140 Mahasiswa UNIGHA Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Meunasah Bie, Pidie Jaya

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 23:24 WIB

50153 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | PIDIE JAYA — Di tengah lumpur yang masih menyisakan jejak pilu banjir, hadir langkah-langkah muda yang memilih turun langsung, bukan sekadar bersimpati dari kejauhan. Sebanyak 140 mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA) Sigli dikerahkan sebagai relawan dalam aksi kemanusiaan pembersihan pascabanjir di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Kegiatan kemanusiaan ini diawali dengan pelepasan resmi relawan mahasiswa oleh Dekan FKIP UNIGHA Sigli, Dr. Jamaliah, M.Pd, yang didampingi oleh Rektor UNIGHA dan Ketua Yayasan UNIGHA. Kehadiran pimpinan universitas ini menambah semangat dan motivasi para mahasiswa untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Momentum pelepasan tersebut menjadi penanda bahwa pengabdian bukan hanya materi kuliah, tetapi juga keberanian untuk hadir di tengah duka masyarakat.

Selanjutnya, kegiatan lapangan dipimpin langsung oleh Wakil Dekan FKIP UNIGHA sekaligus Koordinator Lapangan, Dr. Halik, S.S, M.Si, yang turun bersama mahasiswa memastikan kegiatan berjalan terarah dan aman. Dalam pelaksanaan di lapangan, Dr. Halik didampingi oleh Plt. Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UNIGHA Sigli, Zakaria H.M. Yusuf, S.HI, M.M (Zack Laweueng).

Baca Juga :  Zulmahdi Hasan Resmi Diangkat Menjadi Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut mendampingi dan terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, para pimpinan program studi di lingkungan FKIP UNIGHA Sigli, yakni Kaprodi PPKN Iqbal, M.Pd, Kaprodi Pendidikan Sejarah Yuni Saputri, M.A, Kaprodi Bahasa dan Sastra Indonesia Hayatun Rahmi, M.Pd, serta Kaprodi Bimbingan Konseling. Kehadiran para pimpinan akademik ini menegaskan bahwa gerakan kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama, dari pimpinan hingga mahasiswa.

Aksi gotong royong ini dilaksanakan bekerja sama dengan PASKA Aceh, dengan fokus kegiatan berupa pembersihan lumpur, meja, kursi, piring, serta peralatan rumah tangga milik warga yang terdampak banjir. Bersama warga setempat, para mahasiswa menyatu dalam kerja-kerja sederhana namun bermakna: mengangkat lumpur, membersihkan sisa bencana, dan memulihkan ruang hidup masyarakat.

Baca Juga :  Anggota DPRA Yahdi Hasan: Penghinaan terhadap Aceh Tak Bisa Didiamkan, Dukung Langkah Hukum PAS

Koordinator Lapangan, Dr. Halik, menyampaikan bahwa kegiatan ini murni didorong oleh rasa empati dan kepedulian sosial sivitas akademika FKIP UNIGHA Sigli.

“Tujuan kegiatan ini semata-mata untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah banjir. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberi manfaat nyata dan semangat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran nilai kemanusiaan bagi mahasiswa—tentang empati, gotong royong, dan kepekaan sosial yang tidak bisa diajarkan hanya di ruang kelas.

Di Gampong Meunasah Bie, hari itu, lumpur memang masih menempel di lantai rumah dan perabot warga. Namun di antara kerja bersama, tawa kecil, dan peluh yang jatuh, harapan mulai tumbuh kembali. Mahasiswa, dosen, relawan, dan warga bergerak dalam satu irama: membersihkan luka, menguatkan jiwa, dan menegaskan bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya.[Redaksi]

Berita Terkait

KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan
DPD PBN ACEH Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Banjir dan Longsor
Malik Musa Lepaskan 26 Tim Medis Muhammadiyah untuk Bertugas di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:26 WIB

KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:54 WIB

Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:26 WIB

Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat

Minggu, 4 Januari 2026 - 22:15 WIB

Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:38 WIB

DPD PBN ACEH Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Banjir dan Longsor

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:07 WIB

Malik Musa Lepaskan 26 Tim Medis Muhammadiyah untuk Bertugas di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:37 WIB

Lagi – Lagi, Mahasiswa Prodi Agribisnis Universitas Jabal Ghafur Kembali Lakukan Aksi Relawan di Pidie Jaya, Masyarakat: Kehadiran Mereka Sangat Membantu Kami

Berita Terbaru

ACEH

KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA

Kamis, 8 Jan 2026 - 14:26 WIB