Bangkitkan Nilai-nilai Luhur, LEMTARI Usulkan ke Pemerintah Prabowo: Hari Adat Istiadat Nasional

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 21:02 WIB

50274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, waspadaindonesia.comKetua Umum DPP Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia (LEMTARI), Suhaili Husin Datuk Mandaro Mudo, mengimbau dan mengajak pemerintahan Prabowo Subianto agar menerbitkan aturan yang menetapkan pemberlakuan Hari Adat Istiadat Nasional. Rabu (19/11/2025).

DPP LEMTARI juga mendorong agar pemerintahan Probowo membentuk Kementerian Adat Istiadat yang khusus menangani persoalan penguatan karakter anak bangsa yang bersumber dari nilai-nilai istimewa adat istiadat, peninggalan para leluhur yang kini makin tergerus oleh pengaruh budaya-budaya asing.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut diungkapkan Datuk mudo seusai rapat kerja panitia persiapan Penobatan Tokoh Adat Nasional jepada Prof. Dr. Jimly Asshidhiqhi. S.H., M.H., dan pelaksanaan Rakernas di bilangan Grand Depok City (GDC) Kota Depok, Sabtu (15/10/2025).Menurutnya, penetapan Hari Adat Istiadat Nasional itu sangat penting untuk diberlakukan, karena akan berdampak signifikan dan menjadi momentum bangkitnya kembali nilai-nilai luhur suku dan daerah yang selama ini berperan penting menjaga dan merawat serta membina masyarakat Adat dengan bingkai kebhinekaan di bawah panji Merah Putih dengan slogan Bhineka Tunggal Ika nya.

“Selama ini kebanyakan masyarakat menganggap bahwa adat istiadat sama saja dengan budaya, padahal masing-masing punya kedudukan yang berbeda, di mana adat istiadat memiliki peran yang sangat penting dalam memfilter pengaruh-pengaruh budaya asing yang saat ini sudah berhasil memporak-porandakan sendi-sendi luhur kebangsaan, dan Adat itu adalah Hukum, Adat itu Aturan. Dengan adat kita pasti bisa membuat aturan hukum adat di daerah kita masing-masing dengan menegakkan aturan hukum Adat di negeri kita masing-masing dan kita pasti bisa memfilter budaya-budaya luar khususnya yang berkaitan dengan etika dan moral Akhlaq bangsa,” jelasnya.

Baca Juga :  Bahlil Lahadalia: Mimpi buruk Prabowo dan Partai Golkar.

“Kita sedih melihat anak bangsa kita yang hampir tidak kenal dengan jati diri kita bangsa indonesia, orang beradat dan tidak mengamalkan lagi karakter asli bangsa indonesia, orang beradab dan kesopanan yang sudah hilang, saling curiga, sikap acuh tak acuh yang semakin menonjol, perselingkuhan, LGBT, dan praktik korupsi yang semakin dianggap biasa.

Hal ini harus menjadi PR besar kita bersama yang harus segera dibenahi agar bangsa ini tidak tinggal nama dan dikuasai oleh pihak asing sepenuhnya,” ungkapnya.

“Salah satu langkah pencegahan adalah dengan mengaktifkan kembali aturan hukum adat istiadat yang ada di negeri/ daerah kita masing-masing sesuai adat istiadat setempat dan sejalan dengan hukum ketatanegaraan, agar masing-masing daerah dan wilayah memiliki filter kuat dalam menjaga dan melindungi warganya dari berbagai pengaruh luar yang negatif”, terang Datuk mudo putra Tapung Kampar Riau itu.

Baca Juga :  Reforma Agraria : Mengenal Desa Rejoagung Potensi Desa Meningkat Setelah Program Penataan Akses

“DPP LEMTARI akan terus berjuang menegakkan kembali aturan hukum adat yang ada di setiap daerah itu serta merawat dan melestarikan nilai-nilai adat istiadat keluhuran bangsa, dan berharap kepada pemerintahan dibawah kepemimpinan bapak Prabowo Subianto menjadi tonggak awal bangkitnya adat istiadat di bumi pertiwi yang kita cintai ini,” pungkasnya mantan wakil ketua LAM Riau itu..

“Dalam rangka untuk mengangkat kembali nilai-nilai adat istiadat kita, salah satu langka dan upaya Lemtari adalah memberikan gelar Adat Nasional kepada Prof. Dr. Jimly Asshidhiqie. S.H., M.H., yang acaranya akan di laksanakan pada tanggal 8 Desember 2025 di kota Denpasar Bali. Hal ini sudah kita sepakati bersama dengan bapak Prof. Jimly”, ungkap mantan Ketua Lembaga Adat Kampar itu.

 

Sumber: Ketum DPP Lemtari, Suhaili Husin

(Idam)

Berita Terkait

Transparansi Anggaran Seleksi PT SPRH Disorot AMRJ
Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Inalum Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah-Kalimantan Barat, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan ke Sekitar Wilayah Operasional BAI
Aksi di Depan KPK, GMPB Soroti Dugaan Pemotongan Insentif Bappenda Bogor
Inalum Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global
Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman
BNN dan Polri Bekuk Gembong Narkoba Kampung Bahari, PW GP Al Washliyah Bukti Kolaborasi BNN Tak Beri Ruang untuk Bandar Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB