Indonesia Diuji Algoritma Provokasi, Isa Alima Ajak Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Bangsa

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:24 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | BANDA ACEH — Indonesia tengah menghadapi ujian berat berupa derasnya arus provokasi di ruang digital yang menyasar persatuan bangsa. Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, Drs. Isa Alima, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat silaturahmi dan solidaritas.

Menurut Alima, provokasi berbasis identitas akan menghambat kerja-kerja kemanusiaan dan memperpanjang penderitaan rakyat, terutama di tengah kondisi bangsa yang sedang berduka akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Dalam suasana musibah seperti sekarang, yang paling dibutuhkan adalah empati, bukan emosi. Silaturahmi dan solidaritas harus kita kedepankan agar penanganan kemanusiaan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Isa Alima, Senin (30/12).

Baca Juga :  Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Pimpin Penyaluran Bantuan untuk Aceh, Disaksikan Ketua PW Muhammadiyah A. Malik Musa — Donatur Serahkan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perpecahan Sosial Melemahkan Daya Tahan Bangsa

Alima mengingatkan bahwa perpecahan sosial adalah pintu masuk bagi melemahnya daya tahan bangsa. Ketika masyarakat terbelah oleh narasi kebencian, energi kolektif yang seharusnya digunakan untuk saling menolong justru habis dalam konflik yang tidak produktif.

Baca Juga :  Bunda Salma dengan Nada Tegas: Aceh Butuh Status Bencana Nasional, Bukan Pengiriman BKO

Bijak Menyikapi Informasi dan Menahan Diri dari Provokasi

Isa Alima mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak menyikapi informasi yang beredar dan menahan diri dari provokasi. “Menahan diri adalah bentuk keberanian di era digital. Persatuan bukan slogan, tapi sikap sadar untuk tidak mudah diprovokasi,” tegasnya.

Alima berharap masyarakat tetap teguh menjaga persatuan nasional dengan akal sehat, empati, dan tanggung jawab bersama.

Berita Terkait

KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan
DPD PBN ACEH Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Banjir dan Longsor
Malik Musa Lepaskan 26 Tim Medis Muhammadiyah untuk Bertugas di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:26 WIB

KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:54 WIB

Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:26 WIB

Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat

Minggu, 4 Januari 2026 - 22:15 WIB

Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:38 WIB

DPD PBN ACEH Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Banjir dan Longsor

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:07 WIB

Malik Musa Lepaskan 26 Tim Medis Muhammadiyah untuk Bertugas di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:37 WIB

Lagi – Lagi, Mahasiswa Prodi Agribisnis Universitas Jabal Ghafur Kembali Lakukan Aksi Relawan di Pidie Jaya, Masyarakat: Kehadiran Mereka Sangat Membantu Kami

Berita Terbaru

ACEH

KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA

Kamis, 8 Jan 2026 - 14:26 WIB