Pidie Jaya Berduka, PUSDA dan BSI Hadir Salurkan Logistik di Tengah Derita Korban Banjir dan Longsor

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 17:19 WIB

50280 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com Pidie Jaya — Duka masih menyelimuti masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. Banjir dan longsor yang melanda wilayah ini pada akhir November lalu telah meluluhlantakkan permukiman, memutus akses kehidupan, dan meninggalkan luka mendalam bagi warga yang hingga kini masih berjuang bangkit dari keterpurukan.

Di tengah kondisi tersebut, Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) hadir menyapa warga terdampak, membawa secercah harapan di tengah kesedihan. Dengan langkah sederhana namun penuh kepedulian, PUSDA menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa mi instan, biskuit, beras, serta air minum kepada masyarakat Pidie Jaya yang menjadi korban banjir dan longsor.

Bantuan ini merupakan donasi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dipercayakan penyalurannya kepada PUSDA agar dapat disampaikan langsung kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kehadiran bantuan tersebut disambut haru oleh warga yang selama berhari-hari hidup dalam keterbatasan pascabencana.

Baca Juga :  Kak Na Sapa Muklis Si Jenaka nan Heroik: Lon Pike Pocong Beunoe

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan BSI, Maimun, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Pidie Jaya.
“Kami turut berduka atas bencana banjir dan longsor ini. Bantuan yang kami salurkan mungkin tidak sebanding dengan kehilangan yang dirasakan masyarakat, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan menguatkan semangat warga untuk bertahan dan bangkit kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PUSDA, Heri Safrijal, mengatakan bahwa kehadiran PUSDA di lokasi bencana adalah panggilan nurani pemuda Aceh untuk tidak tinggal diam melihat penderitaan sesama.
“Kami melihat langsung bagaimana rumah-rumah rusak, harta benda hanyut, dan masyarakat kehilangan sumber penghidupan. Ini bukan sekadar bencana alam, ini adalah tragedi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian serius,” ungkapnya dengan nada prihatin.

Baca Juga :  Solidaritas Petani Nusantara: Tani Merdeka Aceh–Jateng Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Pidie Jaya

Lebih lanjut, Heri Safrijal menegaskan bahwa dampak banjir dan longsor kali ini sangat besar bagi masyarakat Aceh.
“Bencana ini meninggalkan luka yang dalam, bahkan bagi sebagian warga terasa seperti mengulang kembali trauma besar Aceh pada tsunami 2004 silam. Kami berharap pemerintah pusat dapat melihat kondisi ini secara nyata dan menetapkan bencana banjir dan longsor di Aceh sebagai bencana nasional, agar penanganan dan pemulihan pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, terarah, dan menyeluruh,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:12 WIB

Maling Motor, Mantan Kades di Lampung Timur Ditangkap Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Bupati Lampung timur Ikuti Kebijakan Rahmat M Djauzal Gubernur Lampung Meminjam Dana Ke PT SMI Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:39 WIB

Wakil Presiden RI Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 13:26 WIB

Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Resmi Dibuka, 51 Ribu Pelaku Usaha Jadi Tumpuan Ekonomi Lamtim

Sabtu, 18 April 2026 - 12:19 WIB

Dari Tuduhan ke Tekanan Uang : Oknum Wartawan Diduga Peras Warga Sribawono

Senin, 6 April 2026 - 04:29 WIB

Ketua DPC ASWIN Lampung Timur Himbau Seluruh Elemen Masyarakat Dukung HUT ke-27 Lampung Timur

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:46 WIB

Curiga 5 Hari Tak Keluar Rumah, Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Membusuk

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:26 WIB

Napi Corvek Kasus Penggelapan Kabur dari Rutan Sukadana

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB