Teuku Cut Man Minta PLN dan Perusahaan di Aceh Salurkan Genset untuk Masjid dan Fasilitas Umum

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 09:30 WIB

50409 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meugah.com | Nagan Raya – Anggota DPRK Nagan Raya dari Fraksi Partai Nanggroe Aceh (PNA), Teuku Cut Man, menyerukan agar PLN dan seluruh perusahaan besar yang beroperasi di Aceh segera menyalurkan bantuan berupa mesin generator (genset) untuk masjid, meunasah, dan fasilitas umum di seluruh daerah terdampak banjir.

Menurutnya, ketersediaan listrik darurat sangat penting untuk mendukung kebutuhan air bersih dan aktivitas ibadah masyarakat yang kini terhenti akibat padamnya jaringan listrik.

“Situasi darurat ini harus disikapi cepat. Banyak masjid dan fasilitas umum tidak bisa berfungsi karena tidak ada pasokan listrik. Sumber air bersih pun terganggu, padahal ini menyangkut kebutuhan dasar dan ibadah warga,” ujar Cut Man, Minggu (29/11/2025).

Baca Juga :  Kak Na Sapa Muklis Si Jenaka nan Heroik: Lon Pike Pocong Beunoe

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi muda PNA itu menegaskan, perusahaan-perusahaan besar di Aceh, terutama yang memiliki dana tanggung jawab sosial (CSR), wajib mengambil bagian dalam misi kemanusiaan ini. Ia meminta agar penyaluran genset segera dilakukan dengan koordinasi bersama Pemerintah Aceh dan instansi teknis terkait. “Dana CSR bisa digunakan untuk pengadaan genset darurat. Segera minta persetujuan gubernur agar distribusinya dipercepat. Ini kebutuhan mendesak,” tegasnya.

Baca Juga :  Pidie Jaya Berduka, PUSDA dan BSI Hadir Salurkan Logistik di Tengah Derita Korban Banjir dan Longsor

Cut Man juga memberi solusi tegas: bila ada perusahaan yang tidak menunjukkan kepedulian terhadap kondisi darurat rakyat Aceh, pemerintah harus memberikan peringatan keras.

Ini bukan sekadar soal bantuan, tetapi tanggung jawab moral.

Bila perusahaan tidak mau membantu saat rakyat kesulitan, perlu ada evaluasi dan tindakan tegas,” ujarnya. Ia berharap langkah cepat ini dapat menjadi bagian nyata solidaritas dunia usaha dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh.[]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:56 WIB

RIBUAN PELARI DITARGETKAN RAMAIKAN RIAU BHAYANGKARA RUN 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:17 WIB

WUJUDKAN POLRI PRESISI, POLSEK KAWASAN PELABUHAN BANTU PETANI LEWAT PROGRAM ‘POLISI CINTA PETANI’

Senin, 11 Mei 2026 - 17:31 WIB

KAPOLRES PERHATIAN RAJA PIMPIN TANAM JAGUNG PIPIL, LIBATKAN BPP DAN KADES HANGTUAH 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:21 WIB

KOMISI IX DPR RI DAN BBPOM PEKANBARU GELAR KIE KOSMETIK AMAN DI DESA SENDAYAN KAMPAR UTARA 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:32 WIB

AFRESIASI KALAPAS HUMANIS, DATUK SERI AFRIZAL CIK TITIP PESAN ADAT KE WBP SELATPANJANG 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:29 WIB

Lapas Kupang Gelar Razia Blok Hunian Gandeng TNI Polri dan BNN, Hasilnya Bersih Tanpa Barang Terlarang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:00 WIB

KAPOLDA RIAU PIMPIN UNGKAP PERUSAKAN MANGROVE, 100 TON ARANG ILEGAL TUJUAN MALAYSIA DIGAGALKAN 

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Berita Terbaru