Waspadaindonesia.com | Banda Aceh – Dek Fadh Berkator di Tengah Bencana: Wakil Gubernur Aceh Pilih Hidup Bersama Pengungsi di Aceh Tamiang”
Dari Rakit Rakyat hingga Tenda Pengungsian: Dek Fadh Hadir Langsung Dampingi Warga Aceh Tamiang”
Memimpin dengan Teladan: Dek Fadh Tinggal Sepekan di Aceh Tamiang, Tidur dan Makan Bersama Korban Bencana”
Dek Fadh Pilih Hidup Bersama Pengungsi, Wakil Gubernur Aceh Berkator Sepekan di Aceh Tamiang
ACEH TAMIANG — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), menunjukkan kepemimpinan yang membumi dengan memilih tinggal bersama masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang. Ia tidur di tenda pengungsian, mandi seadanya, dan makan bersama para pengungsi, menyatu tanpa sekat dengan warga. Dek Fadh bahkan memastikan akan berkantor langsung di Aceh Tamiang selama satu minggu ke depan untuk memantau penanganan bencana secara menyeluruh.
Kedatangan Dek Fadh membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini merasa minim perhatian. Bersama TNI, Wakil Gubernur Aceh turut membawa jembatan Bailey sebagai solusi darurat untuk memulihkan akses warga yang terputus. Dalam perjalanan menuju lokasi, Dek Fadh menyeberangi rakit rakyat dan melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter demi memastikan bantuan tiba langsung ke titik terdampak.
Setibanya di Aceh Tamiang, Dek Fadh langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat bersama Wali Nanggroe Aceh. Ia kemudian menuju lokasi pengungsian di Islamic Center, di mana ia kembali menunjukkan kedekatan dengan warga dengan makan bersama, mandi di lokasi pengungsian, dan bermalam di tempat yang sama dengan para korban bencana. Kehadirannya disambut haru dan rasa syukur oleh masyarakat yang merasa benar-benar diperhatikan.
Langkah Dek Fadh ini dinilai sebagai simbol kepemimpinan yang hadir di saat sulit—bukan hanya memberi perintah dari kejauhan, tetapi turun langsung, merasakan penderitaan rakyat, dan bekerja bersama mereka. Dengan berkantor langsung di Aceh Tamiang selama sepekan, Wakil Gubernur Aceh menegaskan komitmennya bahwa pemerintah hadir sepenuhnya untuk memastikan pemulihan berjalan cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat.

































