Rombongan Wakil Gubernur dan GM PLN Aceh Hampir Terseret Arus Sungai Saat Menuju Lokasi Bencana di Pameu Aceh Tengah

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:19 WIB

50212 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Pameu – Peristiwa menegangkan dialami Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, saat meninjau langsung wilayah terdampak banjir di kawasan Pameu, Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Dek Fadh bersama General Manager PLN Aceh, Eddi Saputra, dan rombongan nyaris kehilangan nyawa setelah rakit darurat yang mereka tumpangi terbalik akibat derasnya arus sungai.

Medan ekstrem harus ditempuh rombongan karena akses darat rusak parah akibat banjir dan longsor. Sungai menjadi satu-satunya jalur menuju lokasi masyarakat yang masih terisolasi.

Baca Juga :  Kak Na Antar Bantuan Masa Panik ke Blang Seunong

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menggunakan rakit sederhana, Dek Fadh memilih menyeberang demi memastikan kondisi warga dan infrastruktur vital, meski risiko keselamatan sangat tinggi.

Namun di tengah penyeberangan, derasnya arus sungai tak terbendung. Rakit mendadak terbalik dan seluruh penumpang tercebur ke air. Dalam situasi genting itu, Wakil Gubernur Aceh nyaris tenggelam, tetapi dengan sigap berusaha bertahan sambil membantu GM PLN Aceh yang diketahui tidak mampu berenang.

Berkat kerja sama dan kesigapan tim di lapangan, seluruh rombongan akhirnya berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  Nasir Djamil Desak Pemerintah Usut Kelangkaan Semen di Aceh Pasca Bencana

Insiden dramatis ini menjadi potret nyata betapa berat dan berbahayanya kerja kemanusiaan di lapangan pascabencana. Meski menghadapi ancaman langsung terhadap keselamatan dirinya, Dek Fadh tetap memilih hadir di tengah masyarakat.

Keputusan tersebut menegaskan bahwa penanganan bencana di Aceh bukan sekadar perintah dari balik meja, melainkan kerja nyata yang penuh risiko demi memastikan rakyat tidak ditinggalkan di tengah bencana. [Redaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB