Rombongan Wakil Gubernur dan GM PLN Aceh Hampir Terseret Arus Sungai Saat Menuju Lokasi Bencana di Pameu Aceh Tengah

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:19 WIB

50197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Pameu – Peristiwa menegangkan dialami Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, saat meninjau langsung wilayah terdampak banjir di kawasan Pameu, Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Dek Fadh bersama General Manager PLN Aceh, Eddi Saputra, dan rombongan nyaris kehilangan nyawa setelah rakit darurat yang mereka tumpangi terbalik akibat derasnya arus sungai.

Medan ekstrem harus ditempuh rombongan karena akses darat rusak parah akibat banjir dan longsor. Sungai menjadi satu-satunya jalur menuju lokasi masyarakat yang masih terisolasi.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Terima Bantuan Warga Malaysia untuk Korban Banjir dan Longsor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menggunakan rakit sederhana, Dek Fadh memilih menyeberang demi memastikan kondisi warga dan infrastruktur vital, meski risiko keselamatan sangat tinggi.

Namun di tengah penyeberangan, derasnya arus sungai tak terbendung. Rakit mendadak terbalik dan seluruh penumpang tercebur ke air. Dalam situasi genting itu, Wakil Gubernur Aceh nyaris tenggelam, tetapi dengan sigap berusaha bertahan sambil membantu GM PLN Aceh yang diketahui tidak mampu berenang.

Berkat kerja sama dan kesigapan tim di lapangan, seluruh rombongan akhirnya berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  JNE Salurkan 500 Ton Lebih Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh

Insiden dramatis ini menjadi potret nyata betapa berat dan berbahayanya kerja kemanusiaan di lapangan pascabencana. Meski menghadapi ancaman langsung terhadap keselamatan dirinya, Dek Fadh tetap memilih hadir di tengah masyarakat.

Keputusan tersebut menegaskan bahwa penanganan bencana di Aceh bukan sekadar perintah dari balik meja, melainkan kerja nyata yang penuh risiko demi memastikan rakyat tidak ditinggalkan di tengah bencana. [Redaksi]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB