diharapkan membawa dampak langsung terhadap kemajuan ekonomi desa, terutama dalam peningkatan produktivitas usaha kecil dan pariwisata.

Baca Juga :  Panglong Kayu di Sukajaya Lempasing Terbakar, Polisi Amankan Lokasi dan Kawal Pemadaman

“Dengan pasokan listrik yang stabil, masyarakat bisa mengembangkan usaha tanpa terkendala energi. Kami yakin ini akan membuka peluang baru, termasuk menarik investor di sektor pertanian dan wisata,” lanjutnya.

Sementara itu, Manganjur menilai keberhasilan penyelesaian tahap administrasi ini merupakan hasil sinergi antara PLN, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Ia berharap dukungan tersebut terus terjaga agar pembangunan berjalan sesuai jadwal.

“Ini hasil kerja sama semua pihak. Kami berterima kasih atas dukungan warga dan aparat desa. Setelah ini, tim akan fokus pada proses teknis pembangunan,” tutupnya.

Dengan terealisasinya proyek jaringan listrik 150 kV ini, Kabupaten Pesawaran diharapkan mampu meningkatkan stabilitas pasokan listrik, memperkuat sektor industri, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

(Hayat)

(Team)

Berita Terkait

DIDUGA ADA “TONG” PENGOLAHAN EMAS ILEGAL DI WAY RATAI, TIGA LEMBAGA DESAK APARAT TURUN TANGAN
Hendra Meylana Resmi Jabat Kasi Pidum, Perkuat Kinerja Kejaksaan Negeri Pesawaran
Sungai Way Ratai Diduga Tercemar Limbah Pengolahan Emas, DPRD Desak APH Bertindak
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Pembinaan Teritorial Maritim di Lima Kecamatan Pesisir Pesawaran
Panglong Kayu di Sukajaya Lempasing Terbakar, Polisi Amankan Lokasi dan Kawal Pemadaman
Anggota Sat Samapta Polres Pesawaran Amankan ODGJ di Desa Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan
LSM PKPN Provinsi Lampung Soroti Kinerja Kepala MAN 1 Kedondong: Tidak Ada Transparansi Pengelolaan Anggaran DIPA dan BOM AKSI UNJUK RASA SIAP DIGELAR
Idul Adha 1447 H, Bupati Nanda Indira Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Berkurban

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:55 WIB

Warga Aceh Tenggara Protes Keras Penanganan Kebakaran yang Dinilai Lamban dan Tidak Siap

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WIB

BNPB dan Bupati Aceh Tenggara Tinjau 14 Titik Rawan Pascabencana

Rabu, 16 September 2026 - 22:17 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran di Bambel Gabungan

Rabu, 16 September 2026 - 15:18 WIB

Aktivis dan Tokoh Pemuda Apresiasi Gerak Cepat Kapolres dan Kasat Narkoba Aceh Tenggara

Rabu, 16 September 2026 - 13:23 WIB

Gegoh Apresiasi Gerak Cepat Polres Agara Berantas Narkoba, Kapolres: Masyarakat Jangan Diam

Rabu, 16 September 2026 - 02:50 WIB

DPD II Golkar Aceh Tenggara Mantapkan Konsolidasi Jelang Musda ke X

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Selasa, 15 September 2026 - 02:46 WIB

Ketua DPRK Aceh Tenggara Minta Pasar Murah Dilaksanakan Transparan dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru

KARO

Tembus Italia, Petani Karo Siap Go Eropa

Kamis, 17 Sep 2026 - 07:19 WIB