Ketua DPRD M. Sayfi,i Pemkab Batu Bara Harus Realistis dan Progresif Serta Mengoptimalkan Pendapatan Daerah

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 15:49 WIB

50183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — Ketua DPRD Batu Bara dari Fraksi PDI Perjuangan mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang taat asas, transparan, akuntabel, dan menjamin keberlangsungan program kerakyatan sebagai prioritas pembangunan daerah.

Demikian pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan terhadap dokumen rancangan KUA dan PPAS RAPBD tahun 2026 dalam Rapat Paripurna pandangan umum fraksi fraksi DPRD Batu Bara.

Fraksi PDI Perjuangan memandang bahwa penyusunan dan pembahasan KUA-PPAS R. APBD Tahun 2026 ini memiliki nitai strategis dalam memastikan arah pembangunan daerah berjalan secara terukur, konsisten, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari gambaran dokumen rancangan KUA PPAS RAPBD Tahun 2026 yang telah disampaikan eksekutif, Pendapatan Daerah direncanakan sebesar RP.1.115.230.066.447 (1 triliun 115 miliar 230 juta 66 ribu 447 rupiah) dengan rincian sebagai berikut.

1. Target. Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.228.665.305.447 (228 miliar 665 juta 305 ribu 447 rupiah) 2. Target Pendapatan rupiah) Transfer sebesar Rp.866.083.244.000 (866 miliar 83 juta 244 ribu, 3. Tareget lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp.20.481.517.000(20 miliar 481 juta 517 ribu rupiah).

Belanja Daerah ditargetkan sebesar Rp. 1.091.317.781.975-(1 triliun 91 miliar 317 juta 781 ribu 975 rupiah) yang terdiri dari: ‎1. Belanja Operasi sebesar Rp.852.840 035.673, (852 miliar 840 juta 35 ribu 673 rupiah) 2. Belanja modal sebesar Rp.55.313.550.502.- (55 miliar 313 juta 550 ribu 502 rupiah).

Baca Juga :  Kanit II Ekonomi Iptu Kriswanto Cek Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

3. Belanja tidak terduga sebesar Rp. 1.500.000.000,- (1 miliar 500 juta rupiah) ‎4. Belanja Transfer sebesar Rp. 181.664.195.800,- (181 miliar 664 juta 195 ribu 800 rupiah).

‎Pembiayaan Daerah sebesar minus Rp.23.912.284 472-(minus 23 milyar 912 juta 284 ribu 472 rupiah) bersumber dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp.12.000.000.000,- (12) miliar rupiah) dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.35.912.284.472,- (35 miliar 912 juta 284 ribu 472 rupiah).

‎Adapun penerimaan pembiayaan bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) dari APBD 2025 sebesar Rp.12.000.000.000.-(12 miliar rupiah) Sedangkan pengeluaran Pembiayaan bersumber dari Penyertaan Modal Daerah sebesar Rp.23.000.000.000,- (23) miliar rupiah) dan pembayaran pembiayaan utang daerah sebesar Rp. 12.912.284.472-(12 miliar 912 juta 284 ribu 472 rupiah).

‎Ketua DPRD Batu Bara yang merupakan pengurus PDI Perjuangan M. Syafi’i menerangkan, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan pandangan, catatan dan masukan bahwa proyeksi pendapatan Daerah harus realistis namun tetap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batu Bara.

Baca Juga :  Polres Batu Bara Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolres Batu Bara Cup 2026, Road To E-Sport Polri Cup 2026

‎Kami berharap Pemkab Batu Bara melakukan intensifikasi pendapatan melalui pembenahan tata kelola pajak daerah, retribusi dan pemanfaatan aset daerah serta melakukan ekstensifikasi dengan memperluas basis penerimaan pajak tanpa memberatkan masyarakat terutama dengan penghasilan yang rendah, ujar Syafi’i.

Terhadap kebijakan belanja daerah tahun 2026, Fraksi PDI Perjuangan menekankan agar belanja daerah hendaknya diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperluas kesempatan ekonomi bagi masyarakat Fraksi PDI Perjuangan mengingatkan agar lebih meningkatkan kualitas perencanaan sehingga tidak terjadi kegiatan yang tidak terlaksana atau realisasi rendah.

Dalam hal pembiayan daerah sebagaimana dalam dokumen rancangan KUA PPAS Tahun anggaran 2026 sebesar minus Rp.23.912.284.472. (minus 23 milyar 912 juta 284 ribu 472 rupiah), Fraksi PDI Perjuangan memandang bahwa kondisi pembiayaan daerah yang bemilai minus merupakan persoalan serius dalam pengelolaan APBD.

Oleh karena itu, Fraksi PDI Perjuangan meminta Pemerintah Kabupaten Batubara untuk melakukan koreksi dan penyeimbangan struktur APBD secara menyeluruh, termasuk validasi atas perhitungan SILPA dan optimalisasi sumber-sumber pembiayaan yang sah.

Berita Terkait

Kapolres Batu Bara Pimpin Strong Point Pagi, Bagikan Helm Gratis kepada Pengendara
Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako
Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan
Meriahkan HUT ke-67, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Sudarman Menggelar Festival Sepak Bola U-10
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, Dampingi Menko Pangan RI Dalam Panen Raya Padi, Dukung Swasembada Pangan
Kanit Reskrim Polsek Talawi Amankan Tersangka Pembunuhan di Nibung Hangus, Korban Meninggal Dunia
Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Salurkan Bantuan Sembako kepada Masyarakat dan Pondok Pesantren
Polres Batu Bara Ikuti Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Tolak Narkoba, Dukung Pemberantasan Narkotika

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru