Plh. Kadis Pendidikan Dayah Aceh Saweu Ulama Terdampak Banjir dan Longsor

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:47 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Pidie Jaya — Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap musibah yang menimpa masyarakat Aceh, Plh. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah, S.Ag., M.H., bersama Sekretaris, para Kepala Bidang, serta jajaran pejabat lainnya, melakukan saweu ulama dengan mengunjungi sejumlah ulama kharismatik dan dayah yang terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Dinas Pendidikan Dayah Aceh menyampaikan langsung rasa duka, empati, serta dukungan moril kepada para pimpinan dayah dan keluarga besar pesantren yang terdampak. Beberapa dayah mengalami dampak yang cukup berat akibat banjir bandang, di antaranya Dayah Ummul Ayman yang dipimpin oleh Tgk. H. Nuruzzahri Yahya (Waled Nu) serta Dayah Mudi Mesra di bawah pimpinan Tgk. H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi). Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan sarana dan prasarana serta mengganggu aktivitas pendidikan para santri.

Baca Juga :  Sambut Baik Kehadiran Negara Secara Penuh Dalam Pemulihan Pasca Banjir Bandang Sumatera

Selain itu, rombongan juga mengunjungi Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng. Meskipun tidak terdampak langsung oleh banjir dan longsor, dayah ini turut merasakan dampak sosial dari bencana tersebut. Sebagian besar santrinya berasal dari kabupaten/kota yang orang tuanya terdampak langsung banjir bandang. Kondisi ini mendapat perhatian khusus dari Pimpinan Dayah Darul Munawwarah, Dr. Abiya H. Anwar Usman, S.Pd.I., M.M. (Abiya Kuta Krueng), yang menunjukkan kepedulian besar terhadap santri dengan latar belakang keluarga terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plh. Kadis Pendidikan Dayah Aceh menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah ulama dan dayah yang selama ini menjadi pilar pendidikan, dakwah, serta ketahanan sosial umat. Ia berharap para pimpinan dayah, santri, dan masyarakat diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Ulama dan dayah adalah benteng moral dan spiritual masyarakat Aceh. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk saling menguatkan di saat musibah,” ujar Andriansyah.

Baca Juga :  A Malik Musa: Jangan Biarkan Rakyat Aceh Kelaparan, Penanganan Bencana Harus Dilakukan Lewat Udara

Melalui kegiatan saweu ulama ini, Dinas Pendidikan Dayah Aceh berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan dayah, serta menjadi penguat semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Aceh.

Andriansyah juga menambahkan bahwa insyaAllah kegiatan saweu ulama ini akan terus dilaksanakan secara bertahap ke wilayah-wilayah lain yang turut terdampak bencana hidrometeorologi, di antaranya Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam setiap kunjungan tersebut, Dinas Pendidikan Dayah Aceh akan membawa sedikit bantuan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan dayah yang terdampak musibah. [Redaksi]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:51 WIB

Evakuasi Pemuda Tenggelam, Perjuangan Polsek Pulau Panggung dan Warga Empat Jam Lewati Jurang dan Hutan

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:26 WIB

Apel Siaga Kamtibmas, Polda Lampung Jamin Keamanan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:41 WIB

Hasil Investigasi PIHC Di Kios Berkah Lestari Tidak Transparan Dinas Pertanian Menunggu Detail Verval

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:42 WIB

Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:44 WIB

DPP KAMPUD Meminta Majelis Hakim Rekomendasikan Di Sidang Korupsi PT LEB Penetapan Tersangka Lain

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:10 WIB

Realisasi DD Tahun 2025 Pekon Taman Sari Bermasalah : Jembatan Mangkrak, dan Anggaran Dana BUMDES Tidak Jelas

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:18 WIB

Masarakat kecewa Pemkab Tanggamus Hadir Tanpa Tindakan Nyata dan Terkesan Hanya Pencitraan Dilokasi Musibah Putus nya jembatan Gantung di kecamatan Pugung

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:46 WIB

Tentukan Arah Pembangunan Kecamatan Pugung Gelar Musrenbang RKPD Tanggamus 2027

Berita Terbaru

ASAHAN

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:10 WIB