Untuk Menghasilkan Kualitas Kopi Premium, Tim PKM UTU Latih Petani Terapkan GAP di Kebun Kopi Aceh Jaya

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 17:12 WIB

50265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Jaya: Tim Dosen Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Teuku Umar (UTU) berhasil melaksanakan kegiatan melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM-PPM) yang mendapat dukungan dana dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia tahun 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sabet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, dengan tema “Pemberdayaan KTH Jekoni dalam Pengembangan Agroforestri Kopi Robusta Berbasis Perhutanan Sosial melalui Peningkatan Kualitas dan Pemasaran Digital.”

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, tim PKM UTU mengadakan Pelatihan Good Agricultural Practices (GAP) atau pelatihan praktik pertanian yang baik, yang bertujuan untuk menghasilkan kualitas kopi robusta premium sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan perhutanan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan dilaksanakan pada 24–26 Oktober 2025 dan diikuti oleh para petani dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Jekoni. Menariknya, kegiatan ini dilakukan langsung di kebun kopi milik petani, sehingga peserta dapat mempraktikkan ilmu yang disampaikan secara langsung di lapangan.

Ketua Tim PKM, Ir. Rusdi Faidzin, M.Si, yang juga Dekan Fakultas Pertanian UTU, mengatakan bahwa kegiatan ini membawa banyak manfaat bagi petani kopi di Aceh Jaya.

Baca Juga :  MIN 3 Nagan Raya Peringati Maulid Dan Ceramah Agama Oleh Tgk Masyuri.

“Kami senang melihat semangat para petani yang belajar langsung di kebun. Mereka sekarang lebih paham cara menanam dan merawat kopi dengan baik, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Rusdi saat dikonfirmasi pada Rabu, 12 November 2025.

Sementara itu, Maulidil Fajri, S.P, M.Si, selaku pemateri pelatihan, menyampaikan bahwa penerapan Good Agricultural Practices (GAP) menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu dan nilai jual kopi robusta. Melalui pelatihan ini, para petani diajarkan cara memilih buah kopi merah matang, melakukan penyortiran, fermentasi, penjemuran, hingga penyimpanan biji kopi yang benar, agar cita rasa kopi tetap terjaga dan tidak mudah rusak.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin petani tidak hanya paham cara menanam, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas hasil panen agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” jelas Maulidil.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan teknis para petani, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Pj Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas AP, Launching Genius  Tingkat Murib SD.

“Sektor kopi robusta menjadi fokus utama karena merupakan kebanggaan dan komoditas unggulan Kabupaten Aceh Jaya yang memiliki cita rasa khas dan berpotensi menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujar Maulidil Fajri.

“Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal bagi petani Aceh Jaya untuk menerapkan budidaya kopi berstandar tinggi, sehingga mampu menghasilkan kopi robusta premium dan memperkuat posisi Aceh Jaya sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Aceh,” tambahnya.

Sementara itu, Chairil, Ketua KTH Jekoni, menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan dan pelatihan yang diberikan oleh tim dosen UTU.

“Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Dulu kami menanam kopi seadanya, tapi sekarang kami tahu cara merawat tanaman agar hasilnya lebih bagus. Kami berharap pelatihan seperti ini bisa terus berlanjut,” kata Chairil saat dikonfirmasi media ini.

Selain melibatkan Maulidil Fajri, S.P., M.Si dari Fakultas Pertanian UTU sebagai anggota tim, PKM ini juga melibatkan anggota tim Banta Diman, S.Sos.I., M.Si dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) Nagan Raya Provinsi Aceh. ( Red )

Berita Terkait

Pemkab Karo Terima Kunjungan Tim Verifikasi Program Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dari Kemendikdasmen dan BPMP
TRK Bupati Nagan Raya Serahkan Bantuan Pendidikan Rp721 Juta bagi 580 Santri dan Mahasiswa Usai Upacara Hardiknas
Ratusan Siswa SDN Babah Krung Nagan Raya Antusias Ikut Upacara Hardiknas Tahun 2026
Bupati Karo : Program CSR Tidak Hanya Berhenti Pada Bantuan Biaya Tapi Jembatan Bagi Anak Kurang Mampu Meraih Mimpi di Sekolah Terbaik
Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karo Tahun 2026 Secara Resmi Dibuka
Program Makanan Bergizi Puteran 2 Berjalan Lancar, Menu Baru Lebih Variatif dan Disukai Siswa di 20 Sekolah
3.538 Senyum Tercipta di Cikalongwetan, SPPG Hadirkan Menu Bergizi Penuh Kepedulian
HPN 2026, Pemkab Bandung Barat Tegaskan Komitmen Bersama Pers untuk Bangun Daerah yang AMANAH

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:28 WIB

Polres Karo Ungkap 21 Kasus Narkoba Dalam Ops Antik Toba 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:01 WIB

Klarifikasi Terbuka Lia Hambali Jadi Tamparan bagi Penyebar Narasi Sepihak yang Mengabaikan Fakta dan Konteks

Senin, 1 Juni 2026 - 18:43 WIB

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila Kapolres Karo Ajak Generasi Muda Karo Menjadikan Pancasila Kompas Dalam Belajar, Berteman dan Bertindak.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan, Polres Karo Tangkap Dua Terduga Pelaku dan Temukan Jenazah Korban di Bawah Jembatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:10 WIB

Kabupaten Karo Kembali Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut Dari BPK RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:24 WIB

Tim Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:48 WIB

Bupati Karo: Pentahbisan Gedung GPT “Kristus Gembala” Bukan Hanya Pembangunan Fisik, Juga Pembangunan Spiritual, Moral, dan Sosial

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:11 WIB

Persiapan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 Bupati Karo : Pariwisata Salah Satu Sektor Unggulan yang Menjadi Prioritas

Berita Terbaru