Aceh Tenggara – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Aceh Tenggara berlangsung penuh khidmat lewat kegiatan tabligh akbar dan doa bersama yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa, Jumat (23/1/2026). Acara ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr. Heri Al Hilal, beserta jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan jamaah dari berbagai wilayah.
Dalam suasana yang dipenuhi kekhusyukan, tabligh akbar menghadirkan penceramah kondang asal Sumatera, Ustaz H. Muhammad Yasir Tanjung, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, Ustaz Yasir menyampaikan nilai-nilai mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj, terutama tentang pentingnya salat sebagai tiang agama dan jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga mengajak jamaah untuk mengambil pelajaran dari perjalanan spiritual Rasulullah SAW dalam memperkuat keimanan, menghadapi ujian hidup, dan meningkatkan ketakwaan.
Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr. Heri Al Hilal, dalam sambutannya mengajak umat Islam di daerah itu untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum memperbaiki kualitas diri, baik dalam aspek ibadah maupun kehidupan sosial. Ia menggarisbawahi bahwa salah satu nilai utama dari peristiwa agung ini adalah keteladanan Rasulullah SAW dalam bersabar, bertawakal, dan tetap istiqamah di tengah beragam cobaan.
“Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kita banyak hal, salah satunya adalah bagaimana Rasulullah SAW tetap sabar, tawakal, dan istiqamah dalam menghadapi cobaan. Nilai inilah yang harus kita teladani dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menghadapi musibah,” ujar dr. Heri Al Hilal di hadapan para jamaah.
Dirinya juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan antarwarga sebagai benteng kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman. Menurutnya, semangat ukhuwah dan kepedulian sosial perlu terus dipupuk, terlebih dalam suasana masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari berbagai keterpurukan, baik secara ekonomi maupun sosial.
Acara doa bersama menjadi penutup rangkaian kegiatan yang berlangsung secara tertib dan penuh kekhidmatan. Dalam lantunan doa, para jamaah memohon keselamatan, keberkahan, dan kemajuan bagi Kabupaten Aceh Tenggara. Kehadiran umat yang begitu antusias, dari kalangan tua hingga muda, menjadi cerminan kuatnya semangat religius dan kedekatan masyarakat Aceh Tenggara terhadap nilai-nilai Islam.
Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan, sekaligus berharap agar kegiatan serupa terus dihidupkan sebagai langkah memperkuat fondasi spiritual umat di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks.
Laporan : Salihan Beruh

































