A Malik Musa: Jangan Biarkan Rakyat Aceh Kelaparan, Penanganan Bencana Harus Dilakukan Lewat Udara

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:07 WIB

50301 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Banda Aceh — Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, A. Malik Musa, S.H., M.Hum, menegaskan bahwa bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh saat ini memiliki karakter berbeda dengan tsunami laut 2004 silam.

Jika tsunami laut datang dari samudra, maka bencana yang kini dihadapi Aceh merupakan “tsunami darat” yang menghantam dari gunung, lembah, dan sungai, sehingga membutuhkan pola penanganan yang jauh lebih khusus dan cepat.

Menurut Malik Musa, pada tsunami 2004 pemerintah segera membuka kran status bencana nasional sehingga bantuan internasional dapat masuk dengan cepat. Namun dalam bencana kali ini, penanganan dinilai berjalan lamban karena akses darat terputus, jembatan runtuh, dan lokasi terdampak berada di wilayah pegunungan yang sulit dijangkau.

Baca Juga :  PMI Aceh Lepas Tim Medis PMI Banten Usai Tuntaskan Misi Kemanusiaan di Pidie Jaya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, banyak masyarakat terisolasi dan tidak dapat keluar untuk mencari makanan maupun kebutuhan dasar.

“Saya paling sedih melihat masyarakat yang belum meninggal tapi berada di ambang kelaparan. Kalau yang wafat kita ikhlaskan, tapi yang hidup ini kelaparan, itu menyayat hati,” ujar Malik Musa.

Ia menambahkan, kondisi ini juga berdampak serius terhadap pendidikan dan ekonomi masyarakat, di mana anak-anak sulit bersekolah dan harga bahan makanan melonjak tinggi.

Malik Musa menilai bahwa dalam kondisi darurat seperti ini, pola penanganan harus mengedepankan jalur udara atau yang ia sebut sebagai “pola langit”. Menurutnya, jika distribusi bantuan hanya mengandalkan jalur darat, prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan, sementara masyarakat tidak bisa menunggu karena kebutuhan pangan bersifat mendesak. “Kalau bukan udara yang dikerahkan, rakyat bisa keburu lapar,” tegasnya.

Baca Juga :  JNE Salurkan 500 Ton Lebih Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh

Selain itu, Malik Musa menyarankan Presiden untuk menggerakkan solidaritas nasional dengan melibatkan provinsi-provinsi yang tidak terdampak bencana. Ia mengusulkan agar daerah-daerah tersebut berbagi peran, misalnya ada yang fokus membantu sektor kesehatan, pendidikan, maupun logistik, dengan memanfaatkan dana darurat provinsi.

Ini akan lebih cepat terasa dampaknya dan menunjukkan kebersamaan sebagai satu bangsa. Jangan sampai rakyat di daerah bencana menunggu terlalu lama hanya karena proses anggaran,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru