Waspadaindonesia.com | Aceh Tamiang — Salah satu Relawan Garuda Aceh Bangkit yang diwakili oleh Muksalmina mendampingi Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam berkepanjangan di wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya ke lokasi terdampak, UAS bersama Relawan Garuda Aceh Bangkit menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok yaitu 1 ton daging Rendang dan perlengkapan ibadah, serta bantuan logistik lainnya kepada warga yang masih bertahan di pengungsian. Kehadiran rombongan disambut antusias oleh masyarakat yang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat.
Muksalmina menegaskan bahwa kondisi banjir di Aceh, khususnya Aceh Tamiang dan sejumlah daerah lainnya, sudah sangat memprihatinkan. Banjir tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi, pendidikan, serta merusak fasilitas umum dan lahan pertanian warga.
“Kami mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan Aceh sebagai bencana nasional. Skala dampak yang ditimbulkan sudah meluas dan membutuhkan penanganan serius serta dukungan anggaran yang lebih besar,” tegas Muksalmina di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.
UAS dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu membantu korban banjir serta mendoakan agar Aceh segera pulih dari bencana.
Relawan Garuda Aceh Bangkit menyatakan akan terus melakukan pendampingan dan distribusi bantuan hingga kondisi masyarakat kembali stabil. Mereka juga berharap pemerintah pusat dan kementerian terkait segera mengambil langkah strategis, baik dalam penanganan darurat maupun solusi jangka panjang untuk mencegah bencana serupa terulang.
Penetapan Aceh sebagai bencana nasional dinilai penting agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh, demi keberlangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat Aceh.[Redaksi]

































