Transformasi TPS 3R Ciracas: Dari Pengelolaan Sampah Jadi Produksi Pupuk Organik Murah untuk Ketahanan Pangan

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 11:15 WIB

50186 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 5 Oktober 2025 — Warga RW 09 Ciracas, Jakarta Timur, bersama Koalisi Persampahan Nasional dan Baintelkam Polri menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Transformasi TPS 3R: Dari Pengelolaan Sampah Menuju Unit Produksi Pupuk Organik Murah untuk Mendukung Ketahanan Pangan”, bertempat di Sekretariat Karang Taruna RW 09 Kelurahan Ciracas, pada Jumat (03/10) sore.

Kegiatan ini bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), agar tidak hanya berfungsi sebagai lokasi pengumpulan sampah, tetapi juga menjadi pusat inovasi lingkungan dan ekonomi lokal. Melalui transformasi ini, TPS 3R diharapkan mampu menghasilkan pupuk organik murah dan berkualitas untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua RW 09 Ciracas Triyanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam mengelola sampah. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup warga.

Dalam sesi paparan, AKBP M. Zaldi, S.E., Kanit Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Baintelkam Polri, menjelaskan peran strategis Polri dalam memastikan program lingkungan berjalan sesuai regulasi. Ia menegaskan bahwa TPS 3R dapat menjadi embrio ekonomi lokal jika dikelola dengan benar. “Ketika warga memanfaatkan pupuk organik hasil TPS 3R untuk menanam sayur dan buah, mereka sedang membangun benteng pangan di tingkat komunitas,” ujarnya.

Baca Juga :  Efisiansi RI menutup satu celah KORUPSI tetapi membuka ratusan pintu TIKUS KORUPTOR baru

Sementara itu, Bagong Suyoto, Ketua Koalisi Persampahan Nasional, memaparkan konsep detail transformasi TPS 3R menjadi unit produksi pupuk organik murah. Ia mencontohkan, setiap rumah tangga di RW 09 menghasilkan sekitar 0,5–1 kg sampah organik per hari. Jika dikelola baik, dapat menghasilkan puluhan kilogram pupuk kompos tiap minggu. “Sampah yang kita buang setiap hari sesungguhnya mengandung energi kehidupan. Ketika kita olah menjadi pupuk, kita sedang menanam harapan bagi masa depan pangan bangsa,” katanya.

Rusdi Legowo, aktivis lingkungan, menambahkan penjelasan praktis mengenai teknik pengomposan sederhana, mulai dari pemisahan sampah organik hingga proses fermentasi menggunakan bahan alami. Ia menyebut, penggunaan pupuk organik secara konsisten bisa meningkatkan hasil panen 20–30 persen, khususnya pada tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, dan bayam.

Baca Juga :  Legislator PSI Minta BUMD Pasar Jaya Segera Renovasi Pasar Gardu Asem dan Sunan Giri

Usai sesi diskusi, warga mengikuti praktik langsung pemanfaatan pupuk organik hasil TPS 3R, termasuk cara penggunaan yang tepat di lahan dan pot tanaman.

Sebagai tindak lanjut, disepakati pembentukan Kelompok Pengelola TPS 3R RW 09, yang akan mendapat pelatihan lanjutan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Ketahanan Pangan. Kelompok ini juga akan mengembangkan pemasaran pupuk organik melalui koperasi lingkungan serta membuat label dan sertifikasi sederhana untuk menjaga mutu produk.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara warga, pengurus RW, dan narasumber untuk menjadikan TPS 3R RW 09 Ciracas sebagai model pengelolaan sampah produktif berbasis ketahanan pangan.

Melalui kolaborasi ini, warga Ciracas diharapkan mampu menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya urusan kebersihan, tetapi juga jalan menuju kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Berita Terkait

Carut-Marut Pupuk Disorot, Gibran: Pemimpin Harus Tahu Bau Lumpur, Bukan Cuma Tanda Tangan
Enam Bulan Pasca Korban Banjir Bandang Desa Lubuk Pusaka Yang Terparah Tak Kunjung Dibantu Pemerintah
AKPERSI Ultimatum APDESI: Usut Tuntas Dugaan Intimidasi Senpi Ketua DPD Jabar, Jangan Kebal Hukum  
Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026
Bertemu di Paris,Prabowo Dorong Percepatan IEU-CEPA dan Investasi Prancis ke Indonesia
” Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026 : Jawaban Atas Kerinduan Masyarakat “
Dukung Astacita Prabowo-Gibran, BRN Dorong Penguatan Komunikasi Politik Lintas Elemen Bangsa
Bustami Zainudin Pembina BRN Dampingi Jokowidodo di Lampung,Siap perkuat Dukungan PSI Sesusai Arahan

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:22 WIB

Idul Adha Penuh Berkah, 4 Sapi Kurban Kapolri-Kapolda Riau Bahagiakan Warga Pinggiran Pekanbaru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:41 WIB

Salurkan Bakat Positif, WBP Lapas llA Pekanbaru Antusias Senam Hingga Main Musik

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usia 68 Hari, Jagung Binaan Polsek Sabak Auh Siak Siap Masuk Fase Generatif

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:57 WIB

Perayaan HUT ke-105 GPdI Bupati Karo Ajak Perkuat Kerukunan dan Kolaborasi Membangun Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:32 WIB

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:43 WIB

DPC GRIB Jaya Kota Medan Berbagi Paket Daging Kurban Kepada Ribuan Masyarakat di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:11 WIB

Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring Sembelih 21 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:48 WIB

Bupati Karo: Pentahbisan Gedung GPT “Kristus Gembala” Bukan Hanya Pembangunan Fisik, Juga Pembangunan Spiritual, Moral, dan Sosial

Berita Terbaru